Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Produksi Migas Naik, Kinerja Sektor Hulu Memuaskan

- Apahabar.com Jumat, 18 Januari 2019 - 21:20 WIB

Produksi Migas Naik, Kinerja Sektor Hulu Memuaskan

Ilustrasi kilang minyak. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Menutup 2018, PT Pertamina (Persero) mencatatkan kinerja positif di sektor hulu.

Produksi migas BUMN ini mencapai 768 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD) atau 42% lebih tinggi dibandingkan realisasi produksi migas pada 2017, yaitu 542 MBOEPD.

Kinerja positif ini dihasilkan dari kombinasi upaya meningkatkan produksi dan menahan laju decline (penurunan) dari aset-aset yang ada atau existing.

“Selain pencapaian di atas, beberapa Wilayah Kerja (WK) terminasi yang dialihkelolakan kepada Pertamina sudah masuk ke dalam sistem produksi kami, antara lain WK Mahakam,

WK Sanga-Sanga, WK East Kalimantan, dan WK OSES (Offshore South East Sumatera),” papar Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H. Samsu dikutip dari laman resmi Pertamina, Jumat 18 Januari 2019.

Baca Juga: Bahan Bakar untuk TNI Aman hingga 3 Tahun ke Depan

Salah satu anak perusahaan hulu yang mampu melebihi target produksi migasnya adalah PT Pertamina Hulu Energi.

Sebagai salah satu anak perusahaan hulu Pertamina, produksi migas perusahaan tersebut mengalami peningkatan pada 2018 lalu, yakni sebesar 206 MBOEPD.

“Capaian itu melebihi target satu persen dari revisi RKAP 2018 sebear 203.50 MBOEP, ” jelas Direktur Utama PHE Meidawati dikutip dari laman serupa.

Senada, di Lapangan Banyu Urip juga telah melampaui target produksi 2018 dengan rata-rata rata-rata produksi 208.8 MBOPD dan total produksi 283.97 MMBO hingga kuartal III 2018.

“Rata-rata produksi Banyu Urip naik 104% dari RKAP baik untuk produksi di angka 208.8 MBOPD dan lifting diangka 207.4 MBOPD,” jelas Direktur Utama Pertamina EP Cepu Jamsaton Nababan.

Adapun, prestasi ini sejalan dengan kinerja HSSE dimana PEPC berhasil meraih 3,361,558 Jam Kerja Selamat sepanjang 2018 lalu.

Disampaikan pula pada tahun buku 2018, PEPC berhasil membukukan laba bersih sebesar US$ 827,77 juta atau meningkat 125% dibandingkan dengan laba tahun 2017 sebesar US$ 662,2 juta.

Hal tersebut menjadi milestone terbesar bagi PEPC sehingga menjadikan PEPC sebagai penyumbang laba terbesar pertama di lini Anak Perusahaan Hulu (APH) Pertamina.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Emas Berjangka Jatuh Akibat Dolar Menguat
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Picu Penguatan Rupiah
apahabar.com

Ekbis

Indonesia Harap IA-CEPA Tingkatkan Investasi Australia
apahabar.com

Ekbis

Samsung Kembangkan Jaringan 5G untuk Mobil Terhubung
apahabar.com

Ekbis

Batasi Pasar di Martapura, Pengelola Klaim Tak Ada Komplain
apahabar.com

Ekbis

Pandemi, Kaltim Dorong Petani Seriusi Budi Daya Kopyor
apahabar.com

Ekbis

Antispasi Green Product, Luhut: Indonesia Optimalkan SDA
apahabar.com

Ekbis

Hipmikindo Banjarbaru Gelar Pelatihan Sasirangan di Argo Edu Park Bumi Tangi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com