91 Persen Pasien Covid-19 di Kalsel Sembuh Jadwal Liga Inggris Sheffield United vs Man City Malam Ini, Live Streaming Mola TV, Guardiola Tanpa Aguero! Video Viral Pria Bawa Jenazah Ibunya Pakai Motor di Atas Bronjong, Sang Perekam pun Ketakutan! Video Detik-detik Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Mekkah dengan Kecepatan Tinggi Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya

Bawaslu Kembali Ingatkan Sanksi Pelanggaran Kampanye

- Apahabar.com Sabtu, 23 Februari 2019 - 17:07 WIB

Bawaslu Kembali Ingatkan Sanksi Pelanggaran Kampanye

Ilustrasi logo Bawaslu. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Hingga kini Bawaslu Kota Banjarmasin masih belum menemukan bentuk pelanggaran kampanye berat perserta Pemilu. Kendati demikian, mereka kembali mengingat aturan dan sanksi dalam masa kampanye yang berlangsung sampai 13 April 2019 nanti.

Seperti keputusan KPU RI nomor :278/PI.02.4-Kpt/06/KPU/I/2019 tentang biaya makan, minum dan transportasi peserta kampanye, bahwa peserta Pemilu dilarang diberikan berbentuk uang kepada peserta kampanye.

“Dalam metode kampanye itu sudah diatur, seperti pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, rapat umum, dan kegiatan lainnya dan harus membuat Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) kepada kepolisian,” terang Komisioner Bawaslu Banjarmasin, Subhani kepada apahabar.com.

Menurutnya, apabila ada hal-hal yang tidak sesuai dengan larangan di peraturan perundang-undangan, maka bisa dilakukan pencegahan terlebih dahulu.

Baca Juga: Dugaan Pelanggaran Wabup Banjar, Bawaslu: Tidak Ditemukan Dugaan Pelanggaran

Namun terang alumni UIN Antasari Banjarmasin, apabila ketahuan melanggar, maka sanksi adanya pemberian uang kepada peserta Pemilu tertuang dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 523 ayat 1 j.o 280 Ayat 1 huruf j, ancaman pidana 2 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 24 juta.

Tetapi karena peraturan KPU RI pada 26 Januari 2019 silam tersebut baru keluar, maka belum ditemukan pelanggaran mengenai aturan memperbolehkan pemberian uang kepada peserta kampenya.

“Setiap pelaksana peserta atau tim kampanye pemilu, sengaja atau tidak memberikan uang maupun materi lainnya sebagai imbalan kepada peserta kampanye pemilu secara langsung dan tidak langsung terancam sanksi itu,” terangnya.

Baca Juga: Bawaslu Copot 800 APK Yang Menyalahi Aturan

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Teka-Teki Bacalon yang Bakal Diusung Gerindra di Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Pileg dan Pilpres 2019, KPU Kalsel Larang Calon Senator Nimbrung
apahabar.com

Politik

KPU Nyatakan Berkas Bupati Ansharuddin Komplit, ANIS Siap Menangi Pilbup Balangan 2020
apahabar.com

Politik

Pilkada Banjarbaru, Pengamat Sayangkan Gerindra Tak Usung Kader Sendiri
apahabar.com

Politik

Kawal Ketat Pilwali Banjarmasin 2020, KPU Batasi Jumlah Kerumunan Massa
apahabar.com

Politik

Pernah Dukung Prabowo, Ini Alasan Putra Mbah Moen Pindah ke Jokowi
apahabar.com

Politik

4 Partai Resmi Deklarasikan Dukungan untuk Denny-Difri
apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarmasin 2020, Haris Makkie: Seluruh Paslon Wajib Ditaati Prokes
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com