Jadwal Liga Champions Liverpool Vs Ajax, Klopp Pastikan Van Dijk Bakal Lebih Tangguh Setahun Jokowi-Ma’ruf, Map Merah Penuhi Jalanan Banjarmasin Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf

Pengaduan Terbanyak Soal Infrastruktur

- Apahabar.com Jumat, 4 Januari 2019 - 00:26 WIB

Pengaduan Terbanyak Soal Infrastruktur

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina didampingi Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah dalam acara press conference refleksi akhir tahun 2018. Foto - apahabar/Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Sepanjang 2018, Pemerintah kota Banjarmasin mencatat sebanyak 465 kasus pengaduan pelayanan publik yang masuk di aplikasi Lapor. Pengaduan tersebut didominasi sektor infrastruktur, seperti kerusakan jalan trotoar.

“Pengaduan pelayanan publik tertinggi di kota Banjarmasin soal sektor infrastruktur,” ucap Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) Pemkot Banjamasin, Yusna Irawan kepada apahabar.com, Kamis (3/1/2018)

Selain itu, pengaduan lain disusul oleh sektor sosial, maraknya gepeng, pengemis dan perilaku penyimpanan sosial lainnya. Sementara, pengaduan di bidang pendidikan dan kesehatan masih relatif minim. Menurut Yusna, sebagian permasalahan sudah diselesaikan oleh Pemkot Banjarmasin. Namun, terdapat sebagian masalah yang bukan merupakan leading sector Pemkot Banjamasin.

Baca Juga: Tak Bawa Istri, Kenaikan Pangkat Polisi Ditunda

Saat ditanya berapa jumlah pengaduan pelayanan publik berdasarkan persentase pada setiap sektor, Yusna masih belum mengetahui secara rinci.”Saya tidak membawa data mas,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menuturkan bahwa serapan anggaran pada 2018 mencapai 84 persen. Meski jumlah pengaduan pelayanan publik mencapai 465 kasus, Ibnu menilai, padahal pembangunan di sektor fisik atau infrastruktur di 2018 cukup getol.

Pertama, Pemkot berhasil menyelesaikan pembangunan fisik trotoar di Jalan Achmad Yani sepanjang 6 Kilometer. Kedua, Pemkot berhasil membangun Rumah Sakit (RS) Sultan Suriansyah. Bahkan, aliran listrik dari PLN sudah masuk di jaringan rumah sakit. Sehingga, secara faktual bangunan sudah bisa digunakan. Namun, pada 2019, hanya terfokus pada pengadaan alat medis.

Baca Juga: Sertifikasi Ratusan Guru Macet karena Kurang Dana

Ibnu menuturkan bahwa pada 2019, Pemkot Banjarmasin tidak mendapatkan Dana Anggaran Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Padahal, saat rapat konsiliasi (Rakon) Pemkot masih masuk sebagai penerima DAK, sayangnya, ketika proses finalisasi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Pemkot tidak masuk.

Adapun alasan Kementerian lantaran lebih memprioritaskan pembenahan jalan Trans Kalimantan. Pihaknya bersama dengan DPRD Kota Banjarmasin akan melakukan antisipasi dengan menggunakan APBD Kota Banjarmarmasin.

Sekedar diketahui, sektor pembangunan fisik dan keuangan Pemkot Banjamasin mengalami kenaikan. Pada 2017 keuangan kota Banjarmasin mencapai 82,70 persen sedangkan pembangunan fisik mencapai 84,20 persen. Adapun di 2018, di sektor keuangan mengalami kenaikan sebanyak 86,50 persen dan fisik sejumlah 90,64 persen.

Baca Juga: 67 Personil Polres Banjar Naik Pangkat

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Diduga Berpaham Radikal, Oknum Guru di Tanbu Terancam Sanksi Berat
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Bantu Logistik untuk Korban Banjir di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Lantik Dewan Pendidikan, Harapkan IPM Kalsel Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Membangun Sinergitas, ‘Nette Boy’ Buka Puasa Bersama Masyarakat
Cegah Covid-19, Sayed Jafar Sebar Ratusan Masker di Siring Laut

Kalsel

Cegah Covid-19, Sayed Jafar Sebar Ratusan Masker di Siring Laut
apahabar.com

Kalsel

Penyandang Difabel Keluhkan Kinerja KPU
apahabar.com

Kalsel

Surat Edaran Satpol PP Banjarmasin Diprotes, Ibnu Sina: Segera Kita Tarik
apahabar.com

Kalsel

Inkindo Kalimantan Bersatu, Siap Bersaing dengan Konsultan Jawa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com