ga('send', 'pageview');
Dulu Bugar, ‘Kai Api’ Kini Ringkih di RS Ansari Saleh Lagi, Covid-19 Renggut Nyawa Nakes di Puskesmas Banjarmasin Resmi, Wali Kota Banjarmasin Terbitkan SE Tahun Ajaran Baru Respons Epidemiolog, Kalsel Tembus 4 Ribu Kasus Covid-19 Kreatif di Tengah Pandemi, Yuk Intip Produk Andalan Srikandi Kotabaru




Home Kaltim

Selasa, 26 Februari 2019 - 18:01 WIB

Badak di Kalimantan Diselamatkan

Redaksi - Apahabar.com

Badak sumatra yang ditemukan di Kalimantan Timur pada Novermber 2018 dan diberi nama Pahu.Foto/ doc BKSDA/Sumatran Rhino Rescue

Badak sumatra yang ditemukan di Kalimantan Timur pada Novermber 2018 dan diberi nama Pahu.Foto/ doc BKSDA/Sumatran Rhino Rescue

apahabar.com, SENDAWAR – Dini hari itu, Pahu masih terjaga. Ia terlihat bersemangat menapaki sekeliling kandang sementara atau boma di Hutan Kelian Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Sesekali, dia terlihat mengendus sekaligus mencungkil tanah mempergunakan moncongnya di kubangan lumpur. Kegiatan Pahu itu terekam melalui kamera yang ditaruh di pagar kandang pada pertengahan bulan ini.

Perkenalkan. Pahu. Badak betina penghuni kandang di Hutan Kelian. Pahu ada di kandang setelah ditemukan terperangkap lubang jebakan di sekitar Sungai Pahu, Kutai Barat pada November 2018. Sungai Pahu menjadi inspirasi nama badak berbobot 356 kilogram itu.

Dikutip Beritagar.id, Pahu termasuk rumpun badak sumatra alias decerorhinus sumatrenis meski tinggal di Kalimantan. Badak sumatra merupakan jenis satwa langka yang termasuk kategori critically endangered menurut organisasi konservasi dunia IUCN. Jumlahnya diperkirakan kurang dari 100 ekor.

Rabu (13/2/2019) pagi, Pahu bersiap untuk sarapan. Pawang badak datang sembari membawa keranjang pakan. Sang pawang mencicit menirukan bunyi yang disuarakan badak.

“Kadang kala suaranya seperti kicauan burung,” kata Koordinator Tim Rescue Badak Kalimantan, Arif Rubianto.

Seolah paham panggilan makan, Pahu setengah berlari tergesa memasuki kandang perawatan. Pahu pun lahap menikmati pakan tumbuhan segar kegemarannya.

Pahu gemar menikmati ragam pakan dedaunan dan buah buahan khas Kalimantan.

Makanan kesukaannya adalah rumpun semak, akar pohon (liana) dan buah nangka.

Ketika Pahu tengah asyik bersantap dimanfaatkan tim medis mengobservasi kesehatan fisiknya. Seluruhnya diperiksa. Ujung kepala hingga setiap pangkal buku kakinya.

Kesimpulannya, Pahu dalam kondisi prima. Kesehatannya terus membaik. Bobotnya menunjukkan peningkatan signifikan, 356 kilogram. Tiga bulan sebelumnya, bobot Pahu hanya 320 kilogram.

Selama tiga bulan terakhir, Pahu memperoleh penanganan khusus dari tim medis maupun pawang. Mereka inilah yang terus mengurusi seluruh kebutuhan Pahu.

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Korban Terakhir Ledakan Kapal Bermuatan Elpiji Ditemukan
apahabar.com

Kaltim

Gubernur Kaltim Carikan Solusi Internasional Direct Call
apahabar.com

Kaltim

Hut Kaltim ke 62, Berjuang untuk Kaltim Berdaulat
apahabar.com

Kaltim

Kabupaten Termuda di Kaltim Hijau, Balikpapan Merah
apahabar.com

Kaltim

Perlu Ratusan Juta untuk Tes Urine PNS-THL di Penajam

Kaltim

Didemo, Gubernur Kaltim Serap Aspirasi dari Kegubernuran
apahabar.com

Kaltim

Demo Penajam, Ratusan Buruh Geruduk Kantor Bupati
apahabar.com

Kaltim

Tunggakan Iuran BPJS Mandiri Penajam Tembus Miliaran Rupiah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com