Pandemi Covid-19, Wakil Rakyat Banjarmasin Malah Minta Mobil Baru Gegara Bakar Sarang Tawon, Rumah di Balikpapan Baru Nyaris Ludes Patroli Gabungan di Tabalong, Petugas Sita Puluhan Elpiji 3 Kg! Catat! Lansia di Banjarmasin Bisa Batal Divaksin Covid-19, Berikut Alasannya Babak Baru Gugatan Class Action Banjir Kalsel, Tim Surati Presiden Jokowi

Pura-Pura Tanya Laptop, Pria asal Martapura Diduga Cabuli Anak Pemilik Toko

- Apahabar.com Selasa, 8 Januari 2019 - 18:24 WIB

Pura-Pura Tanya Laptop, Pria asal Martapura Diduga Cabuli Anak Pemilik Toko

Ilustrasi korban pencabulan. Foto-Net

apahabar.com, BANJARBARU – Kasus pencabulan diduga kembali terjadi. Bocah  8 tahun di Banjarbaru diduga dicabuli MN alias Amat (50).

Kejadian ini ramai di media sosial, di mana video penangkapan pelaku pencabulan sejak Minggu 8 Januari kemarin beredar luas.

Dari informasi yang dihimpun, mulanya MN berpura-pura menanyakan harga laptop di Toko Komputer, milik Ayah korban.

Nahas, saat itu melati sedang bermain di luar toko, bersama teman-temannya.

Tak dinyana, MN (50) tiba-tiba langsung menggendong Melati. Menciumi pipi sampai menggerayangi tubuh korban.

Baca Juga: Wasit Nurul Safarid Ditangkap, Diduga Terima Rp45 Juta untuk Atur Skor

Aksi bejat pria renta tersebut disinyalir terjadi di Jalan Sumber Sari Sungai Besar Banjarbaru. Ia yang kepergok oleh warga sekitar nyaris menjadi bulan-bulanan massa.

Beruntung polisi tepat waktu datang di lokasi kejadian. Terduga pelaku berhasil diamankan ke Mapolres Banjarbaru dengan pengawalan petugas.

“Tersangka tidak sampai dikeroyok, hanya diamankan warga saja. Karena orang tua melati sempat naik pitam,” jelas

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasubbag Humas AKP Siti Rohayati kepada apahabar.com, Selasa (8/1) siang.

Menurut polisi, belum jelas apakah Amat benar mencabuli Melati. Kasus ini masih dalam penyelidikan Satuan Reserse Kriminal Polres Banjarbaru.

Dia menjelaskan, diamankannya pria paruh baya pada Minggu (6/1) kemarin berdasarkan laporan masyarakat melalui aplikasi Siharat (Siap Hadapi Beragam Kejahatan), yang ditindaklanjuti langsung oleh para personel kepolisian.

Sejauh kasus ini dikembangkan, polisi telah menemukan pendapat saksi yang membenarkan aksi pencabulan tersebut. Keterangan tersebut akan menjadi dasar polisi membawa kasus ini ke tahap penuntutan.

“Saksi melihat langsung resleting pelaku MN (50), yang terbuka. Jika nanti terbukti akan kami jerat dia dengan Undang Undang Perlindungan Anak (Nomor 35/ 2014) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” ungkapnya.

Baca Juga: 12 Tersangka Suap DPRD Malang Naik Kereta ke Surabaya

 

apahabar.com

DIMINTAI KETERANGAN – Korban Melati (8) bersama orangtuanya, dimintai keterangan oleh Unit PPA Satreskrim Polres Banjarbaru.

Penulis: Zepi Al Ayubi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Komplotan Curanmor di Banjarbaru Dibongkar, Anak di Bawah Umur Terlibat
apahabar.com

Hukum

Buru Pembuang Bayi di Kabupaten Banjar, Polisi Kerahkan Seluruh Bhabinkamtibmas
pahabar.com

Hukum

Rekonstruksi Pembunuhan Levie: Jalan Ahmad Yani Macet, Keluarga Emosi
apahabar.com

Hukum

Youtuber Ferdian Paleka Cs Dimasukan ke Tong Sampah oleh Para Tahanan
apahabar.com

Hukum

Terbukti Wanprestasi, Pemkot Banjarbaru Kena Denda Rp 1,5 Miliar
apahabar.com

Hukum

Wakil Rakyat Kena OTT KPK, Intip Sosoknya

Hukum

Pencurian Gabah di HST, Pelaku Pura-Pura Jadi Tengkulak
apahabar.com

Hukum

Polisi Bongkar Jaringan Pengedar Lintas Kecamatan di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com