Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Begini Tanggapan MUI Kalsel Terkait Merayakan “Valentine Day”

- Apahabar.com Kamis, 14 Februari 2019 - 15:02 WIB

Begini Tanggapan MUI Kalsel Terkait Merayakan “Valentine Day”

KH Abdul Hafiz Anshari. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tegaskan perayaaan Valentine Day bukan bersumber dari ajaran Islam. Untuk itu, umat diimbau untuk tidak ikut-ikutan merayakan.

“Seharusnya umat Islam tidak ikut serta merayakan valentine day, karena bukan bersumber dari tradisi Islam,” ucap Wakil MUI Kalsel, KH Abdul Hafiz Anshari kepada apahabar.com, Kamis (14/2).

Baca Juga: Jelang Haul, PD Pasar Bauntung Batuah Beri Sanksi Ini Bagi Pedagang yang “Menaikkan Harga”

Dalam ajaran Islam, KH Hafiz menilai, cinta kasih diterapkan setiap waktu. Tidak mesti harus waktu tertentu, seperti valentine day. Berdasarkan fakta yang diketahui bahwa praktik perayaan valentine day
bertentangan dengan ajaran Islam.

“Karena wujud dari kasih sayang dimaknai dengan perbuatan yang melanggar hukum Islam,” tegasnya.

Ajaran Islam tak mengizinkan sekalipun hanya memberikan sebatang cokelat di valentine day. Mungkin pertama hanya biasa, tapi lama kelamaan akan terindikasi mengarah pada perbuatan maksiat. Ke depannya, akan membesarkan tradisi yang tidak Islami.

“Di dalamnya memuat noda dan dosa, ini membuat kemurkaan Tuhan,” cetusnya.

Dosen UIN Antasari itu menghimbau agar remaja Islam tidak ikut serta merayakan “Valentine day”.

“Ciptakanlah cinta kasih sesama manusia dengan didasari oleh aturan agama Islam. Karena Nabi Muhammad SAW bersabda: Tidaklah sempurna iman seseorang, kecuali dengan mencintai saudara sebagaimana cinta dari dirinya sendiri,” jelas KH Hafiz.

Kemudian, lanjutnya, hindari perbuatan dosa dan maksiat. Jangan tenggelam dalam hal yang kelihatan modern, tapi bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Baca Juga: Mengenang Abah Guru Sekumpul (2), Berganti Nama Karena Sebuah Isyarat

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Ribuan Jamaah Hadiri Peringatan Haul Guru Cantung ke 16
apahabar.com

Habar

Meski Corona Mewabah, Masjid Tersibuk di London Tetap Buka

Habar

Masjid di Jalur Gaza Kembali Dibuka
apahabar.com

Habar

Jelang Ramadan, Grup Mahabbah Tour Ziarah Makam Aulia Allah
apahabar.com

Habar

Jemaah Haul Sekumpul ke-14 yang Melintasi Banjarbaru, Bisa Beristirahat di Sini
apahabar.com

Habar

PCNU Tapin Sepakat Ikuti Edaran Menag Terkait Ibadah Tarawih dan Idul Fitri
apahabar.com

Habar

Penting Bagi Jemaah Haul ke 15 Guru Sekumpul, Panduan Online Tinggal Klik
Dapur Sekumpul Indah 1 Sediakan 18 Ribu Nasi Bungkus untuk Jemaah

Habar

Dapur Sekumpul Indah 1 Sediakan 18 Ribu Nasi Bungkus untuk Jemaah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com