Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Target Apple di Awal Tahun Meleset, Harga Jual Menjadi Masalahnya

- Apahabar.com Minggu, 6 Januari 2019 - 16:26 WIB

Target Apple di Awal Tahun Meleset, Harga Jual Menjadi Masalahnya

iPhone XS Max. Foto-Detik

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejak lama, Apple menjadi produsen smartphone yang gemar merilis iPhone dengan harga selangit.

Sedangkan di sisi lain, spesifikasi yang ditawarkan pada produknya tak begitu banyak perubahan. Kini, target di awal tahun mereka meleset. Akankah mereka menurunkan harga jual?

Apple menjadi produsen smartphone yang gemar merilis iPhone dengan harga selangit. Sebut saja iPhone XR, iPhone generasi anyar yang paling murah saja 7% lebih mahal daripada iPhone 8 yang dirilis pada tahun 2017.

Baca Juga: Resmi Dirilis, Ini Harga Oppo R17 Pro Nyaris Rp10 Juta

Bahkan, pada tahun kemarin, perusahaan yang berbasis di Cupertino, Amerika Serikat itu menghadirkan iPhone XS Max 512 GB yang bisa dibanderol sampai angka Rp 30 jutaan. Sebuah smartphone paling mahal yang ada di pasaran.

Harga jual iPhone yang selangit, terasa tak ada ‘rasanya’ bagi orang Amerika, mengingat berkah dollarnya menguat. Sementara itu, imbasnya di pasar luar negeri Paman Sam, harga segitu tentu sangat mencekik.

Sejauh ini, CEO Apple Tim Cook mengatakan, pendapatan perusahaan pada kuartal pertama 2019 meleset dari target, akibat dampak dari perang dagang antara Amerika Serikat dengan China. Situasi di China juga ekonominya sedang tidak membaik.

Cook tidak menyebutkan bahwa selama ini Apple kian mematok harga tinggi tiap kali memasarkan produk iPhone terbarunya ke pasaran.

“Sementara Tim Cook menyalahkan perlambatan ekonomi China dan ketegangan perdagangan, kami berpendapat bahwa menurut kami, harga jual rata-rata iPhone adalah masalah terbesar mengingat spesifik yang tidak menarik dan meningkatnya persaingan di China dan Eropa,” tutur analis CLSA Nicolas Baratte dikutip dari Business Insider, Minggu (6/1).

Baca Juga: Nokia 9 PureView Bakal Punya Fingerprint Bawah Layar

“Secara khusus, kami pikir Huawei seri P dan Mate adalah masalah bagi Apple yang diberikan spesifikasi hardware serupa pada 2/3 atau setengah harga,” sambungnya.
“Sangat mudah untuk mengatakan Apple seharusnya memotong harga produk untuk mendorong permintaan,” kata dia.

Harga rata-rata iPhone tumbuh luar biasa. Pada kuartal ketiga 2018, rata-rata harga iPhone seharga USD793, naik yang pada tahun lalu hanya di angka USD 618.

Sumber: Detik
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Buka Kelas Difabel, Trio Motor Jembatani Akses Kerja di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Baca! Daftar Bank yang Pangkas Bunga Kartu Kredit
apahabar.com

Ekbis

Pangkalan Elpiji di Banjarmasin Banyak Terima Keluhan Terkait Isi Tabung
apahabar.com

Ekbis

Kalsel Usulkan Penambahan Kuota 1 Juta Elpiji 3 Kilogram pada 2021
apahabar.com

Ekbis

Pengemudi Ojek Daring Keluhkan Sulit Tarik Dana yang Jadi Haknya
apahabar.com

Ekbis

70 Persen Startup Rontok, Itu Karena…
apahabar.com

Ekbis

Heboh Giant Jabodetabek Gulung Tikar: Lampu Kuning untuk Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Harus Pulih! Pusat Suntik Puluhan Miliar ke Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com