Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB

Akbar Tandjung Optimis Golkar Akan Bangkit di Pemilu Nanti

- Apahabar.com Minggu, 24 Februari 2019 - 13:47 WIB

Akbar Tandjung Optimis Golkar Akan Bangkit di Pemilu Nanti

Ratusan Caleg Lintas Legislatif Kalimantan selatan mendapat arahan dari Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Akbar Tandjung.Foto-apahabar.com/ Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Golkar, Akbar Tandjung optimis Partai Golongan Karya (Golkar) akan kembali memenangkan pemilu di tahun 2019 ini.

Hal itu disampaikannya dalam pidato politik di Sekretariat DPD Golkar, Jl Lambung Mangkurat Banjarmasin.

“Saya yakin, Partai Golkar akan bangkit lagi. Pemikiran akan maju lagi dan Insya Allah Golkar akan menang dalam pemilu nanti,” katanya saat memberikan arahan pada 500 caleg di Kalimantan Selatan, Minggu (24/2).

Di hadapan kader calon legislatif DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten Kota Kalimantan Selatan, Akbar Tandjung mengenang perjalanan Partai Golkar di masa pemerintahan Indonesia dulu.

Jatuh-bangun partai berlambang pohon beringin itu, menurut Akbar menjadi modal untuk menghadapi masa-masa yang akan datang.

Dalam pidato politiknya tersebut, politikus senior itu juga menyentil pandangan politik Golkar terhadap ideologi komunis. Golkar disebutkan Akbar, lahir untuk mempertahankan ideologi bangsa, yakni Pancasila, dari gempuran ide-ide terlarang seperti komunisme, marxisme, dan leninisme.

“Golkar itu lahir dalam rangka membela, mempertahankan, mengamankan Pancasila dari kekuatan-kekuatan yang ingin mengubah Pancasila. Oleh karena itu, dalam mempertahankan Pancasila, sangat penting bagi kita untuk mengamalkan Pancasila,” ujar Akbar.

Akbar mengingat, Golkar lahir pada 20 Oktober 1964. Masa itu adalah  masa-masa ketika Partai Komunis Indonesia (PKI) berusaha membawa aliran-aliran komunisme di tengah masyarakat.

Golkar, sambungnya, adalah Partai yang mempertahankan Pancasila di balik kekuatan-kekuatan yang ingin mengubah Pancasila.

Oleh sebab itu, Menpora pada era Presiden Soeharto itu menyayangkan jika ada pihak-pihak yang berusaha memunculkan kembali ideologi yang tidak sejalan dengan dasar negara tersebut. Misalnya, dalam kasus terbaru, maraknya buku berunsur PKI yang beredar di Indonesia.

Padahal undang-undang, bahkan ketetapan MPR, jelas-jelas melarang penyebaran ajaran, seperti komunisme, marxisme, dan leninisme. Dia pun menilai wajar jika aparat penegak hukum melakukan penertiban.

Baca Juga: Besaran Biaya Perserta Kampanye Belum Ditetapkan

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Rabu Depan, Dua Kader DPD PDIP Diajukan ke DPP Sebagai Wakil Ketua DPRD Kalsel
apahabar.com

Politik

Duet Sahbirin-Muhidin, PDIP Kalsel: Kami Juga Punya Nama!
apahabar.com

Politik

Jokowi: Mengelola Negara Ini Tidak Gampang, Perlu yang Pengalaman
apahabar.com

Politik

Pilbup Banjar: Guru Ali Sudah Dipinang, Petahana Masih “Menjomblo”
apahabar.com

Politik

Pernah Dukung Prabowo, Ini Alasan Putra Mbah Moen Pindah ke Jokowi

Politik

Resmi, Sandiaga Uno Dukung Cuncung-Alpiya di Pilbup Tanbu 2020
apahabar.com

Politik

Jabatan Wakil Bupati Kukar Akhirnya Terisi
apahabar.com

Politik

Habib Ahmad Ahdal: Ratusan Ulama – Habaib Siap Menangkan Paslon H Rusli – Guru Fadhlan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com