Pandemi Covid-19, Wakil Rakyat Banjarmasin Malah Minta Mobil Baru Gegara Bakar Sarang Tawon, Rumah di Balikpapan Baru Nyaris Ludes Patroli Gabungan di Tabalong, Petugas Sita Puluhan Elpiji 3 Kg! Catat! Lansia di Banjarmasin Bisa Batal Divaksin Covid-19, Berikut Alasannya Babak Baru Gugatan Class Action Banjir Kalsel, Tim Surati Presiden Jokowi

Apa Kabar Kota Tua Kampung Sungai Jingah Banjarmasin?

- Apahabar.com Sabtu, 2 Februari 2019 - 19:26 WIB

Apa Kabar Kota Tua Kampung Sungai Jingah Banjarmasin?

Bangunan bersejarah (Rumah Banjar) Kampung Sungai Jingah, di Kelurahan Surgi Mufti, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Muhammad Robby

SIAPA yang tak kenal dengan Sungai Jingah? Sebuah perkampungan yang berada di tepian Sungai Martapura. Atau tepatnya di Kelurahan Surgi Mufti, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.

MUHAMMAD ROBBY, BANJARMASIN

Sungai Jingah menyimpan banyak ragam budaya khas Banjar. Dari bangunan bersejarah (Rumah Banjar), kuliner, sasirangan dan makam keramat Syekh Surgi Mufti Jamaluddin.

Tak heran, apabila Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin getol berencana menjadikan daerah itu sebagai Wisata Kota Tua Kampung Sungai Jingah, seperti halnya kampung tua di Jakarta.

Kekayaan budaya itu memantik Wartawan Apahabar.com untuk segera bertandang ke lokasi tersebut. Membuktikan langsung tentang keindahan kultur masyarakat khas Banjar tempo dulu. Banyak pertanyaan tentang lokasi kampung tua yang konon pula kampung tertua di wilayah kota berpenduduk sekitar 600 ribu jiwa itu.

Dengan menggunakan sepeda motor. Pagi itu menjelang siang dengan langit yang sedikit mendung bercampurkan awan hitam, Apahabar.com mencoba menelusuri kekayaan budaya yang tersirat maupun tersurat di balik aktivitas masyarakat Sungai Jingah.

Kaca helm sengaja tak ditutup. Dengan maksud melempar senyum kepada masyarakat. Bukan cari sensasi atau tebar pesona, melainkan wujud ramah tamah. Begitulah yang dimaksud kultur masyarakat Banjar.

Kedua mata terus melirik, ke kiri maupun ke kanan. Sungguh bukan sebuah fiksi atau hikayat belaka, bangunan bersejarah rumah tua khas Banjar sangat nyata terlihat. Ya, rumah panggung dengan bubungan nan tinggi. Bahkan, masih ada rumah pusaka yang berdiri tegak dari 1925 silam. Meski sebagian bangunan telah bertransformasi menjadi semi modern.

Wartawan Apahabar.com sempat terhipnotis dengan eksotis bangunan bersejarah. Tak sedikit pula kondisi miris membuat apahabar.com menggelengkan kepala. Lantaran sebagian bangunan bersejarah tampak reot seperti tak terurus, atau dibiarkan tidak meninggalkan sisi sejarahnya bangunan tua.

“Beberapa kali dari Pemerintah kota (Pemko) melakukan pendataan terkait rencana renovasi rumah bersejarah. Namun sampai saat ini masih belum ada realisasinya,” ucap salah seorang warga bernama Jauhari sedikit berbisik kepada apahabar.com, Sabtu (2/2/2019).

Baca Juga: Ini 5 Destinasi Wisata di Papua yang Menarik Untuk Dikunjungi

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Diproduksi Terbatas, Berikut Harga Honda CBR250 Garuda x Samurai
apahabar.com

Gaya

Mengkonsumsi Kopi dapat Mencegah Penyakit Parkinson
apahabar.com

Gaya

Tips Keselamatan Berkendaraan Saat Musim Hujan
apahabar.com

Gaya

Ramai-Ramai RS Setop Layani Pasien BPJS Kesehatan
Ini Alasan Kenapa Harus Pakai Masker

Gaya

Ini Alasan Kenapa Harus Pakai Masker
Kasumbi

Gaya

Film ‘Kasumbi’ Tayang Malam Ini, Saksikan Siaran Langsungnya!
apahabar.com

Gaya

Asyik, Facebook Luncurkan Aplikasi Musik Collab
apahabar.com

Gaya

Cuma di Mercure Banjarmasin, Modal Seribu Bisa Makan Sepuasnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com