Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi? Kebakaran Simpang Telawang, Korban Tetap Tinggal Saat Api Berkobar

Rekam Biometrik Jemaah Umrah Dinilai Lamban, Kemenag Kalsel Belum Punya Solusi

- Apahabar.com     Kamis, 3 Januari 2019 - 13:31 WITA

Rekam Biometrik Jemaah Umrah Dinilai Lamban, Kemenag Kalsel Belum Punya Solusi

Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H Noor Fahmi angkat bicara, soal Perekaman Biometrik jemaah Kamis (3/1) siang. Foto-apahabar.com/Zepi Al Ayubi

apahabar.com BANJARBARU – Terkait polemik dan keluhan jemaah umrah Banua soal Perekaman Biometrik retina mata dan sidik jari, Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Selatan mengaku belum punya solusi.

“Keluhan ini sudah banyak kami terima dari jemaah di Kalsel. Kalau kami tidak bisa berbuat banyak, hanya bisa melaporkan saja ke Kementerian Agama Pusat,” ungkap Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Noor Fahmi kepada apahabar.com Kamis (3/1) siang.

Dia menjelaskan, belum ada alternatif dan solusi yang bisa pihaknya berikan. Kanwil Kemenag Kalsel juga sebenarnya juga sudah melakukan komunikasi. Dengan VFS Tasheel International, yang melakukan rekam biometrik di Kalimantan Selatan.

“Belum ada solusi, pihak sana masih menutup komunikasi dengan kami,” terangnya.

Fahmi mengaku, pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian Agama RI, terkait perekaman Biometrik bagi jemaah di Kalsel ini.

Baca Juga: Arab Saudi Wajib-kan Rekam Jejak Biometrik, Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh Pasrah

“Semoga pusat bisa mencarikan solusi. Keluhan ini buka hanya terjadi Kalsel. Tapi datang hampir dari seluruh Provinsi lain di Indonesia,” bebernya.

Dia mengakui, banyaknya keluhan ini terkait lambannya pelayanan perekaman Biometrik yang dilakukan pihak VFS Tasheel International, di Kalimantan Selatan.

Selain antrian yang panjang dan pelayanan yang hampir memakan waktu rata empat jam. Lokasi perekaman juga dinilai-nya kurang memadai, karena kecilnya tempat perekaman.

Baca Juga: Layanan Rekam Jejak Biometrik Dikeluhkan, Calon Jemaah Haji dan Umrah: Lamban

Penulis: Zepi Al Ayubi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Modus Cek Kesehatan, Kepsek Cabuli Murid-Murid SD
Ariel Noah

Tak Berkategori

Astaga, Ariel Noah Kecil Siksa Teman Satu TK, Sule Terkesima!
ADARO

Tak Berkategori

Duh, DLH Tabalong Tak Pernah Lihat Dokumen Pascatambang ADARO

Tak Berkategori

China: AS Lumpuhkan DK PBB untuk Respons Israel-Palestina
Lakalantas Tunggal

Tak Berkategori

Lakalantas Tunggal di Asam-Asam Tala, Strada Tabrak Pohon
apahabar.com

Tak Berkategori

150 M untuk Menampung 275 Ton Sampah Per Hari
apahabar.com

Tak Berkategori

Komunikasi, Kunci Hubungan Romantis dengan Pasangan
apahabar.com

Tak Berkategori

Haul ke-15, Kamar Wisma Sultan Sulaiman Sudah Habis Diborong 7
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com