Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Produksi Migas Naik, Kinerja Sektor Hulu Memuaskan

- Apahabar.com Jumat, 18 Januari 2019 - 21:20 WIB

Produksi Migas Naik, Kinerja Sektor Hulu Memuaskan

Ilustrasi kilang minyak. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Menutup 2018, PT Pertamina (Persero) mencatatkan kinerja positif di sektor hulu.

Produksi migas BUMN ini mencapai 768 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD) atau 42% lebih tinggi dibandingkan realisasi produksi migas pada 2017, yaitu 542 MBOEPD.

Kinerja positif ini dihasilkan dari kombinasi upaya meningkatkan produksi dan menahan laju decline (penurunan) dari aset-aset yang ada atau existing.

“Selain pencapaian di atas, beberapa Wilayah Kerja (WK) terminasi yang dialihkelolakan kepada Pertamina sudah masuk ke dalam sistem produksi kami, antara lain WK Mahakam,

WK Sanga-Sanga, WK East Kalimantan, dan WK OSES (Offshore South East Sumatera),” papar Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H. Samsu dikutip dari laman resmi Pertamina, Jumat 18 Januari 2019.

Baca Juga: Bahan Bakar untuk TNI Aman hingga 3 Tahun ke Depan

Salah satu anak perusahaan hulu yang mampu melebihi target produksi migasnya adalah PT Pertamina Hulu Energi.

Sebagai salah satu anak perusahaan hulu Pertamina, produksi migas perusahaan tersebut mengalami peningkatan pada 2018 lalu, yakni sebesar 206 MBOEPD.

“Capaian itu melebihi target satu persen dari revisi RKAP 2018 sebear 203.50 MBOEP, ” jelas Direktur Utama PHE Meidawati dikutip dari laman serupa.

Senada, di Lapangan Banyu Urip juga telah melampaui target produksi 2018 dengan rata-rata rata-rata produksi 208.8 MBOPD dan total produksi 283.97 MMBO hingga kuartal III 2018.

“Rata-rata produksi Banyu Urip naik 104% dari RKAP baik untuk produksi di angka 208.8 MBOPD dan lifting diangka 207.4 MBOPD,” jelas Direktur Utama Pertamina EP Cepu Jamsaton Nababan.

Adapun, prestasi ini sejalan dengan kinerja HSSE dimana PEPC berhasil meraih 3,361,558 Jam Kerja Selamat sepanjang 2018 lalu.

Disampaikan pula pada tahun buku 2018, PEPC berhasil membukukan laba bersih sebesar US$ 827,77 juta atau meningkat 125% dibandingkan dengan laba tahun 2017 sebesar US$ 662,2 juta.

Hal tersebut menjadi milestone terbesar bagi PEPC sehingga menjadikan PEPC sebagai penyumbang laba terbesar pertama di lini Anak Perusahaan Hulu (APH) Pertamina.

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Ekspor Kaltim Januari-Agustus Capai USD 10,93 Miliar

Ekbis

Diskriminasi Sawit Indonesia, Hipmi Dukung Jokowi Protes Eropa
apahabar.com

Ekbis

Bersamaan Pengumuman Hasil Rapat Bank Sentral, IHSG Diperkirakan Melemah
apahabar.com

Ekbis

Hingga Juli, Uang Beredar Meningkat 10,5 Persen Jadi Rp6.567,7 triliun
apahabar.com

Ekbis

Tahun Ini, Bank Dunia Proyeksikan Ekonomi Global Akan Menyusut 5,2 Persen
apahabar.com

Ekbis

Awal Tahun Baru, Pasar Hanyar Sepi Pembeli
apahabar.com

Ekbis

Mantap, Hingga Juni Pertamina Serap 116,9 MBCD Minyak Domestik
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Masih Berpotensi Tertekan karena Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com