Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam! 2 Saudaranya ‘Dipocong’ Hidup-Hidup, Saksi Kunci Pembunuhan Bocah di Benawa HST Trauma

Tuan Guru H M Sya’rani Arif Al Banjari (2), Sakit Tetap Mengajar

- Apahabar.com Senin, 21 Januari 2019 - 15:41 WIB

Tuan Guru H M Sya’rani Arif Al Banjari (2), Sakit Tetap Mengajar

Foto Tuan Guru H M Sya'rani Arif (kanan), Tuan Guru H M Syarwani Abdan (tengah), Tuan Guru H M Saman (kiri). Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Tuan Guru H Muhammad Sya’rani Arif Al Banjari setelah pulang dari Tanah Suci, mengabdikan diri dalam membimbing umat. Mulai menggelar majelis hingga memimpin Pondok Pesantren Darussalam Martapura. Keistiqomahan beliau dalam mendidik, disaksikan para muridnya. Ketika sakit keras pun, beliau tetap mengajar.

Menurut buku “Ulama Berpengaruh Kalimantan Kalimantan Selatan”, Tuan Guru H Anang Sya’rani Arif pulang ke kampung halaman setelah 22 tahun menimba ilmu di Tanah Suci. Beliau pulang tepat di tahun 1952.

Sepulang dari tanah suci itulah, beliau diserahi tongkat estafet kepemimpinan oleh paman yang sekaligus gurunya, Tuan Guru H Kasyful Anwar Al Banjari.

Selain memimpin Pondok Pesantren Darussalam Martapura, ulama ahli hadis itu juga menggelar majelis khusus untuk para guru (ulama) di kediaman beliau, Kampung Melayu.
Guru Anang Sya’rani menjadi rujukan para ulama ketika ada masalah agama yang sulit dipecahkan.

Dari kaca mata para murid beliau, Guru Anang Sya’rani dikenal sebagai ulama yang istiqomah dalam mendidik umat. Dalam keadaan sakit beliau tetap menguapayakan untuk belajar. Bahkan, kerap disaksikan Guru Anang Sya’rani mengajar dalam keadaan berbaring.

Baca Juga: Tuan Guru H M Sya’rani Arif Al Banjari (1), Khalifah Syekh Umar Hamdan

Guru Anang Sya’rani sangat mencintai ilmu dan sangat menyukai orang yang rajin dalam menimba ilmu.

Dikisahkan Abah Guru Sekumpul –KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani- yang tak lain adalah murid dari Guru Anang Sya’rani, beliau sangat memperhatikan murid ketika menuntut ilmu kepadanya.

Kala itu, Abah Guru Sekumpul berjalan kaki dari Keraton Martapura ke kediaman Guru Anang Sya’rani di Kampung Melayu, Martapura. Melihat jauhnya jarak tempuh Abah Guru Sekumpul, Guru Anang Sya’rani pun membelikan sepeda kepada muridnya itu.

Sosok Guru Anang Sya’rani Arif selalu dikenang. Terlebih karena murid-muridnya menjadi ulama di kemudian hari. Hampir semua ulama di bawah kepemimpinannya di Pondok Pesantren Darussalam kala itu menjadi muridnya.

Selain mereka, disebutkan pula KH Mahfuzh Amin (Abah Pengasuh pondok Pesantren Ibnul Amin Pemangkih, Abah Guru Sekumpul –Tuan Guru H Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al banjari, dan Kh Mukhtar HS.

Selain meninggalkan murid, Tuan Guru Anang Sya’rani juga meninggalkan karya. Di antaranya, Kitab Thanwirut Thulab (ilmu yang menguraikan tentang Ushul Hadist)dan Kitab Hidayatuz Zaman (berisi hadits-hadits tentang akhir zaman).

Sebelum wafat, Guru Anang Sya’rani Arif menunjuk Tuan Guru H Salim Ma’ruf sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam sepeninggal beliau.

Guru Anang Sya’rani Wafat pada 14 Jumadil Awwal (1969 M). Jenazah beliau dimakamkan di Kampung Melayu Tengah, Martapura. Di kemudian hari, makam beliau dibuatkan kubah untuk menampung banyaknya peziarah yang datang mendoakan beliau.

Baca Juga: Dishub Siap Tangani Jalur di Haul Tuan Guru Anang Sya’arani Arif

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tokoh

Datu Amin, Jadi Mufti di Saat Berkecamuknya Perang
apahabar.com

Tokoh

Mengenang Abah Guru Sekumpul (12), Seorang Habib Diberi Isyarat Tentang Rencana Pernikahan Beliau
apahabar.com

Tokoh

Tuan Guru H Muhammad Syarwani Abdan (4), Kiai Hamid Pasuruan: Saya Ingin Seperti Kiai Syarwani
apahabar.com

Tokoh

Mengenang Abah Guru Sekumpul (8), Pernah Dikeroyok di Usia Sekolah
apahabar.com

Tokoh

Tuan Guru H Muhammad Syarwani Abdan (1), Seorang Habib ‘Melihat’ Keistimewaan Beliau Sejak Kecil
apahabar.com

Religi

Setelah Ayah dan Nenek, Ulama Ini Berjasa Besar Membimbing Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Religi

Mengenang Abah Guru Sekumpul (19), Teladan Bagi Orang yang Kaya
apahabar.com

Tokoh

Mengenang Guru H Abdul Khaliq (1), Anak Yatim yang Diasuh Qari Senior Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com