BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

5 Tahun Idap Gagal Ginjal, Syifa Tak Bisa Beranjak dari Kasur

- Apahabar.com Jumat, 22 Februari 2019 - 15:09 WIB

5 Tahun Idap Gagal Ginjal, Syifa Tak Bisa Beranjak dari Kasur

Syifa Amalia Putri didampingi ibunya, Siti Aisyah. Foto-apahabar.com/Tania

apahabar.com, BANJARMASIN – Malang nian nasib Syifa Amalia Putri (11). Keceriaan pelajar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Sungai Lulut, Kabupaten Banjar ini direnggut paksa penyakit gagal ginjal yang diidapnya sejak 5 tahun lalu.

Di usia 6 tahun, rutinitasnya melakukan kemoterapi dan cuci darah harus ia lakukan. Bukannya membuat Syifa membaik, malah justru membuatnya jera. Lantaran, obat-obatan yang masuk membuat tubuhnya semakin lemah.

Puncaknya ketika Syifa harus menahan sakit akibat efek dari penyakit yang dideritanya. Racun yang keluar melalui pori-pori tubuhnya, membuat kulit anak yang duduk di bangku kelas lima ini melepuh dan mengeluarkan cairan.

“Syifa suka menangis, saking tidak tahan atas sakit yang dideritanya,” ujar ibu kandung Syifa, Siti Aisyah saat disambangi apahabar.com di kediamannya, Jum’at (22/2) siang.

Belakangan sejak 7 bulan sudah Syifa terpaksa berbaring di tempat tidur. Penyakit gagal ginjal yang dideritanya membuatnya sulit untuk bergerak, bahkan untuk duduk pun sulit.

“Sekitar 7 bulanan Syifa sudah tidak bisa bergerak. Duduk susah, apalagi untuk berjalan,” ucapnya murung.

apahabar.com

Siti Aisyah ibunda Syifa Amalia Putri. Foto-apahabar.com/Tania

Meskipun Dokter di Rumah Sakit menginginkan Syifa untuk cuci darah, Aisyah mengaku anaknya sudah enggan untuk cuci darah. Sekarang Syifa pun melakukan pengobatan tradisional dengan menggunakan jamu tradisional, hingga herbal yang didatangkan dari Pulau Sumatera.

“Alhamdulillah, tanpa cuci darah dan hanya dengan pengobatan tradisional, keadaan Syifa sudah mulai membaik. Dan juga berkat kepedulian warga, kami mendapat bantuan berupa jamu itu dari Medan. Baru 3 hari, hasilnya mulai kelihatan. Kulitnya yang melepuh kini mulai kering,” ungkapnya.

Saat ditanya, apakah ada bantuan dari pemerintah setempat, Aisyah mengaku pemerintah sudah datang dan memberikan bantuan berupa kursi roda. Dan memang alat ini yang sangat diinginkan anaknya.

“Syifa sangat ingin kursi roda, biar enak. Mungkin bosan berada dalam kamar, namun skrg Syifa belum bisa menggunakan kursi roda itu dulu,” jelasnya.

Rupanya warga sekitar iba dan bergantian mendatangi kediaman Syifa di Komplek Graha Sejahtera Blok J Nomor 12 Sungai Lulut, Kabupaten Banjar. Hal itu membuat bantuan untuk Syifa berdatangan.

“Alhamdulillah selain bantuan dari pemerintah, masyarakat pun juga banyak. Minta doanya kepada seluruh warga untuk kesembuhan anak saya,” harapnya.

Reporter: Tania Anggrainy
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dokter Gadungan Beraksi Lagi, Gadis Bati-Bati Jadi Korban
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, 9 Wilayah Kalsel Berpotensi Hujan dan Angin Kencang
apahabar.com

Kalsel

Polres Tapin Beri Kado Istimewa Buat Warga Kelahiran 1 Juli
apahabar.com

Kalsel

TKD Jokowi-Ma’ruf Kalsel Nilai Keputusan Muhidin Tepat

Kalsel

Semarak Agustusan di Batola, Balogo hingga Lomba Jukung Berlatar Jembatan Ambruk
apahabar.com

Kalsel

MAN 1 HST Gelar Lomba Sekolah Sehat (LSS) dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Tingkat Nasional
apahabar.com

Kalsel

Breaking News: Bocah Tewas Tenggelam di Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Terpapar Asap Pembakaran, Warga Minta RSUD Abdul Aziz Tanggung Jawab
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com