Tak Sempat Telan Sabu, Warga Amuntai Keburu Diringkus Satresnarkoba HSU Pemerintah Tetapkan 1,3 Juta Formasi CPNS 2021 Pandemi Covid-19, Wakil Rakyat Banjarmasin Malah Minta Mobil Baru Gegara Bakar Sarang Tawon, Rumah di Balikpapan Baru Nyaris Ludes Patroli Gabungan di Tabalong, Petugas Sita Puluhan Elpiji 3 Kg!

Pesan Ustaz Arifin Ilham di Facebook, Disambut Duka Pecintanya

- Apahabar.com Senin, 14 Januari 2019 - 11:55 WIB

Pesan Ustaz Arifin Ilham di Facebook, Disambut Duka Pecintanya

Ustaz M Arifin Ilham. Foto-Instagram/Alvin Faiz

apahabar.com, BANJARMASIN – Ustaz M Arifin Ilham yang sedang dirawat di Rumah Sakit Malaysia, menulis pesan di Facebook pada Sabtu (12/1) malam. Pesan tersebut disambut haru pecintanya di Tanah Air.

Dikutip dari TribunStyle.com, berikut isi pesan Ustaz Arifin Ilham tersebut:

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu.

Siapa aku? Ya, aku dari tiada, sekarang ada, itu juga hanya sebentar, kembali lagi tiada.

Aku berasal dari ayah ibu, kakek nenek, terus ke atas hingga mendarat di Datuk manusia, Nabi Adam dan Bunda Hawa.

Ujung-ujungnya kita harus menyebut kita adalah bani Adam, keturunan Adam ‘alaihis salam.

Sementara bahan dasar moyang kita itu dari tanah, sekarang di atas tanah, semua yang kulihat dari tanah, tidak lama lagi aku pun masuk ke dalam tanah.

Ya, aku yang selalu apik merawat tubuh ini, ternyata calon bangkai yang berkalang tanah.

Aku akan masuk ruang sunyi senyap berbantal tanah, kepala utara, kaki selatan miring ke kiblat.

Belatung, cacing, bau busuk menyerengai dalam daging tulang yang selalu kurawat saat hidup.

Harapan kita tentu Allah menjadikan kuburan kita, Taman Surga-Nya. Aamiin.

Astaghfirullah, inilah yang membuat aku terus-menerus memohon ampunan-Nya.

Inilah yang membuatku semangat dalam beribadah, bernikmat dalam shalat, bahagia berlama-lama sujud di penghujung malam, menangis, dan menyelimuti diri dengan rasa takut akan murka dan azab-Nya.

Allahu Akbar, inilah yang membuat gelora asa terpatri kuat dalam memburu ridha dan Syurga-Nya; inilah yang mendesakkan rasa rindu berjumpa dg-Nya. Inilah energi amal sholehku, dakwahku.

Inilah yang menjadi asbab bersemangat dalam mencari rejeki yang halal, kuat bestari dalam beramal silaturahim, sayang pada keluarga, sayang pada semua apalagi pada yang papa lebih-lebih pada saudara-saudara yang tertindas.

Merenungi siapa aku, menjadikan diri ini disibukkan dg perbaikan diri, dan sama sekali tidak tertarik mencari aib orang lain, aib diri saja seabrek abrek.

Lunglai sudah jika teringat akan siapa diri ini.

Tertatih jasad ini dalam mengimbangi gelora ruh dan hati yang terus berjibaku menuju-Nya.

Terluap “khouf” rasa takut hebat kpd-Nya dan “rojaa” berharap sangat kpdNya.

Bergelayut sedih berbaur bahagia. Putaran waktu di dunia ini terlalu sebentar untuk mengumpulkan bekal hidup selama-lamanya.

Sebentar, tetapi menentukan keadaan di Akhirat kelak. Dunia bukan untuk main-main apalagi maksiat.

Umurku tidak sepanjang perjuanganku. Sementara dosaku banyak, ilmuku kurang, keadaan inilah membuat waktu hidup ini terasa semakin sebentar.

Duhai kalian, Abah yang telah berpulang, Mama, anak-anakku, istri-istriku, anak-anak yatimku, anak-anak santriku, keluargaku, guru-guruku, para sahabatku, jamaah zikir, juga kalian sahabat FB-ku, instgram-ku, saudara-saudaraku di Palestina, Afghan, Irak, Suriah, Yaman, Mesir, Afrika Tengah, Ughur China, Khasmir, Rohingya, Patani, Moro dan seluruh umat, juga negeri Indonesia tercinta ini, telah masuk merenggut hati dan pikiranku.

Diri ini, demi Allah, sayang semua, cinta semua karena Allah.

Rasanya tidak disebut doa, kecuali kalian semua bagian doaku. Aku ingin semua damai dalam naungan Syariat-Nya dan hidup bahagia dalam Sunnah Nabi-Nya, sehingga negeri tercinta kita Indonesia hidup damai aman dalam penuh berkah Allah.

“Allahumma ya Allah ampunilah diri ini, dan semua kami. Selamatkanlah kami dari semua fitnah dunia dan kezholiman, dan terimalah mereka yg wafat sebagai syuhada disisiMu…

SubhanAllah air mata ini terus mengalir dalam oase hati ini krn sayangnya abang pada antum semua krn Allah…

Baca Juga: Dirawat di Penang Malaysia, Begini Kondisi Ustaz Arifin Ilham Sekarang

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Habar

Video: Pemberian Ijazah Thoriqoh Sammaniyah dari Syekh El Fatih Disaksikan Guru Zuhdi
apahabar.com

Habar

Hari Ini, Masjid Nabawi Dibuka untuk Umum
apahabar.com

Habar

10 Perempuan Diangkat Jadi Pimpinan Masjidil Haram Masjid Nabawi
apahabar.com

Habar

Ulama di HST Pertanyakan Penanganan Jenazah Terkonfirmasi Covid-19
apahabar.com

Habar

Salat Subuh Pertama Pasca Ditutupnya Masjid Nabawi, Terapkan Physical Distancing
apahabar.com

Habar

Berjalan ke Haulan Guru Sekumpul, Ternyata Tidak Hanya Dilakukan Riduan dari Palangkaraya
apahabar.com

Habar

Dihadiri Ribuan Jemaah, UAS: Masyarakat Banjarbaru Religius
apahabar.com

Habar

Demi Kenyamaan Jemaah Haul Guru Sekumpul, Ini yang Dilakukan DLH Banjar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com