3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Sukabumi

- Apahabar.com Selasa, 1 Januari 2019 - 11:14 WIB

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Sukabumi

Ilustrasi Longsor terjang desa di Sukabumi, Jawa Barat. Foto-BNPB

apahabar.com, BANDUNG – Tim gabungan baik dari Kantor SAR Bandung, Jakarta, BSG dan Kantor Pusat Basarnas, pada Selasa (1/1/2019), kembali melakukan pencarian korban longsor di Kampung Cimapag Sigaherong, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

‎”Kami kembali lakukan pencarian,” ujar Juru Bicara Kantor SAR Bandung, Joshua Banjarnahor.

Menurut data yang dihimpun tadi malam, desa yang tertimbun longsor dihuni 34 kepala keluarga dengan jumlah 107 jiwa. “61 orang selamat, dua meninggal dunia dan tiga mengalami luka berat. Sementara ada 41 (orang) yang belum ditemukan,” kata Joshua.

Baca Juga: Warga Korban Tsunami Rayakan Tahun Baru dengan Doa Bersama

Pencarian kata dia, sempat terkendala, hal itu disebabkan akses lokasi yang memiliki jalanan sempit. “Alat berat susah untuk masuk, ‎akses ke dalam agak sulit, karena akses jalan sempit,” paparnya.

Seperti diketahui, pada Senin 31 Desember 2018 sore, longsor menimbun kampung Kampung Cimapag Sigaherong, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Longsor diakibatkan oleh intensitas hujan yang mendera daerah tersebut, dengan jangka waktu yang cukup lama. Saat ini, baik unsur SAR, TNI, Polri dan pemerintah tengah melakukan upaya pencarian korban.

Baca Juga: Longsor Sukabumi: 4 Meninggal dan 74 Orang Belum Ditemukan

Sumber: Okenews
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Soal Isu Pelanggaran Kode Etik, Ini Kata Menkes Terawan
apahabar.com

Nasional

Tsunami Tanpa Peringatan Dini di Selat Sunda, Ini Penjelasan Vulkanolog ITB
apahabar.com

Nasional

Romi Sempat Ingin Kabur Saat Tahu KPK Datang
apahabar.com

Nasional

Obat Lambung Raniditin Ditarik BPOM karena Berpotensi Picu Kanker
apahabar.com

Nasional

Usulan Anggota Dewan Pengawas KPK, Jokowi Sebut Sejumlah Nama
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Tidak Korupsi karena Takut Tuhan, Takut Neraka!
apahabar.com

Nasional

475 Napi di Jabar Dapat Remisi Natal, 7 Orang Bebas
apahabar.com

Nasional

Edo TS Meninggal, Baim Wong Sempat Tak Percaya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com