Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam! 2 Saudaranya ‘Dipocong’ Hidup-Hidup, Saksi Kunci Pembunuhan Bocah di Benawa HST Trauma

Bagasi Berbayar Pengaruhi Sektor Pariwisata

- Apahabar.com Senin, 4 Februari 2019 - 11:59 WIB

Bagasi Berbayar Pengaruhi Sektor Pariwisata

Pasar Terapung Lok Baintan salah satu objek pariwisata di daerah ini yang kemungkinan kena dampak bagasi berbayar. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Penerapan bagasi berbayar yang telah ditetapkan sejumlah maskapai penerbangan Indonesia nampaknya mulai menyenggol sektor Pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan menyebut, kebijakan yang ditetapkan pada maskapai paling ekonomis tentu berdampak pada berbagai sektor, termasuk jumlah wisatawan dan mengurangi pendapatan asli daerah.

“Jelas ada pengaruhnya, pada wisatawan nusantara dan mancanegara yang berkunjung. Pariwisata ini kan multi sektor, termasuk mengurangi pemasukan daerah,” ujar Dahnial Kifli, Senin (2/4).

Baca Juga: Deputi Gubernur BI Ajak Menanam Durian di Lahan RPL

Dahnial menambahkan, selain akan menyenggol penghasilan daerah, penurunan jumlah wisatawan juga akan mempengaruhi pendapatan masyarakat khususnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Walau belum bisa memperlihatkan detil jumlah penurunan wisatawan di Kalimantan Selatan, Pemerintah Provinsi Kalsel akan memberikan penyegaran berupa pelatihan pada pelaku pariwisata yang ada 13 kabupaten/kota.

“Tidak hanya di Indonesia, kita juga akan menjual promosi di luar negeri,” sambungnya.

Dia juga mengimbau supaya masyarakat lokal tidak terlalu jauh berwisata ke daerah lain, karena di Kalsel sendiri juga masih banyak tempat-tempat wisata yang punya tarap internasional.

Seperti misalnya Pasar Terapung, Lok Baintan,Kabupaten Banjar. Tempat wisata ini paling di lirik jika wisatawan mampir ke Banjarmasin.

Dari hasil pantauan media ini di lapangan, semenjak diberlakukan bagasi berbayar masih tidak terlihat ada penurunan wisatawan yang berkunjung ke Pasar Terapung ini.

Masih terlihat ada beberapa wisatawan asing lokal yang datang.

“Kalau awal tahun memang agak sepi, masuk bulan Februari wisatawan biasanya akan ramai,” ujar salah seorang pedagang Pasar Terapung.

Baca Juga: Di Depan Ratusan Pimpinan Ponpes Kalsel, Deputi Gubernur BI Bicara Ekonomi dan Keuangan Syariah

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif 

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Jokowi Datang, Anggota DPRD Kalsel Harap Realisasi PSN
apahabar.com

Ekbis

Libur Natal, Bandara Syamsudin Noor Kebanjiran Penumpang
apahabar.com

Ekbis

BI Pastikan Cadangan Devisa Cukup untuk Kawal Rupiah
apahabar.com

Ekbis

Ikuti Bursa Asia, IHSG Awal Pekan Berpeluang Menguat
apahabar.com

Ekbis

Emas Berjangka Jatuh Akibat Dolar Menguat
apahabar.com

Ekbis

FESyar KTI Banjarmasin Berpotensi Rp1,4 T dari Business Matching
apahabar.com

Ekbis

Lampaui Target BBM Satu Harga, Pemerintah Apresiasi Kinerja Pertamina
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Masih Terdampak Kekhawatiran Atas Virus Corona di China
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com