Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Tongkrongan Akhir Pekan, Wisata Kuliner Wasaka dan ‘Mawarung Baimbai’

- Apahabar.com Sabtu, 12 Januari 2019 - 20:40 WIB

Tongkrongan Akhir Pekan, Wisata Kuliner Wasaka dan ‘Mawarung Baimbai’

Ratusan pengunjung memadati kawasan Wisata Kuliner Wasaka dan Mawarung Baimbai, Sabtu (12/1) sore. Foto-apahabar.com/Eddy Andriyanto

apahabar.com, BANJARMASIN – Wisata Kuliner Wasaka dan Mawarung Baimbai, tempat nongkrong baru dengan konsep menyerupai ‘pasar tungging’ yang terletak di kawasan Museum Wasaka Perjuangan, Jalan Perjuangan atau tepatnya di Bawah Jembatan Sungai Jingah, sanggup menyedot perhatian sebagian warga Banjarmasin.

Saat memasuki kawasan Kuliner ‘Mawarung Baimbai’, pengunjung akan disuguhkan aneka makanan, minuman dan jajanan yang bentuknya melingkar di tengah kerumunan.

Beberapa sudut area kuliner yang hanya buka tiap Sabtu sore itu didirikan beberapa tempat duduk lengkap, dengan payung penyanggah sinar matahari senja. Terasa nyaman saat bersantai ria bersama keluarga.

“Lawas tapi kekinian, itu memang konsep aslinya, kedepannya di beberapa bagian akan dibangun tempat duduk dengan konsep vintage, biar pelanggan nyaman aja dan gak bosan,” ujar Apiluddin Noor, pengelola kawasan kuliner Mawarung Baimbai saat berbincang dengan Reporter Apahabar.com di lokasi, Sabtu (12/1).

Baca Juga: Resep Membuat Beef Teriyaki ala HokBen

Pria yang juga menjabat sebagai camat Banjarmasin Utara itu memanfaatkan potongan bambu dan payung warna warni sebagai dekorasi kawasan kuliner. berbagai ornamen-ornamen yang berada di museum Wasaka turut memperindah area kuliner. Bahkan tidak sedikit pengunjung yang melakukan Swafoto.

“Campur-campur aja, yang penting itu ada art-nya karena saya suka art. Kedepannya saya berharap ada investor agar tempat ini semakin cantik,” harap Apiluddin.

Untuk makanannya, Apiluddin menyiapkan menu bahari khas Banjar. Terdapat 26 pedagang yang menjajakan 76 masakan khas Banjar.

apahabar.com

Camat Banjarmasin Utara, Apiluddin Noor Saat mencicipi wadai Salam Buak di stan kuliner Mawarung Baimbai. Foto-apahabar.com/Eddy

“Dijamin mas khas Banjar. Yang spesial ada Ketupat Batumis, Salam Buak, Wadai Masubah khas Sungai Jingah dan beberapa jenis bahari lainnya,” beber Apiluddin.

Harganya bagaimana? Harga makanan dan minuman di stan kuliner ini cukup terjangkau, dimulai dari harga Rp 5 ribu sampai Rp 20 ribu untuk makanan dan harga minuman dari Rp 5 ribu sampai Rp 15 ribu.

“Jadi makanan dan minuman di sini masih bisa terjangkau lah, tidak terlalu mahal kok, jadi jangan sungkan untuk masuk,” pungkas mantan Kabid Tibum Satpol PP itu.

Baca Juga: Resep Menu Sarapan Keluarga: Roti John Rumahan

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Google Tutup Play Music, Diganti YouTube Music

Gaya

Iqbaal Si Dilan Dikabarkan CLBK dengan ‘Milea-nya’, Vanesha Prescilla Kah?
apahabar.com

Gaya

Covid-19 Bisa Sebabkan Pasien Alami Rambut Rontok
apahabar.com

Gaya

Tanggal Kedaluwarsa Pada Makanan Belum Tentu Tak Layak, Ini Penjelasannya
apahabar.com

Gaya

WHO: Tak Ditemukan Adanya Virus Corona Hidup di ASI
apahabar.com

Gaya

Simpel, Muat 4 Orang Berkapasitas 266cc Seharga Motor!
apahabar.com

Gaya

Pentingkah Pakai Penyangga Masker? Simak Kata Pakar
apahabar.com

Gaya

Cara Orang Miliki Mobil Diperkirakan Bakal Berubah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com