Pemeran Video Syur Sesama Jenis Banjarmasin Bisa Dipidana? Tok! MK Tolak Permohonan Pemohon, Ibu Kota Provinsi Kalsel Sah di Banjarbaru 8 Merek Otomotif Bakal Tampil di GIIAS Medan 2022, Bawa Atmosfer Masa Depan Mulai Pulih dari Situasi Pandemi Covid-19, Jumlah Penumpang Pesawat Mengalami Kenaikan Tok! AKBP AB dan Aipda IR Langgar Disiplin Polri

Warga Nagara Komitmen Tidak Lagi ‘Nyetrum’ Ikan

- Apahabar.com     Selasa, 22 Januari 2019 - 19:47 WITA

Warga Nagara Komitmen Tidak Lagi ‘Nyetrum’ Ikan

Warga masyarakat secara sukarela serahkan mesin setrum penangkap ikan kepada Kapolsek Daha Selatan Iptu Hilmi Wansyah. Foto- apahabar.com/nasrullah

apahabar.com, KANDANGAN – Warga masyarakat desa di Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) berkomitmen untuk tidak lagi menangkap ikan secara ilegal (Illegal Fishing) dengan menggunakan alat setrum.

Komitmen itu mereka tandai dengan menyerahkan alat setrum penangkap ikan ilegal, Selasa (22/1/2019) di Nagara, Kantor Kecamatan Daha Selatan dalam rangka peringatan HUT ke-68 Kecamatan Daha Selatan.

Komitmen ini sepenuhnya usaha warga Daha Selatan, untuk tidak mengulangi perbuatan mereka lagi yang disampaikan melalui masing-masing kepala desanya di hadapan Kapolsek Daha Selatan, Iptu Hilmi Wansyah dan Dandim 1003/Kandangan Letkol (Inf) Suhardi Aji S.

Disaksikan Bupati HSS, H Akhmad Fikry, Wakil Bupati H Syamsuri Arsyad, Ketua DPRD, H Akhmad Fahmi, Camat Daha Selatan, H Akhmad Sapuan, dan seluruh peserta undangan yang hadir.

Bupati HSS, H Akhmad Fikry menyatakan, bahwa hari ini mereka melihat komitmen luar biasa dari masyarakat Daha Selatan melalui kepala desanya masing-masing untuk tidak lagi menggunakan alat penyetrum yang dilarang dalam menangkap ikan, selain itu generasi mudanya bebas dari narkoba.

Jika Kandangan berkomitmen bebas dari rentenir, dan warga Daha Selatan komitmen tidak lagi menangkap ikan secara ilegal dengan alat yang dilarang dan jauh dari narkoba.

“Mudah-mudahan gelora semangat ini terus bisa menjadi semangat bagi masyarakat lain dalam melestarikan lingkungan menjadi lebih baik kedepan,” kata Akhmad Fikry

Seperti diketahui, umumnya warga daerah Daha Selatan kesehariannya sejak dulu berprofesi pencari ikan dan hidup terpencar di tengah-tengah lingkungan rawa perairan.

Kalau dulu mereka menjala dalam menangkap ikan. Sebagian mereka dalam menangkap ikan menggunakan alat setrum.

“Pemerintah daerah seperti polsek dan kecamatan masih terus melakukan pendekatan kepada masyarakat dan memberikan sosialisasi agar tidak lagi menggunakan alat setrum, dalam menangkap ikan karena termasuk illegal fishing.

Karena itulah warga secara sukarela menyerahkan alat penangkap ikan yang dilarang itu terhadap aparat kepolisian,” kata Mang Ian warga Nagara.

Reporter: Nasrullah
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Judi Online

Tak Berkategori

Asyik Layani Pelanggan, Agen Judi Online Sungai Riam Disikat Polsek Pelaihari
apahabar.com

Tak Berkategori

Kuasai Ratusan Gram Sabu, Pria Paruh Baya di Banjarmasin Ditangkap

Tak Berkategori

Terbaru, Ini Daftar Korban Laka Maut di Balikpapan

Tak Berkategori

Puluhan Dosen Uniska Jalani Pembekalan Sebelum Mahasiswa Terjun KKN
apahabar.com

Tak Berkategori

Siap-Siap, Mama Lita Bakal Buka Tudung di Banjarbaru

Tak Berkategori

Pjs Wali Kota Banjarbaru Inspeksi Mendadak ke Kecamatan dan Kelurahan
apahabar.com

Tak Berkategori

Postingan Ardhito Pramono Trending di Twitter Jadi Cibiran, Baskara Putra Vokalis Band Hindia Merespon
Kebakaran Banjarbaru

Tak Berkategori

Dikira Orang Mabuk, Ternyata Api Mengamuk di Komet Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com