Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam? Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura

Polisi Mesir Tewas saat Jinakkan Bom di Dekat Gereja Koptik

- Apahabar.com Minggu, 6 Januari 2019 - 20:20 WIB

Polisi Mesir Tewas saat Jinakkan Bom di Dekat Gereja Koptik

Polisi berjaga di kawasan terjadinya ledakan bom.Foto-bbcnewsindonesia

apahabar.com, MESIR – Seorang polisi tewas ketika mencoba menjinakan bom di luar gereja Kristen Koptik di Mesir. Petugas polisi Mustafa Abid adalah spesialis dalam penjinakan ranjau. Ledakan itu melukai dua petugas lainnya dan seorang saksi mata.

Bom itu adalah salah satu dari dua bom disembunyikan di dalam atas yang diletakkan di atap sebuah gereja di Kota Nasr, tak jauh dari Kairo. Insiden ini terjadi sebelum umat Koptik Mesir merayakan hari Natal mereka.

Sekitar 10 persen dari populasi Mesir adalah orang Koptik. Banyak yang menyebut negara melakukan persekusi terhadap mereka dan tidak memberikan perlindungan yang cukup.

Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi, yang menyatakan dirinya pembela umat Kristen melawan ekstrimis, dijadwalkan membuka Katredal Kelahiran pada hari Minggu (06/01) waktu setempat di luar ibukoa, sehari sebelum natal Koptik pada 7 Januari.

Belum ada kelompok yang mengklaim serangan itu, namun pemberontak Islam telah secara teratur menyerang orang-orang Koptik di masa lalu. Lebih dari 100 telah terbunuh dalam serangan oleh jihadis sejak 2016.

Oktober lalu, 17 orang dijatuhi hukuman mati karena keterlibatan mereka dalam serangan bom di gereja-gereja Koptik .

Dan bulan berikutnya, polisi membunuh 19 gerilyawan Islam yang dituduh menyerang orang-orang Kristen dalam baku tembak .

Gereja Ortodoks Koptik adalah Gereja Kristen utama di Mesir. Sementara kebanyakan orang Koptik tinggal di sana, sekitar satu juta anggota tersebar di luar negeri.

Orang-orang Koptik percaya bahwa iman mereka berasal dari sekitar tahun 50 Masehi, ketika Santo Markus dikatakan telah mengunjungi Mesir.Kepala gereja mereka disebut Paus, dan dianggap sebagai penerus Santo Markus.

Gereja Koptik memisahkan diri dari denominasi-denominasi Kristen lainnya saat Konsili Khalsedon pada tahun 451, karena perselisihan mengenai sifat manusia dan ilahi dari Yesus Kristus.

Paus Koptik saat ini, Tawadros II, menjauh dari media sosial bulan lalu dengan menutup halaman Facebook resminya.

Sumber: Detiknews
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Pemerintah Cina Bayar Pelapor Konten Illegal Hingga Rp 1,2 Miliar
apahabar.com

Global

KJRI Marseille Gelar Pertemuan Bisnis
apahabar.com

Global

Nasa akan Siaran Langsung dari Mars 27 November Nanti  
apahabar.com

Global

Tambang Emas di Afghanistan Runtuh, 30 Orang Tewas Tertimbun
apahabar.com

Global

Wow! Raup Penghasilan Rp 314 M, Bocah 7 Tahun Jadi YouTuber Terkaya
apahabar.com

Global

Gempa Dahsyat Guncang Alaska, Jalan Raya Rusak Parah
apahabar.com

Global

Surati Presiden Moon, Kim Jong-Un Dorong Denuklirisasi Semenanjung Korea
apahabar.com

Global

Mahasiswa AS Tewas Usai Kerja Paksa, Korut Divonis Bayar Rp7,2 Triliun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com