Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Begini Tanggapan MUI Kalsel Terkait Merayakan “Valentine Day”

- Apahabar.com Kamis, 14 Februari 2019 - 15:02 WIB

Begini Tanggapan MUI Kalsel Terkait Merayakan “Valentine Day”

KH Abdul Hafiz Anshari. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tegaskan perayaaan Valentine Day bukan bersumber dari ajaran Islam. Untuk itu, umat diimbau untuk tidak ikut-ikutan merayakan.

“Seharusnya umat Islam tidak ikut serta merayakan valentine day, karena bukan bersumber dari tradisi Islam,” ucap Wakil MUI Kalsel, KH Abdul Hafiz Anshari kepada apahabar.com, Kamis (14/2).

Baca Juga: Jelang Haul, PD Pasar Bauntung Batuah Beri Sanksi Ini Bagi Pedagang yang “Menaikkan Harga”

Dalam ajaran Islam, KH Hafiz menilai, cinta kasih diterapkan setiap waktu. Tidak mesti harus waktu tertentu, seperti valentine day. Berdasarkan fakta yang diketahui bahwa praktik perayaan valentine day
bertentangan dengan ajaran Islam.

“Karena wujud dari kasih sayang dimaknai dengan perbuatan yang melanggar hukum Islam,” tegasnya.

Ajaran Islam tak mengizinkan sekalipun hanya memberikan sebatang cokelat di valentine day. Mungkin pertama hanya biasa, tapi lama kelamaan akan terindikasi mengarah pada perbuatan maksiat. Ke depannya, akan membesarkan tradisi yang tidak Islami.

“Di dalamnya memuat noda dan dosa, ini membuat kemurkaan Tuhan,” cetusnya.

Dosen UIN Antasari itu menghimbau agar remaja Islam tidak ikut serta merayakan “Valentine day”.

“Ciptakanlah cinta kasih sesama manusia dengan didasari oleh aturan agama Islam. Karena Nabi Muhammad SAW bersabda: Tidaklah sempurna iman seseorang, kecuali dengan mencintai saudara sebagaimana cinta dari dirinya sendiri,” jelas KH Hafiz.

Kemudian, lanjutnya, hindari perbuatan dosa dan maksiat. Jangan tenggelam dalam hal yang kelihatan modern, tapi bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Baca Juga: Mengenang Abah Guru Sekumpul (2), Berganti Nama Karena Sebuah Isyarat

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Bincang Tentang Gus Dur dan Abah Guru, Ulama Masa Kini yang Makamnya Ramai Diziarahi
apahabar.com

Habar

Islam Masuk Nusantara di Zaman Rasulullah, Benarkah?
apahabar.com

Habar

Posko Induk Sekumpul Tunjukkan Lokasi Penginapan Gratis di Google Map
apahabar.com

Habar

Jadi Korban Penusukan di Bandar Lampung, Siapa Sebenarnya Sosok Syekh Ali Jaber?
apahabar.com

Habar

Wapres Kiai Ma’ruf Dorong Fatwa Haram Mudik di Saat Wabah
apahabar.com

Habar

Munas MUI Digelar Akhir November, Sejumlah Fatwa Akan Dibahas, Apa Saja?
apahabar.com

Habar

Radius 4 KM dari Pusat Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul Steril dari APK
apahabar.com

Habar

Bersuami Orang Kanada, Nisa Selalu Rindu Ramadan di Banjar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com