Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri Esok, Kemenag Kalsel Gelar Rukyatul Hilal di Puncak Gedung Bank Kalsel Selamat..! Tanah Bumbu Raih Peringkat Tiga MTQ Nasional Tingkat Provinsi XXXIII Polisi Kotabaru Tangkap Otak Pembunuhan Brutal di Mekarpura Pemilu Ulang di Banjarmasin Selatan, Cucu Habib Basirih Pinta Jauhi Politik Uang

Begini Riwayat Gelar “Wujud” di Belakang Nama Syekh Abdullah Al Banjari

- Apahabar.com Kamis, 21 Februari 2019 - 11:15 WIB

Begini Riwayat Gelar “Wujud” di Belakang Nama Syekh Abdullah Al Banjari

Syekh Ali Al Banjari anak dari Syekh Abdullah Wujud Al Banjari. Sumber-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Syekh Abdullah Al Banjari adalah seorang ulama asal Banjar yang menetap di Makkah. Ulama ini di kemudian hari mendapat gelar “Wujud” di belakang namanya.

Syekh Abdullah Al Banjari merupakan ulama Karismatik di Makkah Al Mukarromah. Anak dari Qadhi H Mahmud putra Asiah putra Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

Baca Juga: Mengenang Abah Guru Sekumpul (6), “Kebaikan” yang Dinilai Tak tepat oleh Sang Ayah

Beliau melanjutkan tradisi keluarganya, yang menjadi pemuka agama. Ayahnya, Syekh Mahmud Al Banjari merupakan Qadhi di Kesultanan Banjar. Sedangkan datuknya, Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari adalah ulama besar yang juga sempat mengajar di Makkah Al Mukarromah.

Tradisi keluarga itu pun diwariskan Syekh Abdullah kepada anaknya, Syekh Ali Al Banjari. Syekh Ali sendiri juga mengajar di Masjidil Haram di zamannya. Dia diketahui berperan dalam penulisan kitab I’anatuutholibin karya gurunya, Syekh Bakri Syatha. Yakni, sebagai juru tulis.

Anak dari Syekh Ali adalah Tuan Guru H Husin Ali Al Banjari. Guru Husin Ali merupakan pengajar di Pondok Pesantren Darussalam Martapura dan menjadi Katib Nahdlatul Ulama pertama di Kalimantan Selatan.

Sekarang, “warisan” itu turun pada Guru H Muhammad bin Husin bin Ali Al Banjari. Beliau, kini menjabat sebagai Ketua Yayasan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

Baca Juga: Pendulang Emas Terkejut Mendengar Penjelasan Guru Ramli Terkait Lokasi Galian

Dari penuturan Guru H Muhammad Husin inilah diketahui asal-usul gelar “wujud” di belakang nama datuknya, Syekh Abdullah Al Banjari.

Menurut Guru Muhammad Husin, Syekh Abdullah Wujud adalah ulama ahli zikir. Jika beliau sedang berzikir, maka terungkaplah kejadian yang tak lazim bagi pandangan orang awam. Yakni, tubuh beliau tidak lagi bisa dilihat (hilang, red).

“Yang terlihat hanya pakaian dan sorbannya saja,” ujar Guru Muhammad Husin.

Karena keganjilan tersebut, sambung beliau, orang-orang kemudian menjulukinya dengan “Wujud” dibelakang namanya. Yakni sifat Tuhan yang berarti “ada”, karena sempurnanya menenggelamkan diri di sifat Tuhan tersebut, “hilanglah dirinya”.

Syekh Abdullah Wujud Al Banjari wafat di Makkah, dan dimakamkan di Jannatul Mualla. Makam beliau tidak jauh dari makam para ulama asal Indonesia lainnya, seperti makam Syekh Nawawi Al Bantani.

Baca Juga: Mengenang Abah Guru Sekumpul (5), Ejekan yang Menjadi Doa

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Habar

Ajak Jalan Kaki ke Sekumpul, Habib Fathurrahman Punya Misi Tersembunyi
apahabar.com

Habar

Sambut Silaturahmi IPNU-IPPNU, Pengajar Manbaussa’adah; ke-NU-an akan Jadi Mata Pelajaran
apahabar.com

Habar

Habib Ali bin Syekh Abu Bakar Motivasi Warga Tanah Laut untuk Gemar ‘Ibadah’
apahabar.com

Habar

Melihat Abah Guru Sekumpul di Youtube, Ulama Asal Afrika Ini Hadiri Haul
apahabar.com

Habar

Unik, Relawan Posko Samporna Bagikan Tisu Gratis
apahabar.com

Habar

Festival Basirih Akan Hadir di Kota Banjarmasin, Apa Itu?
apahabar.com

Habar

Haul Habib Basirih ke-72, Habib Abu Bakar Mauladdawilah Ingatkan Wanita
apahabar.com

Habar

Besok, Masjid Tertua di Liang Anggang Banjarbaru Tidak Gelar Salat Idul Fitri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com