ga('send', 'pageview');
Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST




Home Kalsel

Selasa, 22 Januari 2019 - 14:15 WIB

Petugas Kebersihan ‘Perang’ Melawan Sampah Durian

Redaksi - apahabar.com

Buah durian punya cita rasa tersendiri. Makanya banyak penggemar yang menikmati buah ini, apalagi sekarang ‘banjir’ buah durian. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

Buah durian punya cita rasa tersendiri. Makanya banyak penggemar yang menikmati buah ini, apalagi sekarang ‘banjir’ buah durian. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Tahun ini kembali ‘banjir’ buah durian. Saking banyaknya, buah yang satu ini pun ditawarkan dengan harga terbilang murah.

Nikmatnya menyantap buah ini seakan tak dirasakan petugas kebersihan Kota Banjarmasin. Sebab mereka malah kewalahan mengangkut sampah sumber buah durian.

“Banjir buah durian membuat petugas kebersihan harus bekerja ekstra. Apalagi pola warga membuang sampah biji dan kulit durian bukan pada tempatnya,” kata Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Marzuki saat ditemui apahabar.com.

Waktu lembur pula diterapkannya untuk petugas kebersihan berperan aktif memerangi sampah kulit buah yang aromanya tajam tersebut.

Baca juga :  Dituding Butuh Uang Pelicin, Begini Tanggapan Dukcapil Batola

Dia mengatakan sampah kulit durian kebanyakan ada di Jalan KS Tubun, Kelayan dan Banua Anyar. Marzuki menjelaskan, pihaknya mengerahkan beberapa kendaraan untuk mengangkut sampah dari Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Baca Juga: Varietas Durian ‘Si Sanggan’ dari Pohon Berusia 50 Tahun Bakal Dikembangkan

“Diperkirakan rata-rata setiap 1 penjual durian mengantongi 2 karung sampah kulit buah itu per harinya,” sebut Marzuki.

Baca juga :  Biar Jera, Begini Akibat Motor Pakai Knalpot Brong di Banjarmasin

Walaupun tergolong sampah organik, dia menyayangkan sampai sekarang masih banyak warga yang tidak menaruh sampah kulit durian pada tempatnya.

“Seharusnya sampah dibuang ke dalam TPS. Sayang penikmat durian malah membuang sampah di luar TPS atau di pinggir jalan seperti di KS Tubun, Kelayan dan Banua Anyar,” katanya.

Ia mengharapkan agar sampah kulit durian ini dimanfaatkan tangan kreatif agar bisa menjadi cendramata atau kerajinan lainnya.

Baca Juga: Rasa dan Ketebalan Durian Tala Diadu

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pelaku Pembunuhan di Sungai Lulut Akhirnya Tertangkap!
apahabar.com

Kalsel

Berkas Tidak Valid, Calon Perorangan Wali Kota Banjarmasin Harus Ganti Dua Kali Lipat
apahabar.com

Kalsel

Siswa SMAN 5 Banjarmasin Diduga Keracunan Kembali ke Sekolah
apahabar.com

Kalsel

Pedagang Setuju Relokasi Di Mitra Plaza
apahabar.com

Kalsel

Syahyudi: Kalsel Belum Memenuhi Syarat untuk New Normal
apahabar.com

Kalsel

SOTR Ala Kalsel Mengaji
apahabar.com

Kalsel

Wujud Kepedulian Polri, Polsek Durian Bagikan Paket Beras untuk Warga
apahabar.com

Kalsel

Sampah di Taman Edukasi, Mukhyar: Bukan Kewenangan DLH
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com