Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Tegangan Tinggi di Jalan Intan Amaco Bukan Tanggung Jawab PLN Banjarbaru

- Apahabar.com Kamis, 10 Januari 2019 - 12:05 WIB

Tegangan Tinggi di Jalan Intan Amaco Bukan Tanggung Jawab PLN Banjarbaru

Kulkas salah seorang warga di jalan Intan 4 Amaco Loktabat Utara, Rustam Effendi rusak. Ditengarai akibat imbas dari salah pemasangan alat perbaikan trafo PLN. apahabar.com

apahabar.com, BANJARBARU – Kantor PLN Rayon Banjarbaru memastikan, tegangan tinggi yang mengakibatkan puluhan alat elektronik warga di Banjarbaru rusak, bukan tanggung jawab pihaknya.

Spanning yang terjadi di RT 23 Jalan Intan Amaco, Loktabat Utara Banjarbaru diakibatkan perbaikan trafo listrik pada Rabu (9/1) sore.

“Memang ada pekerjaan penggantian Panel TR Gardu PLN, di Jalan Intan 4 Amaco yang dikerjakan oleh mitra kerja atau vendor PLN,” ujar Manajer PLN Rayon Banjarbaru, Nur Adi Firawan kepada apahabar.com Kamis (10/1).

Spanning, kata dia, diduga terjadi pada saat penormalan beban. Kala penormalan dilakukan terdapat kesalahan teknis yang dilakukan petugas mitra kerja. Tegangan di Panel TR Gardu menjadi naik.

“Pihak mitra kerja akan berkoordinasi dengan Ketua RT setempat. Serta akan mendata, peralatan elektronik warga yang rusak akibat kesalahan teknis tersebut,” ungkapnya.

Dia memaparkan, pekerjaan tersebut adalah kontrak Area Banjarmasin dengan vendor. Hanya saja, kebetulan lokasi kerjanya berada di Rayon PLN Banjarbaru. Jenis pekerjaannya adalah penggantian panel tegangan rendah gardu box panel yang terpasang di bawah trafo.

Baca Juga: Pencuri Burung di Banjarbaru Terciduk Saat Panjat Pagar

“Dalam kejadian ini, pihak mitra kerja atau Vendor yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Nur Adi mengaku, PLN akan memperketat pengawasan pekerjaan, serta meningkatkan kompetensi petugas yang bekerja di lapangan sebagai langkah antisipasi ke depan.

Puluhan warga Jalan Intan di RT 23 Amaco Loktabat Utara, Banjarbaru sebelumnya ramai ramai merugi lantaran puluhan peralatan elektronik milik mereka rusak, Rabu (9/1) sore tadi.

Pantauan lapangan media ini, tak hanya bola lampu saja, televisi, kulkas, kipas angin, mesin cinta sampai dengan AC warga ikut rusak.

Korsleting sendiri ditengarai sejumlah warga karena faktor human error yang dilakukan oleh petugas karena terburu-buru, sampai salah pasang alat dan kabel.

Alhasil tegangan listrik yang seharusnya normal, malah menjadi aliran tinggi. Hal inilah yang berimbas pada rusaknya alat elektronik warga.

“Infonya saat perbaikan itu spanning atau kelebihan tegangan, karena ada salah pasang dari petugas di lapangan. Hampir 50 persen warga di sini alat elektroniknya yang rusak,” ungkap Ketua RT 23 Loktabat Utara Sunarno Kobet kepada apahabar.com, malam tadi.

Baca juga: Blak-blakan Kadiv PAS Kemenkumham Kalsel soal Motif Penyiraman Air Keras

Reporter: Zepi Al Ayubi
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bapaslon Banjarmasin Tak Hadir Saat Pendaftaran, KPU: Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Jadi Contoh, Jemaah Masjid Miftahul Ihsan Malah Tak Disiplin
apahabar.com

Kalsel

Peredaran Obat Daftar G dan Sabu Hantui HST
apahabar.com

Kalsel

Uluran Tangan AKBP Afri Darmawan, Menjadi Senyum Bahagia Kaum Duafa di Amuntai HSU

Kalsel

Jumat Siang, Seluruh Daerah di Kalsel BMKG Prakirakan Hujan
apahabar.com

Kalsel

Perangi Covid-19, Pemburu Berita di Kotabaru ‘Disawer’ Masker
apahabar.com

Kalsel

Genjot Sektor Pariwisata, Simak Kalender 33 Even di Kalsel Tahun Ini
apahabar.com

Kalsel

Kalimantan Selatan Dukung Pelantikan Jokowi-Maruf Amin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com