2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Polisi Soal Status Tersangka Dua Mahasiswa ULM Banjarmasin: Masih Proses Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal

Wacana Perpanjangan Waktu Operasional THM di Banjarmasin Ditolak!

- Apahabar.com Jumat, 18 Januari 2019 - 11:50 WIB

Wacana Perpanjangan Waktu Operasional THM di Banjarmasin Ditolak!

Sejumlah pengunjung dan pekerja tempat hiburan malam menjalani pemeriksaan oleh tim gabungan TNI-Polri, Sabtu (29/12) malam. Foto-apahabar.com/Eddy

apahabar.com, BANJARMASIN – Keinginan sejumlah pengelola tempat hiburan malam (THM) Banjarmasin memperpanjang waktu operasional mendapat penolakan dari pemangku kebijakan setempat.

Baik Pemkot maupun DPRD Banjarmasin tegas menolak merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2016 tentang Usaha Penyelenggaraan Hiburan dan Rekreasi. Dalam aturan itu, jam operasional THM dari Minggu hingga Rabu dibatasi mulai pukul 22.00-00.00 Wita. Sedangkan, pada Jumat dan Sabtu dibatasi mulai pukul 22.00 Wita sampai pukul 01.00 Wita.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menegaskan tetap menjalankan perda yang sudah berjalan dan berharap pengelola THM dapat mematuhinya.

“Pemerintah tidak akan merevisi perda yang sudah ada, saya berharap pengelola tempat hiburan malam mematuhi perda yang sudah ada,” ujar Ibnu kepada apahabar.com.

Senada, problem tempat hiburan malam ini dinilai DPRD setempat merupakan penyakit kronis yang harus diobati.

Baca Juga: Target Operasi Narkoba, Tim Gabungan Geber Razia di THM Banjarmasin

“Pelanggaran THM ini bisa dikatakan sudah menjadi penyakit kronis lah, sesuai tupoksi kami, perda perda yang sudah dibuat itulah yang harus dipatuhi oleh pengelola THM,” ujar Ketua Komisi I DPRD Banjarmasin, M Yamin kepada apahabar.com.

Diwartakan sebelumnya, tingginya pajak yang ditargetkan pemerintah setempat tak berbanding lurus dengan waktu operasional THM.

“Tempat hiburan di Banjarmasin jam tayang sudah pendek tapi bayar pajak diminta tinggi, ini tidak sesuai. Setahu saya, Jakarta saja pajak daerah untuk itu cuma 25 persen,” jelas Dirut Armani Eksekutif Club Arie Soleh Mulia kepada apahabar.com.

Selain itu, dugaan kebocoran pajak ditemukan dalam inspeksi dadakan yang dilakukan Komisi II DPRD Banjarmasin ke sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM), Minggu (13/1) dini hari.

Baca Juga: Dibongkar, Jaringan Diduga Pemasok Sabu dan Ekstasi ke THM di Banjarmasin

Reporter: Tania Anggrainy
Editor: Fariz

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjarmasin Perlu Diperpanjang, Epidemiolog Beberkan Alasannya
apahabar.com

Kalsel

Laksanakan Salat Ied, Warga Harapkan Daerah Bersih dari Virus
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Kalsel 12 April: Positif Bertambah 5 Orang
apahabar.com

Kalsel

Serahkan Berkas ke PPP dan Demokrat, Gusti Iskandar ‘Tantang’ Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Kabar Duka, Istri Sekda Banjar Tutup Usia
apahabar.com

Kalsel

Nganggur, Pria di Tanbu Tergiur Jual Sabu
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Mantuil Hanguskan 15 Rumah, BPBD Banjarmasin Sebut Terkendala Akses
apahabar.com

Kalsel

Kalimantan Selatan Masih Berselimut Hujan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com