Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Akan Bertemu Lagi, Ini Kata Trump Tentang Kim Jong Un

- Apahabar.com Selasa, 26 Februari 2019 - 18:11 WIB

Akan Bertemu Lagi, Ini Kata Trump Tentang Kim Jong Un

Presiden Donald Trump melambaikan tangan ketika naik ke Angkatan Udara Satu untuk perjalanan ke Vietnam untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Senin, 25 Februari 2019, di Pangkalan Angkatan Udara Andrews, Md. Foto-AP

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akan mengalami “pertemuan yang luar biasa”.

Dilansir dari CNBC Indonesia, ia menyampaikan hal itu kepada wartawan di dalam pesawat kepresidenan Air Force One yang menuju Vietnam jelang pertemuan keduanya dengan Kim.

Dalam twit-nya pada Senin (25/2/2019), ia menekankan manfaat bagi Korea Utara jika negara itu melepaskan senjata nuklirnya.

“Dengan Denuklirisasi penuh, Korea Utara akan dengan cepat menjadi Pendorong Ekonomi. Tanpanya, kondisinya akan sama saja. Pemimpin Kim akan membuat keputusan yang bijaksana!” tulis Trump, dilansir dari Reuters, Selasa (26/02/2019).

Dalam sebuah pidato pada Minggu malam, Trump tampaknya mengecilkan harapan akan tercapainya terobosan besar dalam pertemuan tingkat tingginya di Hanoi. Ia mengatakan akan senang selama Korea Utara mempertahankan jeda dalam pengujian senjatanya.

“Saya tidak terburu-buru. Saya tidak ingin memburu-buru siapapun,” katanya. “Saya hanya tidak ingin ada pengujian. Selama tidak ada pengujian, kami senang.”

Baca Juga: Kim Jong-un Peringatkan AS, Korut Bisa ‘Berubah Arah’

Korea Utara melakukan uji coba nuklir terakhir pada September 2017 dan terakhir menguji coba rudal balistik antarbenua pada November 2017.

Para analis mengatakan kedua pemimpin harus bergerak melampaui simbolisme dalam pertemuan keduanya.

“Tugas paling mendasar namun mendesak adalah mencapai pemahaman bersama tentang apa yang akan terjadi dari denuklirisasi,” kata Gi-Wook Shin, direktur Pusat Penelitian Asia-Pasifik Stanford.

“Ambiguitas dan ketidakjelasan dari istilah ‘denuklirisasi’ hanya memperburuk skeptisisme tentang komitmen AS dan Korea Utara terhadap denuklirisasi.”

Sementara Amerika Serikat menuntut agar Korea Utara menyerahkan semua program nuklir dan misilnya, Korea Utara ingin melihat penghapusan payung nuklir AS untuk Korea Selatan.

Seorang juru bicara kepresidenan Korea Selatan mengatakan kepada wartawan di Seoul pada Senin bahwa kedua pihak mungkin dapat menyetujui pengakhiran resmi Perang Korea, yang saat ini baru sebatas gencatan senjata dan bukan perjanjian damai. Deklarasi ini adalah sesuatu yang telah lama dicari Korea Utara.

Sementara perjanjian perdamaian formal mungkin masih jauh, kedua belah pihak telah membahas kemungkinan deklarasi politik yang menyatakan bahwa perang berakhir.

Baca Juga: Surati Presiden Moon, Kim Jong-Un Dorong Denuklirisasi Semenanjung Korea

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Internasional

Nama Presiden Joko Widodo Diabadikan Jadi Nama Jalan di Uni Emirat Arab
apahabar.com

Internasional

Corona Terjang Dunia, Kasus Positif Sudah Tembus 10 Juta
apahabar.com

Internasional

Pesta Pernikahan Picu Lonjakan Baru Kasus Covid-19 di Iran
apahabar.com

Internasional

Jika Darurat, Korsel Setujui Obat Remdesivir untuk Pasien Covid-19
apahabar.com

Internasional

China Temukan Virus Corona di Kemasan Daging Impor Brazil
apahabar.com

Internasional

Jaga Jarak 6 Kaki! Covid-19 Makin Gampang Menular lewat Udara
apahabar.com

Internasional

Capai 1,7 Juta Kasus, Brazil Catat 67.964 Kematian akibat Covid-19
apahabar.com

Internasional

Dikecam Banyak Pihak, Erdogan: Hagia Sophia Kedaulatan Turki
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com