Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Zainal Tak Bisa Jualan Lantaran Kampung Jawa Tergenang Air

- Apahabar.com Kamis, 24 Januari 2019 - 16:00 WIB

Zainal Tak Bisa Jualan Lantaran Kampung Jawa Tergenang Air

Kondisi salah satu Rumah Warga RT 02 Kampung Jawa, Kelurahan Jawa, Martapura, Kamis (24/1). Foto-apahabar.com/Reza Rifani

apahabar.com, MARTAPURA – Sudah hampir dua hari ini, sejumlah wilayah di Martapura tergenang air setinggi lutut orang dewasa. Diduga lantaran debit air sungai Pengaron atau yang sering dikenal Sungai Pinggiran yang meningkat.

Sejak Selasa (22/1) tinggi air mengalami kenaikan Kamis (24/1) siang. Menurut Jairin, salah satu warga Jalan Cempaka Tunggul Irang Ilir, Martapura, air mulai naik ke permukaan sejak tadi malam sekitar pukul 23:00 Wita.

“Malam tadi di jalan masih di bawah lutut tapi siang ini sudah hampir lutut,” ucap Jairin kepada wartawan apahabar.com, siang tadi.

Jairin menyebutkan bahwa pihak BPBD Banjar sudah ada memantau ke titik lokasi tergenang, namun pada waktu air masih rendah.

“Pagi tadi kata warga sekitar ada dari pihak BPBD Banjar mengecek lokasi di sekitar sini, namun pagi tadi banjir masih belum sampai lutut,” terangnya.

Baca Juga: Penanganan Banjir Masuk Musrenbang Pemurus Dalam

Dari pantauan apahabar.com ada beberapa titik yang tergenang meliputi dari Kelurahan Jawa, Tunggul Irang Ilir, Tunggul Irang Ulu dan Bincau. Bahkan, sampai siang ini air sudah hampir memasuki rumah warga Kampung Jawa RT 02.

Sementara itu, Zainal Abidin salah satu warga setempat mengatakan bahwa air tersebut sudah dua hari yang lalu naik. Akibatnya dia tidak bisa menjual sayur keliling dari kampung ke kampung lain.

“Dampak dari naiknya air ini, saya tidak bisa meninggalkan rumah untuk berjualan sayur. Takut waktu saat ditinggalkan air masuk kedalam rumah, karena dari perkiraan akan naik terus,” katanya.

Zainal berharap adanya bantuan dari pemerintah, karena dari luapan air tersebut bisa mengakibatkan penyakit.

“Semoga ada bantuan dari pemerintah terutama obat-obatan biasa air yang naik ini mengakibatkan gatal-gatal,” ucapnya.

Reporter: Reza Rifani
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bangun Infrastruktur di Kotabaru, Sebuku Cairkan Rp 700 M
apahabar.com

Kalsel

Warga Kuin Cerucuk Keluhkan Kondisi Sungai ke DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Memajukan Wisata di Batola, Masyarakat Juga Berperan

Kalsel

Sebelum Damai dengan Julak Larau, Rizwan Mimpi Bersua Sang Ayah Anang Ardiansyah
apahabar.com

Kalsel

Alasan Mencengangkan Disdik Mengapa Anak SMP di Banjarmasin Harus Sekolah Tatap Muka
apahabar.com

Kalsel

Masalah Keluarga yang Tak Kunjung Usai, Selesai di Tangan Bhabinkamtibmas Polsek Amuntai
apahabar.com

Kalsel

Idulfitri Berdarah di Banjarmasin, Pria di Banyiur Tak Sadarkan Diri

Kalsel

Habib Banua Turun Gunung, Nyalon Wali Kota Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com