Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang Pencuri Hp Rosehan Diciduk Polisi, Ini Dalih Tersangka Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah

Ratusan Warga Miskin di Kaltara Dikucur Rp 2,3 M

- Apahabar.com Jumat, 18 Januari 2019 - 15:20 WIB

Ratusan Warga Miskin di Kaltara Dikucur Rp 2,3 M

Ilustrasi orang miskin. Foto-istimewa

apahabar.com, TANJUNGSELOR – Ratusan warga miskin di Kalimantan Utara dikucur Rp 2,3 miliar lewat program bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

Melalui alokasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2019, total bantuan untuk program KUBE sebesar Rp 2,3 miliar.

Sejak digulirkan, bantuan KUBE tersebut sangat berdampak untuk memberdayakan masyarakat miskin melalui modal usaha.

KUBE adalah program dari Kementerian Sosial RI mendayagunakan masyarakat untuk pengembangan usaha, kata Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dikutip dalam siaran resmi, Jumat 18 Januari 2019.

Bansos KUBE yang bersumber dari APBN sebesar Rp 2 miliar akan diberikan kepada 100 kelompok usaha yang ada di 3 kabupaten/kota di Kaltara.

Rinciannya, di Kabupaten Bulungan terdapat 20 kelompok, kemudian Kota Tarakan ada 20 kelompok, serta Kabupaten Tana Tidung (KTT) ada 30 kelompok, dan Kabupaten Nunukan sebanyak 30 kelompok.

Jenis bantuannya antara lain, masuk Bulungan dan KTT KUBE Pedesaan, Tarakan KUBE Pesisir, sementara Nunukan KUBE Perkotaan.

Baca Juga: Rp 12 miliar dari APBN untuk Jalan Lingkar Perbatasan

“Untuk bansos KUBE Kabupaten Malinau yang bersumber dari APBN, tidak melalui Provinsi. Malinau merupakan kabupaten yang anggaran KUBE nya itu langsung dari Kemensos,” terang Irianto.

Selain melalui APBN, bantuan KUBE yang bersumber melalui APBD sebesar Rp 230 juta. Peruntukkannya kepada 20 kelompok di Kaltara meliputi, Kota Tarakan sebanyak 6 kelompok, Kabupaten Bulungan 5 kelompok, dan Kabupaten Nunukan 9 kelompok.

Dia meminta, agar tiap kelompok segera mengajukan proposal bantuan kepada Dinsos kabupaten atau kota. Selanjutnya, dari Dinsos kabupaten/kota, proposal itu akan diteruskan ke Dinsos Provinsi guna diverifikasi kelayakan menerima bantuan KUBE.

Saat ini tim dari Dinsos Kaltara sedang melakukan penjajakan dengan mengadakan sosialisasi ke kabupaten/kota penerima bantuan KUBE.

Untuk diketahui, bantuan KUBE melalui APBD Kaltara tidak ada klasifikasi khusus. Bentuk bantuannya berupa barang yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok usaha.

“Beda kalau sumbernya APBN, berupa uang tunai dengan besaran per kelompok Rp 20 juta sampai 25 juta,” urainya.

Pada 2018 lalu, bantuan KUBE baik dari bersumber dari APBN maupun APBD total realisasinya sebesar Rp 2,5 miliar atau sebanyak 1.200 kartu keluarga (KK).

Rinciannya, Fakir Miskin Pedesaan 600 KK, Fakir Miskin Perkotaan 300 KK, dan Fakir Miskin Pesisir Pulau-Pulau Kecil dan Perbatasan sebanyak 300 KK.

Yang masing-masing kelompok mendapatkan bantuan sebesar Rp 20 sampai 25 juta. Bantuan KUBE Pedesaan dan Perkotaan itu Rp 20 juta, sementara Pulau-Pulau Kecil dan Perbatasan Antar Negara itu Rp 25 juta per kelompok. Yang mana 1 kelompok itu terdiri dari 5 hingga 10 KK.

Baca Juga: Kaltara Usul Dana Rp 3,84 Triliun untuk 11 Program Prioritas

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltara

Bulan Depan, PLTMG Gunung Seriang Ditarget Beroperasi
apahabar.com

Kaltara

Hari Libur, Disdukcapil Kaltara Tetap Buka Layanan
apahabar.com

Kaltara

Diguyur Hujan, Upacara Sumpah Pemuda di Perbatasan Indonesia- Malaysia Lancar
apahabar.com

Kaltara

Mengenal 3 Tradisi Kaltara, Warisan Budaya Tak Benda Nasional
apahabar.com

Kaltara

13. 940 Jiwa di Kaltara Akan Tercover JKN
apahabar.com

Kaltara

Waspada Bencana, Kaltara Mulai Siapkan Logistik
apahabar.com

Kaltara

Kaltara Siapkan Sertifikat untuk Ribuan Transmigran
apahabar.com

Kaltara

Jokowi Naik Motor Chopper Cek Jalan di Kalimantan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com