BREAKING! Hari Pertama Lebaran, Sejumlah Desa di Haruyan HST Terendam Banjir Lebaran, Si Jago Merah Hanguskan Sejumlah Rumah di Lambung Mangkurat Samarinda Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam Idulfitri 1442 Hijriah, Ratusan Napi di Barabai Diganjar Remisi Salat Id, Jemaah Masjid Agung Al-Falah Tanbu Doakan Covid-19 Cepat Lenyap

“Rambut Rasulullah” di Banjarbaru, Habib Zakaria Bahasyim: Dibakar untuk Pembuktian, Bukan Memusnahkan

- Apahabar.com Jumat, 25 Januari 2019 - 00:24 WIB

“Rambut Rasulullah” di Banjarbaru, Habib Zakaria Bahasyim: Dibakar untuk Pembuktian, Bukan Memusnahkan

Saat Imam FPI Kalsel Habib Zakaria Bahasyim menyaksikan KH Fahmi Zamzam membuat pernyataan, setelah adanya pengujian keaslian rambut yang diklaim rambut Rasulullah SAW, pada Rabu (23/1).

apahabar.com, BANJARMASIN – Beredar kabar pembakaran “Rambut Rasulullah” dari pihak FPI Kalimantan Selatan (Kalsel) di media sosial dan media online, diklarifikasi langsung Imam FPI Kalsel Habib Zakaria Bahasyim, pada Kamis (24/1) malam.

Menurut Habib, berita yang beredar tersebut seakan-akan mengatakan rambut itu dibakar untuk memusnahkannya. Padahal yang terjadi tidak seperti itu.

“Pembakaran di situ maknanya menguji untuk membutikan keasliannya (rambut tersebut, red), bukan memusnahkannya,” ujar Habib pada apahabar.com.

apahabar.com

dokumen pribadi Habib Zakaria Bahasyim

Karena, sambung Habib, salah satu ciri daripada keaslian rambut Rasulullah SAW adalah rambut itu tidak hangus terbakar api.

“Nah, yang kemarin itu ketika dibakar (sebagian, red), terbakar, hangus,” jelas Habib.

Jadi, tegas Habib, pembakaran yang dilakukan pihaknya bukan memusnahkan rambut. Tapi hanya untuk membuktikan keasliannya.

“Semoga tidak ada yang salah paham,” harap Habib.

apahabar.com

ketika Habib Zakaria memotong sebagian rambut untuk diuji dengan membakarnya

Baca Juga: Dinilai Palsu, “Rambut Rasulullah” di Banjarbaru Langsung Dibakar

Editor: Muhammad Bulkini 

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Muslim Etnis Hui di China Rayakan Maulid Nabi
apahabar.com

Habar

Sambut Ramadhan, Kemenang Siapkan Protokol Rukyatul Hilal di Tengah Covid-19
apahabar.com

Habar

500 WNI di Yordania Jalani Puasa di Tengah Pandemi Covid-19
apahabar.com

Habar

Pemerintah Arab Saudi Beri Tambahan Kuota Haji untuk Indonesia, Kalsel Dapat Berapa?
apahabar.com

Habar

Pasca Ditutup Akibat Covid-19, Makam Datu Kelampayan Kembali Dipadati Peziarah
Polisi Muda Sukabumi yang Imami Tahanan di Sel Dipanggil Kapolri

Habar

Polisi Muda Sukabumi yang Imami Tahanan di Sel Dipanggil Kapolri

Habar

Selama Ramadan, Arab Saudi Larang Bagi Takjil di Masjid
apahabar.com

Habar

Memahami Rumitnya Penentuan Awal Ramadan dengan Metode Rukyatul Hilal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com