Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

Rawan Perampokan Driver Online, Astra: Lengkapi dengan GPS

- Apahabar.com Jumat, 4 Januari 2019 - 19:04 WIB

Rawan Perampokan Driver Online, Astra: Lengkapi dengan GPS

Ilustrasi. Foto - Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Koordinator Astra Provinsi Kalimantan Selatan Aulia mengimbau pentingnya sebuah mobil memasang Global Positioning System (GPS). Sebab, dalam beberapa pekan terakhir, khalayak Banua -sebutan Kalsel- digemparkan dengan adanya kasus perampokan terhadap driver online.

Baca juga: EKSKLUSIF: Nyawa di Ujung Tanduk di Sungai Tabuk

Dwi Kartiyugo seorang driver online dirampok oleh penumpangnya sendiri, Minggu (30/12) pukul 07.30 Wita silam di kawasan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Hingga kini polisi masih memburu keberadaan pelaku.

“Dengan adanya GPS otomatis dapat memberitahukan di mana mobil tersebut berada,” ujarnya kepada apahabar.com, Jumat (4/1/2018).

GPS memudahkan pelacakan mobil lantaran terhubung langsung ke internet. Aulia menilai masyarakat awam masih minim memahami pentingnya keberadaan perangkat ini. Penggunaan GPS, kata dia, umumnya hanya digunakan oleh pengusaha yang bergerak di bidang jasa rental. Jadi, apabila disewakan kepada orang lain, pemilik dapat mengetahui di mana mobil tersebut berada.

“Ya kelebihannya, sedikit aplikatif digunakan. Kita mengetahui di mana driver membawa kendaraan,” ujarnya.

Menggunakan GPS, Aulia menambahkan, juga harus dibarengi dengan langkah antisipasi mengingat sinyal bisa saja hilang secara mendadak, terlebih jika berada di lokasi-lokasi terpencil. “Ini merupakan sebuah kekurangan menggunakan GPS,” cetusnya.

Menurutnya, tak semua mobil yang dijual oleh Astra include dengan GPS. Melainkan, lebih bersifat opsional atau berdasarkan permintaan costumer. Namun, mobil yang memiliki kualitas tinggi, seperti Fortuner dan HRV sudah pasti include dengan GPS. Adapun mobil yang bersifat opsional seperti halnya Avanza dan Xenia.

Ia mengungkapkan bahwa pihak yang mengetahui letak GPS dalam sebuah mobil yaitu orang yang memasang GPS dan pemilik mobil sendiri. Biasanya, GPS terletak di bawah jok dan kap mesin mobil. Jadi, letak sinyal GPS tersebut bermacam-macam. Sehingga, tak ada satu orang lain pun yang bisa mendeteksi apakah mobil itu menggunakan GPS atau tidak.

“Rata-rata orang akan mencari di mana letak. Tapi, kalau orang yang mengetahui tentang teknologi otomotif, dia akan mencari di titik mana yang menggunakan GPS,” tutupnya.

Sejauh ini, Ia mengatakan, mobil yang paling diincar oleh pelaku kejahatan yaitu mobil yang mudah pemasarannya, seperti Avanza dan Xenia. Ia pun menyarankan agar costumer langsung memasang GPS terhadap mobil yang baru dibeli.

“Ini salah satu bentuk antisipasi terhadap kejahatan,” ujarnya mengakhiri.

Baca Juga: Polisi Imbau Perampok Driver Online di Banjar Serahkan Diri

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Obermain Hadir di Duta Mall Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Xiaomi Siapkan Tiga Ponsel Anyar, Rencananya Dinamai Redmi 7
apahabar.com

Ekbis

Deputi Gubernur BI Sebut Potensi Sungai Martapura yang Bisa Menahan Inflasi
apahabar.com

Ekbis

Sriwijaya Air Batalkan Sejumlah Penerbangan, Ratusan Penumpang Terlantar
apahabar.com

Ekbis

3 Hari Ditindih Dolar AS, Rupiah Mulai Melawan
apahabar.com

Ekbis

Evgeny Kalyagin: PT KAB Siap Lanjutkan Pembangunan KAB Borneo
apahabar.com

Ekbis

Dukung Pemerintah Majukan Pariwisata, Telkomsel Perkuat Kualitas di 5 Lokasi Prioritas
apahabar.com

Ekbis

Yuk Belajar Bisnis Kopi via Toffin E-Learning Center
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com