Keren! Al-Mazaya Islamic School Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19 POPULER SEPEKAN: Polisi Tewas Tenggelam di Sungai Martapura, hingga 2 Kasus Kriminalitas di Hulu Sungai Wakil Ketua DPRD HST Kecelakaan di Angkinang, Mobil Ringsek Parah! LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU Si Jago Merah Ngamuk di Cempaka 7 Banjarmasin, Jemaah Salat Tarawih Berhamburan

Tongkrongan Akhir Pekan, Wisata Kuliner Wasaka dan ‘Mawarung Baimbai’

- Apahabar.com Sabtu, 12 Januari 2019 - 20:40 WIB

Tongkrongan Akhir Pekan, Wisata Kuliner Wasaka dan ‘Mawarung Baimbai’

Ratusan pengunjung memadati kawasan Wisata Kuliner Wasaka dan Mawarung Baimbai, Sabtu (12/1) sore. Foto-apahabar.com/Eddy Andriyanto

apahabar.com, BANJARMASIN – Wisata Kuliner Wasaka dan Mawarung Baimbai, tempat nongkrong baru dengan konsep menyerupai ‘pasar tungging’ yang terletak di kawasan Museum Wasaka Perjuangan, Jalan Perjuangan atau tepatnya di Bawah Jembatan Sungai Jingah, sanggup menyedot perhatian sebagian warga Banjarmasin.

Saat memasuki kawasan Kuliner ‘Mawarung Baimbai’, pengunjung akan disuguhkan aneka makanan, minuman dan jajanan yang bentuknya melingkar di tengah kerumunan.

Beberapa sudut area kuliner yang hanya buka tiap Sabtu sore itu didirikan beberapa tempat duduk lengkap, dengan payung penyanggah sinar matahari senja. Terasa nyaman saat bersantai ria bersama keluarga.

“Lawas tapi kekinian, itu memang konsep aslinya, kedepannya di beberapa bagian akan dibangun tempat duduk dengan konsep vintage, biar pelanggan nyaman aja dan gak bosan,” ujar Apiluddin Noor, pengelola kawasan kuliner Mawarung Baimbai saat berbincang dengan Reporter Apahabar.com di lokasi, Sabtu (12/1).

Baca Juga: Resep Membuat Beef Teriyaki ala HokBen

Pria yang juga menjabat sebagai camat Banjarmasin Utara itu memanfaatkan potongan bambu dan payung warna warni sebagai dekorasi kawasan kuliner. berbagai ornamen-ornamen yang berada di museum Wasaka turut memperindah area kuliner. Bahkan tidak sedikit pengunjung yang melakukan Swafoto.

“Campur-campur aja, yang penting itu ada art-nya karena saya suka art. Kedepannya saya berharap ada investor agar tempat ini semakin cantik,” harap Apiluddin.

Untuk makanannya, Apiluddin menyiapkan menu bahari khas Banjar. Terdapat 26 pedagang yang menjajakan 76 masakan khas Banjar.

apahabar.com

Camat Banjarmasin Utara, Apiluddin Noor Saat mencicipi wadai Salam Buak di stan kuliner Mawarung Baimbai. Foto-apahabar.com/Eddy

“Dijamin mas khas Banjar. Yang spesial ada Ketupat Batumis, Salam Buak, Wadai Masubah khas Sungai Jingah dan beberapa jenis bahari lainnya,” beber Apiluddin.

Harganya bagaimana? Harga makanan dan minuman di stan kuliner ini cukup terjangkau, dimulai dari harga Rp 5 ribu sampai Rp 20 ribu untuk makanan dan harga minuman dari Rp 5 ribu sampai Rp 15 ribu.

“Jadi makanan dan minuman di sini masih bisa terjangkau lah, tidak terlalu mahal kok, jadi jangan sungkan untuk masuk,” pungkas mantan Kabid Tibum Satpol PP itu.

Baca Juga: Resep Menu Sarapan Keluarga: Roti John Rumahan

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Pindah Rumah Bikin Ribet, Intip 5 Persiapan Berikut
Xiaomi

Gaya

Ponsel Baru Xiaomi, Layarnya Melengkung 4 Sisi
apahabar.com

Gaya

Ria Ricis, Youtuber Perempuan Pertama Asia Tenggara Tembus 10 Juta Subscriber
apahabar.com

Gaya

Mobil Listrik Nissan LEAF Bakal Mengaspal di Indonesia pada 2021
apahabar.com

Gaya

Wow, Chicken Steak di Solchic Banjarmasin Berukuran Jumbo dan Murah Meriah
apahabar.com

Gaya

Unik, Inilah Sajian Kopi Sebening Air Mineral
apahabar.com

Gaya

2 Kesalahan Umum Saat Memasak Satai Daging Kurban
apahabar.com

Gaya

Pemkot Ajak Semua Pihak Promosikan Kuliner Khas Banjar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com