Kondisi Seseorang Ditunda atau Gagal Vaksinasi Covid-19, Simak Penyebabnya SENGKETA Pilgub Kalsel, Eks Hakim MK: Paslon Suara Terbanyak Kedua Bisa Menang Temui AHY, Mantan Panglima GAM Muzakir Manaf Beri Dukungan Moril untuk Demokrat AJI Biro Banjarmasin Resmi Berdiri, Kasus Kekerasan Pers Jadi Atensi  2 Petani Tapin Terjerat Sabu 9 Kg, Polda Kalsel: Jaringan Besar

Pengamat: Debat Capres Jadi Sarana Pendidikan Politik

- Apahabar.com Jumat, 11 Januari 2019 - 11:30 WIB

Pengamat: Debat Capres Jadi Sarana Pendidikan Politik

Ilustrasi debat Pilpres. Foto-Antara

apahabar.com, PURWOKERTO – Pengamat Politik dari Universitas Jenderal Soedirman Luthfi Makhasin menilai debat calon presiden dan wakil presiden sangat penting karena menjadi sarana pendidikan politik kepada masyarakat secara langsung.

“Bagi masyarakat debat calon presiden dan wakil presiden juga penting untuk menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam memilih,” kata Luthfi Makhasin di Purwokerto, seperti dilansir dari Antara, Jumat (11/1/2018).

Selain itu, yang paling penting kata dia, debat calon presiden dan wakil presiden juga bisa dimanfaatkan oleh masing-masing calon untuk menjelaskan visi misi dan program lima tahun ke depan.

“Ini merupakan momentum untuk menjelaskan apa-apa saja yang mau dikerjakan selama lima tahun kedepan,” ucapnya.

Bagi petahana, kata dia, debat capres dan cawapres ini momentum untuk melakukan dan membangun klaim keberhasilan yang selama ini telah dicapai.

“Sedangkan bagi lawannya, debat ini juga menjadi kesempatan untuk mengkritik terbuka kelemahan kebijakan yang ada dengan menawarkan alternatifnya,” ujarnya.

Baca Juga: Perludem: Putusan Bawaslu Soal Oso Mengecewakan

Sementara itu, bagi penyelenggara pemilu, kata dia, pelaksanaan debat penting untuk merumuskan materi debat yang mencerminkan isu-isu publik yang relevan dan menjadi perhatian masyarakat.

“Isu ekonomi dan sosial seperti lapangan kerja, pendidikan dan kesehatan, misalnya, juga perlu dieksplorasi lebih banyak,” imubhnya.

Selain itu, kata dia, isu penegakan hukum, HAM, hingga isu penanggulangan terorisme juga penting untuk dieksplorasi lebih banyak lagi.

Tujuannya, agar masyarakat punya gambaran nyata tentang apa yang akan dikerjakan kandidat ketika terpilih dan berkuasa.

Menurut rencana, debat calon presiden dan wakil presiden dalam konteks Pemilihan Presiden 2019 akan digelar 17 Januari mendatang dan disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun televisi.

Baca Juga: Besok, Bawaslu Bogor Putuskan Kasus Pose Dua Jari Anies

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Rp 14 Miliar untuk Informasi Keberadaan Penerus Osama bin Laden, Intip Sosoknya
apahabar.com

Politik

Wujudkan Banjarbaru Sehat, Timses Gusti Iskandar-Iwansyah Bagikan Sarapan Gratis
Pembelajaran Tatap Muka

Politik

Pemerintah Akan Buka Pembelajaran Tatap Muka, Ini Pandangan Hj Ananda

Politik

Petugas Pelipatan Surat Suara Bekerja hingga Malam, GTPP Covid-19 Angkat Bicara
apahabar.com

Politik

Ambil Formulir Bakal Calon Wali Kota Banjarmasin ke PPP, Habib Banua Ditemani Elite Parpol
apahabar.com

Politik

Kampanye ke Desa Maju Sejahtera Tanbu, Syafruddin H Maming Disambut Kesenian Khas Bali
apahabar.com

Politik

Emak-Emak Majelis Taklim Cempaka Sari Dukung Paslon Nomor Urut 02 di Pilwali Banjarmasin
H. Muhidin

Politik

Datang Bersama Keluarga, H. Muhidin Mencoblos di TPS Pemurus Dalam Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com