Viral Korban Banjir Kalsel Lahiran di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel

Bobol ATM Teman, Terdakwa Foya-foya Beli HP Seharga Puluhan Juta Rupiah

- Apahabar.com Kamis, 21 Februari 2019 - 17:02 WIB

Bobol ATM Teman, Terdakwa Foya-foya Beli HP Seharga Puluhan Juta Rupiah

Suasana persidangan yang menjerat Ahmad Arsani Zulfianor, pembobol ATM temannya di PN Banjarmasin, Kamis (21/2). Foto-apahabar.com/eddy

apahabar.com, BANJARMASIN – Pengadilan Negeri Banjarmasin, Kalimantan Selatan, kembali menggelar sidang lanjutan terhadap pelaku pembobolan rekening milik seorang nasabah Bank BNI Ibrahim bin Bahri.

Berdasarkan fakta persidangan, Kamis (21/2) Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nicko telah membuktikan sesuai dengan dakwaannya bahwa Ahmad Arsani Zulfianor telah melakukan pembobolan ATM BNI korban yang tak lain merupakan temannya sendiri.

Baca Juga: Tragis! Puluhan Tewas Terpanggang dalam Kebakaran Besar

“Jadi benar kamu sudah melakukan pembobolan ini ya sesuai BAP? Uang hasil bobol ATM ini kamu belikan HP dan perhiasan ya,” tanya Jaksa Nicko kepada terdakwa di ruang sidang Candra.

Jaksa Nicko menjelaskan aksi pembobolan tersebut terjadi pada 14 Oktober 2018. Awalnya, terdakwa meminjam sepeda motor milik korban.

Saat ingin isi bensin, di dalam box sepeda motor jenis matic itu ia melihat amplop bank BNI.

Dalam amplop tersebut ternyata berisi sebuah ATM lengkap dengan nomor PIN. Kemudian tanpa sepengetahuan korban, terdakwa melakukan beberapa penarikan di ATM SPBU Kayu Tangi dan beberapa tempat lainnya dengan total Rp77 juta.

“Nominalnya variatif. Mulai dari Rp7,5 juta dan Rp2,5 juta. Kemudian di ATM Sultan Adam sebesar Rp6 juta. Bahkan terdakwa pernah melakukan penarikan sebesar Rp15 juta,” ungkap jaksa Nicko.

Berdasarkan fakta di persidangan juga, dengan uang tersebut, terdakwa gunakan membeli beberapa barang untuk kepentingan pribadi. Diantaranya, satu unit telepon genggam merek Samsung A8+, Oppo A83 dan Samsung Note 10 seharga Rp10juta.

“Kamu juga beli perhiasan emas kan?” tanya jaksa yang langsung diamini oleh terdakwa.
Akibat perbuatannya, jaksa dari kejari Banjarmasin tersebut mengenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian.

Sidang ditunda pekan depan dengan agenda pembacaan tuntutan.
Sebelumnya, anggota Polsek Banjarmasin Utara mendapat laporan dari korban Ibrahim bin Bahri tentang kerugian yang ia alami usai uang dalam ATM pribadinya habis dikuras seseorang.

Setelah mendapat laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan ditemukan fakta bahwa pelaku merupakan orang terdekat korban.

Tak perlu menunggu lama, pelaku atas nama Ahmad Arsani Zulfianor berhasil dibekuk di kawasan bundaran kayutangi saat melintas menggunakan kendaraan roda dua beserta sejumlah barang bukti.

Baca Juga: ‘Uji Nyali’ di Atas Tower, Polisi: Turun karena Tak Tahan Dingin

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Lama Ditarget, Tersangka Pemakai Sabu di Tapin Diringkus Polisi
apahabar.com

Hukum

Maling Bergerilya di Rumah Kosong, TV dan HP Digondol
apahabar.com

Hukum

Duel Rebutan Anak di Jalan Jati Banjarmasin, Pelaku Datang dengan Samurai Terhunus

Hukum

Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi
apahabar.com

Hukum

Gelar Razia Akhir Tahun, BNN Banjarmasin Temukan 6 Orang Terindikasi Narkoba
apahabar.com

Hukum

Vonis Joko Driyono Lebih Ringan, JPU Belum Tentukan Sikap
apahabar.com

Hukum

Kronologi Penangkapan Pelaku Pembunuhan di Belitung Darat
apahabar.com

Hukum

Simpan Sabu, Polisi Ringkus Pasangan Suami Istri di Tabalong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com