Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Tiga Balita Jadi Korban Kekerasan Anak di Jatinegara

- Apahabar.com Kamis, 10 Januari 2019 - 15:29 WIB

Tiga Balita Jadi Korban Kekerasan Anak di Jatinegara

KPAI sambangi rumah tiga balita yang menjadi korban kekerasan di Jatinegara. Foto-apahabar.com/Subadri

apahabar.com, JAKARTA – Walau telah mendapatkan penghargaan dan predikat sebagai kota layak anak setiap tahunnya, rupanya tak menjamin kasus kekerasan terhadap anak itu tak terjadi.

Buktinya, kasus kekerasan anak ini masih saja terjadi di wilayah hukum Jakarta Timur.Adalah JUN (5), F (4), S (4), tiga Balita warga Jalan Sensus IVD RT 08/14 Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur yang menjadi korban kekerasan anak.

Diduga pelakunya adalah L (60), yang notabene adalah tetangganya sendiri. Ironisnya kasus kekerasan terhadap anak ini dipicu persoalan sepele.

Siti Rohayati (34), salah satu orangtua korban menuturkan, ikhwal terjadinya kasus kekerasan yang menimpa anak Balitanya itu bermula, saat para korban pada Minggu (6/1) sekitar pukul 16.00 bermain di depan rumah pelaku.

Melihat bunga yang sedang merekah di halaman rumah pelaku, ketiganya tertarik dan langsung memetiknya.

“Saat memetik, pemilik rumah mengetahuinya. Anak kami mencoba memberikan bunga tersebut ke pemiliknya namun dibalas dengan sentilan berkali-kali di muka dan telinga hingga mereka menangis histeris,” kata Siti Rohayati saat ditemui di rumahnya, Rabu (9/1).

Baca Juga: Pura-Pura Tanya Laptop, Pria asal Martapura Diduga Cabuli Anak Pemilik Toko

Tak puas di situ, saat ketiga korban pulang berlari sambil menangis, pelaku kembali mengejarnya sejauh 400 meter.

Pelaku kembali menyentil ketiga korban berkali-kali di mukanya hingga menjerit-jerit. Ironisnya kekerasan terhadap anak itu diakukan di depan salah satu orangtua korban.

“Pelaku di lingkungan sekitar dikenal arogan dan selalu sesumbar jika menyentil anak tak akan tersentuh hukum. Karena menantu mereka adalah anggota polisi yang selalu membackinginya,” lanjut Siti Rohayati.

Akibat kejadian tersebut, hingga kini ketiga korban merasakan trauma yang teramat sangat.

Mereka takut keluar rumah dan memilih mengurung diri di dalam rumah. Bahkan mereka tak mau berangkat di sekolah PAUD lagi.

Kasus inipun dilaporkan malam harinya ke Mapolres Jakarta Timur dengan nomor laporan 23/K/I/2019/RJT. Laporan tersebut diterima dan diitandatangani oleh Kanit “C” SPK Polres Jakarta Timur, AKP Samin.

“Ironisnya sampai hari ini pelaku masih bebas berkeliaran dan belum ditangani secara hukum. Hal ini membuat kekhawatiran kami dan anak anak kami kalau kekerasan itu akan terjadi lagi, apalagi pelaku dibackingi menantunya yang anggota polisi,” lanjut Siti.

Pihaknya berharap kasus kekerasan yang menimpa ketiga balita itu segera ditangani pihak kepolisian. Kemuian pelaku diproses dan dikenai sanksi hukuman.

Dikhawatirkan jika tak ditangani cepat, pelaku mengulangi lagi tindak kejahatannya. Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian atas kasus tersebut. Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Ady Wibowo belum dapat dikonfirmasi.

Reporter : Subadri Arifqi
Editor : Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Motor Aerox Raib di Puskesmas Pekauman, Kamera CCTV Rekam Pria Mencurigakan
apahabar.com

Hukum

Nekat! Lirik Barang Berharga, Residivis Kambuhan di Amuntai Pecah Kaca Mobil Polisi
apahabar.com

Hukum

Duh, Janda Cantik Dalangi Peredaran Sabu di Tabalong
apahabar.com

Hukum

OTT Pejabat Kemenpora, 9 Orang Ditangkap KPK, Imam Nahrawi Kaget
apahabar.com

Hukum

6 Hari, Ditres Narkoba Polda Kalsel Sita 329,23 Gram Sabu dan 22 Butir Ekstasi
apahabar.com

Hukum

Embat HP di Warung Kopi, Pemuda di Kapuas Rasakan Akibatnya
apahabar.com

Hukum

Sempat Buang Barbuk, Kurir Sabu di Tanbu Digelandang Polisi
apahabar.com

Hukum

Edan, Suami di Banjarmasin Ajak Istri Dagang Sabu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com