13 Menit di SDL, Jokowi Disambut Meriah Ribuan Pengungsi Banjir Kalsel Titah Jokowi di Mataraman Kalsel: Segera Perbaiki Jembatan BREAKING! Jokowi Tiba di Kalsel, Langsung Blusukan Bagi Sembako Hujan Deras, Ribuan Korban Banjir Nantikan Kedatangan Jokowi di SDL Geger! Kakek Tak Bernyawa di Bak Truk Trisaksti Banjarmasin

Target Apple di Awal Tahun Meleset, Harga Jual Menjadi Masalahnya

- Apahabar.com Minggu, 6 Januari 2019 - 16:26 WIB

Target Apple di Awal Tahun Meleset, Harga Jual Menjadi Masalahnya

iPhone XS Max. Foto-Detik

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejak lama, Apple menjadi produsen smartphone yang gemar merilis iPhone dengan harga selangit.

Sedangkan di sisi lain, spesifikasi yang ditawarkan pada produknya tak begitu banyak perubahan. Kini, target di awal tahun mereka meleset. Akankah mereka menurunkan harga jual?

Apple menjadi produsen smartphone yang gemar merilis iPhone dengan harga selangit. Sebut saja iPhone XR, iPhone generasi anyar yang paling murah saja 7% lebih mahal daripada iPhone 8 yang dirilis pada tahun 2017.

Baca Juga: Resmi Dirilis, Ini Harga Oppo R17 Pro Nyaris Rp10 Juta

Bahkan, pada tahun kemarin, perusahaan yang berbasis di Cupertino, Amerika Serikat itu menghadirkan iPhone XS Max 512 GB yang bisa dibanderol sampai angka Rp 30 jutaan. Sebuah smartphone paling mahal yang ada di pasaran.

Harga jual iPhone yang selangit, terasa tak ada ‘rasanya’ bagi orang Amerika, mengingat berkah dollarnya menguat. Sementara itu, imbasnya di pasar luar negeri Paman Sam, harga segitu tentu sangat mencekik.

Sejauh ini, CEO Apple Tim Cook mengatakan, pendapatan perusahaan pada kuartal pertama 2019 meleset dari target, akibat dampak dari perang dagang antara Amerika Serikat dengan China. Situasi di China juga ekonominya sedang tidak membaik.

Cook tidak menyebutkan bahwa selama ini Apple kian mematok harga tinggi tiap kali memasarkan produk iPhone terbarunya ke pasaran.

“Sementara Tim Cook menyalahkan perlambatan ekonomi China dan ketegangan perdagangan, kami berpendapat bahwa menurut kami, harga jual rata-rata iPhone adalah masalah terbesar mengingat spesifik yang tidak menarik dan meningkatnya persaingan di China dan Eropa,” tutur analis CLSA Nicolas Baratte dikutip dari Business Insider, Minggu (6/1).

Baca Juga: Nokia 9 PureView Bakal Punya Fingerprint Bawah Layar

“Secara khusus, kami pikir Huawei seri P dan Mate adalah masalah bagi Apple yang diberikan spesifikasi hardware serupa pada 2/3 atau setengah harga,” sambungnya.
“Sangat mudah untuk mengatakan Apple seharusnya memotong harga produk untuk mendorong permintaan,” kata dia.

Harga rata-rata iPhone tumbuh luar biasa. Pada kuartal ketiga 2018, rata-rata harga iPhone seharga USD793, naik yang pada tahun lalu hanya di angka USD 618.

Sumber: Detik
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Angkasa Pura I Kerja Sama Inisiasi Koridor Sehat dengan IIAC di Korsel
apahabar.com

Ekbis

Demo Rusuh di AS, Rupiah Menguat

Ekbis

Simak Cara Memilih Saham di Masa Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Perputaran Uang di Batola Masih Timpang
apahabar.com

Ekbis

Dampingi Jokowi, Bahlil Bahas Peluang Investasi Australia di Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Pertamina Belum Berencana Lepas Elpiji 3 Kg Non-Subsidi ke Kalimantan Selatan

Ekbis

Iuran Naik, Insentif Direksi BPJS Kesehatan Malah Mencengangkan

Ekbis

UMKM Pemula Wajib Tahu, Ini Kiat Sukses Jualan Online
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com