VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Polisi Cek CCTV, untuk Telusuri Pelaku Teror Bom Palsu di Rumah Ketua KPK

- Apahabar.com Kamis, 10 Januari 2019 - 16:51 WIB

Polisi Cek CCTV, untuk Telusuri Pelaku Teror Bom Palsu di Rumah Ketua KPK

rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di BekasiFoto-poskotanews.com

apahabar.com, JAKARTA – Terkait teror benda mirip bom yang ternyata bom palsu yang ditujukan ke rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Bekasi, polisi akan mengecek rekaman CCTV yang terpasang di lingkungan sekitar tempat kejadian perkara.

“Kalau Pak Agus CCTV-nya rusak, kita akan minta CCTV yang ada di sekitar lokasi. Kita urut terus ke belakang CCTV-nya,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan seperti dikutip dari detik.com, Kamis (10/1/2019).

Diketahui, bom palsu ditemukan dalam tas hitam yang disangkutkan di pagar rumah Agus sekitar pukul 05.30 WIB, Rabu (9/1). Hasil laboratorium forensik (Labfor), serbuk putih dalam bom palsu merupakan senyawa semen.

“Kalau di Bekasi, dari hasil labfor adalah fake bomb, yang semula dicurigai di dalam tas berisi pipa paralon, sekring, kabel, paku dan serbuk putih yang dicurigai itu sebagai serbuk handak (bahan peledak) ternyata setelah dilakukan uji labfor adalah senyawa semen putih,” sambung Dedi.

Baca Juga: Teror Bom Ancam Rumah Pimpinan KPK

Agus Rahardjo menurut Dedi belum dimintai keterangan. Polisi menunggu kesiapan Agus di sela kesibukan sebagai pimpinan KPK untuk menyampaikan informasi soal teror bom palsu tersebut.

Sementara terkait teror bom molotov di rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, polisi memeriksa 12 orang saksi. Dua orang saksi di antaranya diperiksa di Polda Metro Jaya.

“Dari saksi-saksi ini sebagian besar menyimpulkan tidak secara spesifik melihat kejadian itu. Hanya sedikit percikan api, suara botol dilempar kemudian pecah. Kemudian tim menganalisa dan menyisir CCTV di TKP (tempat kejadian perkara),” ujarnya.

Editor : Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Saul Canelo Alvarez KO Rocky Fielding di Ronde 3
apahabar.com

Nasional

Ada Jual Jasa Memviralkan Hoaks
apahabar.com

Nasional

Kecelakaan Maut di Cipali, Pelajar dan Kepsek Tewas
apahabar.com

Nasional

Gempa Tektonik Guncang Flores Timur
apahabar.com

Nasional

Ibunda Ustadz Abdul Somad Wafat, Begini Sosoknya di Mata Warga
apahabar.com

Nasional

Jubir Pemerintah: 70 Persen Pasien Covid-19 Hanya Miliki Keluhan Minimal
apahabar.com

Nasional

Adaptasi New Normal, Perusahaan Diingatkan Atur Pola Kerja
apahabar.com

Nasional

Heboh Awan Tsunami di Langit Aceh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com