Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Beratribut 01, Pengemudi Taksi Online Turunkan Penumpang

- Apahabar.com Selasa, 26 Februari 2019 - 18:56 WIB

Beratribut 01, Pengemudi Taksi Online Turunkan Penumpang

Ilustrasi taksi online (Dok.Manado Post Online)

apahabar.com, JAKARTA – Insiden seorang penumpang diusir driver GrabCar akibat mengenakan atribut pendukung pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin, viral di media sosial.

Dilansir dari Jawapos.com, kala itu, korban yang merupakan seorang wanita ini hendak menuju acara Alumni Orange Semanggi Atmajaya di Plasa Festival, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (23/2).

“Saya diusir dari Grab B 1771 UZZ hanya karena saya mengenakan baju alumni orange semanggi atmajaya jokowi amin,” kata wanita yang namanya disamarkan dalam tangkapan gambar unggahan akun @iimiomwaka di Twitter, Minggu (24/2) siang dikutip Jawapos.com.

Berdasakan tulisan di tangkapan gambar tersebut, penumpang GrabCar yang merupakan alumnus Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI) itu menceritakan bahwa sejak awal pengemudi melajukan mobil dengan lambat dan beberapa kali salah rute.

Kesal dengan situasi tersebut, apalagi dia harus buru-buru dan permintaannya lewat tol tak digubris pengemudi, akhirnya sang penumpang menyampaikan keluhan.

Akibatnya, si pengemudi yang bernama Anjar Mujiono ini malah berbalik marah terhadap penumpangnya.

Pengemudi juga sempat mengatakan bahwa dia tak akan jemput kalau saja tahu bahwa penumpangnya adalah pendukung pasangan calon presiden nomor urut 01.

Penumpang pun disuruh keluar dari mobil oleh si pengemudi dan diturunkan di tengah jalan.

Baca Juga:  BPN Akui 3 Ibu Kampanye Hitam ke Jokowi Adalah Relawan Prabowo

Sepertinya, akun @iimiomwaka mengunggah tangkapan gambar cerita ini akibat kesal dengan kejadian tersebut.

“Astaga, kok driver @GrabID seperti ini? Nggak profesional, tidak bisa menghargai perbedaan, usir pendukung @jokowi,” kata @iimiomwaka yang memiliki nama asli Iim Ibrahim tersebut, dalam kicauannya di Twitter.

Kicauannya ini mendapat tanggapan 222 balasan, 789 retweet, dan 480 like. Rata-rata tanggapan warganet atas unggahan cerita itu adalah ikut menyampaikan kekesalan mereka atas kelakuan sang pengemudi GrabCar.

Salah satunya adalah akun @elvira_widjaja yang mengingatkan jangan sampai kasus ini menimbulkan kericuhan bernuansa politik cuma karena perbuatan pengemudi GrabCar yang tak patut.

Dia juga menyampaikan agar Grab sebagai perusahaan Malaysia harus mampu menunjukkan komitmen terhadap pelayanan dan keamanan konsumen, serta tak terlibat dalam urusan politik Indonesia dengan cara menindak tegas kejadian tersebut.

Pengamat transportasi dari Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang Djoko Setijowarno menyayangkan kejadian tersebut.
Menurutnya, seharusnya urusan pilihan politik tak dibawa ke ranah pelayanan transportasi.

“Aplikator pun harus (bersikap) netral (dari politik),” kata Djoko di Jakarta, Senin (25/2).

Dia pun setuju jika si pengemudi harus mendapatkan sanksi tegas dari Grab, akibat telah melakukan kesalahan fatal dengan menurunkan penumpang hanya karena perbedaan pilihan politik.

Baca Juga: Ma’ruf Optimis Indonesia Tidak Akan Bubar Karena Dijaga Ulama

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Merasa Janggal Atas Kematian Ibunya, Rizki Febian Lapor Polisi

Nasional

Polisi: Pelaku Pembunuhan Mayat Tanpa Kepala Teman Sendiri
apahabar.com

Nasional

Cerita dari Jacksen Tiago, Begini Situasi Covid-19 di Brasil
apahabar.com

Nasional

Pelajar di Kalsel Susah Sinyal, Ketum HIPMI Minta Provider Internet Tingkatkan Kualitas Layanan
apahabar.com

Nasional

C-130 Hercules VIP Jemput Jenazah Ani Yudhoyono
apahabar.com

Nasional

Sejuta Manfaat Olahraga Pagi
apahabar.com

Nasional

Rampung dalam 8 Hari, RS di China Mulai Terima Pasien Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Pembinaan Karakter Jadi Tantangan Pendidikan Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com