Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Caleg Melanggar Tahapan Kampanye Disidang

- Apahabar.com Selasa, 12 Februari 2019 - 18:40 WIB

Caleg Melanggar Tahapan Kampanye Disidang

Bawaslu Kalsel mengelar sidang pertama pelanggaran penyelesaian administrasi, Selasa (12/2/2019).(Foto- Bahaudin.

apahabar.com, BANJARMASIN – Pelanggaran administrasi Pemilu tak lupus di Kalimantan Selatan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Hulu Sungai Tengah (HST) menemukan dugaan pelanggaran tersebut dalam tahapan kampanye.

Kendati demikian, Bawaslu HST meneruskan berkas temuan dugaan pelanggaran tindak pelanggaran Pemilu ke Bawaslu Kalsel.

Demi menindaklanjuti laporan tersebut, Bawaslu Kalsel mengelar sidang pertama pelanggaran penyelesaian administrasi, Selasa (12/2/2019).

“Ada lima orang yang diduga melanggar administrasi Pemilu karena berkampanye di lingkungan lembaga pendidikan berupa sekolah. Padahal izinnya bukan di tempat tersebut,” kata Ketua Bawaslu HST Muhammad Ahsani.

Baca Juga: Bawaslu HSS Copot Paksa APK Caleg

Mereka yang diduga melakukan pelanggaran yakni, Saiful Rasyid dan Aulia Oktafiandi caleg Partai Gerindra DPR RI Dapil Kalsel 1, Rizki Niraz Anggraini caleg dari Partai Hanura DPRD Kalsel dapil 4 Kalsel, M Luthfi Rahman selaku timses Gerindra, dan Khairul Fatarujali timses Partai Hanura.

Ahsani menjelaskan, bahwa terlapor memang melampirkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) untuk bersosialisasi di gedung pertemuan Desa Awang Baru, HST.

Namun nyatanya kelima terlapor yang terdiri dari dua pasangan calon tersebut sosialisasi di halaman SDN Awang Baru.

“Kami mendapatkan laporan dari Panwascam Batang Alai Utara dan pihak kepolisian bahwa mereka kampanye di halaman sekolah pada Jumat, 18 Januari 2019 lalu,” terangnya.

Lanjutnya, ia berkeinginan agar laporan pelanggaran pemilu tersebut tidak mempengaruhi tahapan pemilu kedepan.

Kejadian ini pula ia harapkan agar menjadi pelajaran bagi terlapor dan peserta lainnya untuk menaati peraturan yang sebagai mana diatur dalam UU dan PKPU.

Sementara itu, kuasa hukum terlapor Abdul Aziz masih mempelajari dugaan pelanggaran pemilu yang menimpa kliennya ini.”Apakah benar yang dimaksud seperti yang dilaporkan atau tidak, kita tunggu dulu. Makanya kita minta waktu,” ucap pengacara ini.

Sidang penyelesaian kampanye yang diduga melanggar Pasal 280 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu itu akan berlangsung pukul 14.00 pada besok, Rabu (13/2/2019).

Baca Juga: Bupati Tala Larang Perayaan Hari Valentine

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

KNPI Sesalkan Minimnya Dana Sosial Korban Kebakaran di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Aksi GenRe BKKBN Kalsel Peringati Hari Remaja Internasional
apahabar.com

Kalsel

Korban Duel Maut di Banjarbaru Dikebumikan
apahabar.com

Kalsel

Tak Pakai Masker, Jemaah Salat Jumat di Banjarbaru Terpaksa Balik Kanan
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Cabut Kebijakan Air 10 Kubik, Ombudsman: Dia Pandai Memanfaatkan Momentum
apahabar.com

Kalsel

Kabar Covid-19 Kalsel: Sembuh 1, Positif Jadi 132 Kasus
apahabar.com

Kalsel

Camat di Batola Dilarang Keluar Wilayah
apahabar.com

Kalsel

SMSI Kalsel Siap Tertibkan Media Siber
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com