Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

Warga Korban Tsunami Rayakan Tahun Baru dengan Doa Bersama

- Apahabar.com Selasa, 1 Januari 2019 - 00:08 WIB

Warga Korban Tsunami Rayakan Tahun Baru dengan Doa Bersama

ilustrasi Korba tsunami Selat Sunda. Foto-benarnews

apahabar.com, PANDEGLANG – Masyarakat korban tsunami di sejumlah lokasi pengungsian di Kabupaten Pandeglang, Banten, merayakan pergantian tahun baru dengan menggelar doa dan zikir.

“Kita lebih baik berdoa kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan dan dijauhkan dari marabahaya,” kata Ahmad, warga pengungsi di Kecamatan Pagelaran, Pandeglang, Senin (31/12).

Perayaan tahun baru itu tentu disambut masyarakat yang terdampak tsunami dengan berdoa dan istigosah.

Baca Juga: Penjual Terompet Merugi

Doa dan istigosah itu dipimpin ulama setempat agar Allah SWT memberikan kemudahan-kemudahan dalam kehidupan setelah diterjang tsunami itu.

Selain itu juga diberikan keselamatan dan dijauhkan dari marabahaya bencana alam.

“Kami berharap doa itu dapat memberikan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera,” katanya menjelaskan.

Begitu juga Muhamad Agus mengatakan dirinya bersama pengungsi lain juga pada malam perayaan tahun baru menggelar doa, zikir dan istigosah.

Bencana tsunami itu merupakan ujian, sehingga harus banyak mengingat Allah dan beribadah kepadanya.

Sebab, manusia tidak berdaya upaya dihadapan Allah SWT.

Dengan doa ini, kata dia, diharapkan warga yang dilanda tsunami itu dapat menatap ke depan hidup menjadi lebih baik.

“Kami yakin melalui doa itu diberikan keselamatan juga melimpah rejeki yang halal,” kata Muhamad Agus yang mengungsi di Kecamatan Labuan.

Sementara itu, sejumlah pengungsi di GOR Futsal Labuan menggelar istigosah agar diberikan ketabahan dan kesabaran dengan ujian tersebut.

Mereka meyakini melalui doa dan istigosah bersama diharapkan dikabulkan Allah SWT dengan tahun baru 2019 diberikan keselamatan dan dijauhkan dari segala marabahaya.

“Semua kita serahkan apapun kepada Yang Maha Kuasa, termasuk bencana alam dan tidak disesali, meskipun menelan korban jiwa dan kerusakan material,” kata Sukri, warga Kampung Teluk Labuan, Pandeglang.

Baca Juga: Pemerintah Belum Siapkan Penampungan Baru untuk Pengungsi

Sumber: Antara
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

13 Penyakit Penyebab Meninggalnya Petugas KPPS Versi Kemenkes
apahabar.com

Nasional

Drummer J-Rock Ungkap Alasan Pakai Ganja
apahabar.com

Nasional

Kementerian ESDM Buka 187 Formasi CPNS, Ketahui Persyaratannya
apahabar.com

Nasional

Kalsel Memilih: Potret Unik Politik Daerah, Patuhi Ulama Ketimbang Parpol
apahabar.com

Nasional

Dua Nama Jadi Kandidat Kuat MPR, Siapa Mereka?
apahabar.com

Nasional

Belum Dipastikan Aman, Pemerintah Akan Buka 124 Daerah
apahabar.com

Nasional

Tersangka Pembunuh Levie Bisa Diancam Seumur Hidup
apahabar.com

Nasional

Soal Cadar dan Celana Cingkrang, Komisi VIII Minta Penjelasan Menag
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com