BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Berkas Enam Tersangka Kasus Mafia Bola Sudah Sampai ke Tangan Kejagung

- Apahabar.com Jumat, 15 Februari 2019 - 03:33 WIB

Berkas Enam Tersangka Kasus Mafia Bola Sudah Sampai ke Tangan Kejagung

Ilustrasi pengaturan skor sepakbola Indonesia. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Proses hukum enam tersangka kasus mafia bola terus bergulir. Kali ini berkas mereka sudah sudah sampai ke tangan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Jaksa Agung HM Prasetyo mengungkapkan pihaknya telah menerima 15 berkas perkara enam orang kasus dugaan tindak pidana pengaturan pertandingan sepakbola di Liga Indonesia dari Satuan Tugas Anti Mafia Bola Mabes Polri pada Rabu (13/2).

“Ada lima semua kaitannya dengan mafia bola. Sebagaimana prosedur perkara biasa ketika mereka melakukan penyidikan, selesai penyidikan kemudian diserahkan ke jaksa penuntut umum dan kami teliti,” ujar Jaksa Agung HM Prasetyo, di Gedung Kejagung, Jakarta, Kamis (14/2) seperti dilansir Antara.

Setelah diteliti, kata Prasetyo, apabila memenuhi syarat dan materi akan dinyatakan lengkap, sebaliknya apabila belum akan diberi petunjuk.

Dalam satu berkas perkara yang telah diterima Kejagung, tersangka P dan AYA dijerat melanggar pasal 378 KUHP juncto pasal 55 ayat (1) KUHP dan atau pasal 372 KUHP juncto pasal 55 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Tersangka DI dalam satu berkas disangkakan melanggar pasal 378 KUHP juncto pasal 55 ayat (1) KUHP dan atau pasal 372 KUHP juncto pasal 55 ayat (1) KUHP dan atau pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap, dan pasal 5 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Baca Juga: Barito Putera Perkenalkan Pemainnya, Berikut Nomor Punggung Mereka

Selanjutnya tersangka NS disangkakan melanggar pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan pasal 5 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Tersangka ML disangkakan melanggar pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap, dan Pasal 5 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Terakhir tersangka TLE disangkakan melanggar pasal 378 KUHP juncto pasal 55 ayat (1) KUHP dan atau pasal 372 KUHP juncto pasal 55 ayat (1) KUHP dan atau pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap, dan Pasal 5 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Prasetyo menuturkan untuk masing-masing berkas berkara telah ditunjuk Tim Jaksa Penuntut Umum pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum yang beranggotakan lima orang Jaksa.

Baca Juga: Hasrat Yakob Sayuri Masuk Line Up Utama Barito

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Deni Tak Menyangka Raih Emas Angkat Besi SEA Games 2019
apahabar.com

Sport

Gagal ke Final, Barito U16 Bidik Peringkat Tiga Melawan Persija
apahabar.com

Sport

Resmi Tangani Persis Solo, Salahudin Beberkan Alasannya
apahabar.com

Sport

Senin, Barito Putera Akan Umumkan Pemain Asing Baru
apahabar.com

Sport

Barito Bidik Pemain Naturalisasi Eks Liga 1 2018
apahabar.com

Sport

Hasil Liga Champions MU Vs PSG, MU Pecundangi PSG 2-1, Gol Rashfod Buat Setan Merah Pulang dengan Kepala Tegak
apahabar.com

Sport

Tabalong Sport Climbing Competition 2020, Ajang Bergengsi Pemanjat se Kalimantan
apahabar.com

Sport

BWF World Tour Finals: Tiga Wakil Indonesia Bidik Tiket Final Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com