Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga

Sejarah Islam di Eropa Jadi Daya Tarik Wisatawan Muslim Indonesia

- Apahabar.com Minggu, 6 Januari 2019 - 19:33 WIB

Sejarah Islam di Eropa Jadi Daya Tarik Wisatawan Muslim Indonesia

ilustrasi Wisata Muslim di Eropa. Foto-dkijakarta.co

apahabar.com, JAKARTA – Eropa menjadi destinasi perjalanan wisatawan Muslim Indonesia. Selain tempat eksotik, sejarah perkembangan Islam di Eropa turut menjadi daya tariknya.

Ketua DPP Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Asnawi Bahar mengatakan, minat traveller Muslim Indonesia ke Eropa terjadi sejak lama. Eropa menjadi daya tarik wisatawan karena rasa keingintahuan tentang pertumbuhan agama Islam di sana.

Baca Juga: Sakura Bermekaran di Jepang pada 2019, Catat Tanggalnya

Dia menyebut, traveller Muslim Indonesia tertarik pada beberapa destinasi wisata Turki dan Spanyol.

“Salah satu yang menjadi daya tarik adalah sejarahnya, tentang kebesaran Islam,” ujarnya.

Asnawi mengatakan, para wisatawan biasanya dalam kunjungan-nya memilih multi-objek yang di dalamnya dikaitkan dengan wisata Muslim. Hal tersebut, menurut Asnawi, membuat perjalanan wisata mereka menjadi lebih menarik.

Dalam wisata tersebut mereka tertarik pada peninggalan tempat-tempat ibadah masa lalu. Selain itu, kehidupan toleransi masyarakat di beberapa kota di negara Eropa termasuk menjadi daya tarik bagi wisatawan Muslim.

Baca Juga: Tak Lagi Gratis, Ini Tarif Bagasi Lion

Terpilihnya Sadiq Khan yang beragama Islam sebagai Wali Kota London juga menyumbang ketertarikan wisatawan Muslim pergi ke sana.

Traveller Muslim, lanjut Asnawi, tidak lagi kesulitan dalam mencari tempat ibadah dan makanan halal di Eropa. Sekarang, di eropa sudah banyak tersedia tempat-tempat ibadah dan restoran-restoran halal.

Hal itu menurutnya menjadi salah satu indikator meningkatnya traveller Muslim ke berbagai negara Eropa meskipun jumlah pemeluk agama Islam di sana minoritas.

Fasilitas penerbangan langsung dari Indonesia ke beberapa negara di Eropa menambah minat wisatawan muslim ke sana meningkat. Dia menerangkan, ada waktu-waktu tertentu menjadi puncak wisata ke Eropa ketika musim liburan sekolah, natal, dan tahun baru. Waktu tersebut, katanya, berlaku di hampir semua negara di dunia.

Baca Juga: Kelola Objek Wisata, Pemuda Mantewe Sudah Bisa Bangun Cafe

Sumber: Republika.co.id
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Video Ayu Ting Ting dan Adit Jayusman Terciduk Jalan Berdua, Pakai Gaun Mini dan Berpegangan Erat!
apahabar.com

Tak Berkategori

3 Pekan Razia Masker di Banjarmasin: Berludah hingga Pengemudi Mobil Didenda, Simak Penjelasan Dinkes
apahabar.com

Tak Berkategori

Menteri Agama: Ahli Waris Bisa Gantikan Calon Jemaah Haji Yang Wafat
apahabar.com

Tak Berkategori

Jadwal MotoGP Catalunya 2020, Nasihat Aneh Marquez untuk Adik Demi Taklukan Honda RC213V
apahabar.com

Tak Berkategori

Kasus Red Notice Djoko Tjandra, Bareskrim Tahan Irjen Napoleon dan Tommy Sumardi

Tak Berkategori

Tekan Kriminalitas, Emak-Emak Jangan Pakai Perhiasan Berlebihan
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Haul Syarifah Badrun Dibanjiri Jamaah
apahabar.com

Tak Berkategori

FIFAPro Pertanyakan Langkah PSSI Soal Pangkas Gaji Pemain
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com