‘Olahraga’ Malam, Ratusan Pemuda di Tapin Arak Motor Sampai Polres CEK FAKTA: Covid-19 Jadi Ladang Bisnis RS di Banjarmasin? Duh, Zona Hitam Covid-19 di Banjarmasin Bertambah! Selama Pandemi, Biaya Operasional Bekantan Kalsel Kian Melonjak Belasan Warga Kalsel Terimbas Penyusutan Karyawan Lion Air




Home Pemkab Tanah Bumbu

Rabu, 9 Januari 2019 - 11:06 WIB

Warga Pendatang di Tanbu Wajib Tes HIV/AIDS

Redaksi - Apahabar.com

Stop HIV/AIDS. Foto - Warta Desa

Stop HIV/AIDS. Foto - Warta Desa

apahabar.com, BATULICIN – Meski terhitung sebagai kabupaten baru di Kalimantan Selatan, tetapi ranking penderita AIDS di Kabupaten Tanah Bumbu terbilang tinggi.

Data dari Dinas Kesehatan Tanah Bumbu menyebutkan, sejak 2003 hingga 2018, penderita HIV/AIDS di Kabupaten Tanah Bumbu mencapai 401 orang.

Letak geografis Kabupaten Tanah Bumbu yang strategis dan menjadi tujuan utama migrasi penduduk dituding menjadi salah satu penyebabnya.

Untuk menekan angka penderita HIV/AIDS dan meminimalisir penyebarannya, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu akan mewajibkan setiap warga pendatang yang masuk dan berencana menetap di Bumi Bersujud untuk mengikuti tes HIV/AIDS.

“Rencananya begitu. Tapi kita masih berkonsultasi ke Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Jakarta,” sebut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tanah Bumbu, Kursani, kepada apahabar.com, Rabu (9/1).

Baca juga :  Disdukpencapil Tanbu Segera Buka Pelayanan di Kantor dengan Syarat

Baca Juga: Gus Muwafiq Safari Dakwah ke Tanbu, Ini Jadwalnya

Menurut Kursani, konsultasi itu diperlukan agar Pemkab Tanah Bumbu tidak dinilai mengeluarkan kebijakan secara sepihak. Di Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, pihaknya juga akan berkonsultasi apakah kebijakan ini tidak bertentangan dengan aturan lain atau tidak.

Kursani mengakui, kebijakan ini akan menuai pro dan kontra. Namun, hal ini dilakukan untuk membentengi masyarakat Tanah Bumbu dari penyakit HIV/AIDS.

Baca juga :  Disdukpencapil Tanbu Segera Buka Pelayanan di Kantor dengan Syarat

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tanah Bumbu juga akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan jika kebijakan ini benar-benar dijalankan pada 2019.

Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tanah Bumbu, ada 9.815 warga pendatang di Tanah Bumbu pada 2018. Warga pendatang terbanyak berasal dari Jawa Timur yang berjumlah 1.221 orang, diikuti Sulawesi Selatan 645 orang, dan Kalimantan Timur sebanyak 536 orang.

Baca Juga: Cuncung Syafruddin H Maming, Wujudkan Jembatan Kotabaru – Batulicin dan Jalan Tol Batulicin – Banjarmasin (bagian 2 habis)

Reporter: Puja Mandela
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Dongkrak Sektor Pariwisata, Peran Duta Wisata Masih Dianggap Penting
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Raih Opini WTP
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

42 Kepala Desa Terpilih Diberikan Pembekalan
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Bawaslu Tanbu Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dengan Kelompok Strategis
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes, Pemkab Tanbu Kembangkan Gula Semut
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

HIPMI Peduli Tanah Bumbu Salurkan Bantuan
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Gus Muwafiq Soroti Fenomena Era Millenial
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Guru Diimbau Berikan Hukuman Mendidik kepada Murid
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com