Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Caleg Melanggar Tahapan Kampanye Disidang

- Apahabar.com     Selasa, 12 Februari 2019 - 18:40 WITA

Caleg Melanggar Tahapan Kampanye Disidang

Bawaslu Kalsel mengelar sidang pertama pelanggaran penyelesaian administrasi, Selasa (12/2/2019).(Foto- Bahaudin.

apahabar.com, BANJARMASIN – Pelanggaran administrasi Pemilu tak lupus di Kalimantan Selatan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Hulu Sungai Tengah (HST) menemukan dugaan pelanggaran tersebut dalam tahapan kampanye.

Kendati demikian, Bawaslu HST meneruskan berkas temuan dugaan pelanggaran tindak pelanggaran Pemilu ke Bawaslu Kalsel.

Demi menindaklanjuti laporan tersebut, Bawaslu Kalsel mengelar sidang pertama pelanggaran penyelesaian administrasi, Selasa (12/2/2019).

“Ada lima orang yang diduga melanggar administrasi Pemilu karena berkampanye di lingkungan lembaga pendidikan berupa sekolah. Padahal izinnya bukan di tempat tersebut,” kata Ketua Bawaslu HST Muhammad Ahsani.

Baca Juga: Bawaslu HSS Copot Paksa APK Caleg

Mereka yang diduga melakukan pelanggaran yakni, Saiful Rasyid dan Aulia Oktafiandi caleg Partai Gerindra DPR RI Dapil Kalsel 1, Rizki Niraz Anggraini caleg dari Partai Hanura DPRD Kalsel dapil 4 Kalsel, M Luthfi Rahman selaku timses Gerindra, dan Khairul Fatarujali timses Partai Hanura.

Ahsani menjelaskan, bahwa terlapor memang melampirkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) untuk bersosialisasi di gedung pertemuan Desa Awang Baru, HST.

Namun nyatanya kelima terlapor yang terdiri dari dua pasangan calon tersebut sosialisasi di halaman SDN Awang Baru.

“Kami mendapatkan laporan dari Panwascam Batang Alai Utara dan pihak kepolisian bahwa mereka kampanye di halaman sekolah pada Jumat, 18 Januari 2019 lalu,” terangnya.

Lanjutnya, ia berkeinginan agar laporan pelanggaran pemilu tersebut tidak mempengaruhi tahapan pemilu kedepan.

Kejadian ini pula ia harapkan agar menjadi pelajaran bagi terlapor dan peserta lainnya untuk menaati peraturan yang sebagai mana diatur dalam UU dan PKPU.

Sementara itu, kuasa hukum terlapor Abdul Aziz masih mempelajari dugaan pelanggaran pemilu yang menimpa kliennya ini.”Apakah benar yang dimaksud seperti yang dilaporkan atau tidak, kita tunggu dulu. Makanya kita minta waktu,” ucap pengacara ini.

Sidang penyelesaian kampanye yang diduga melanggar Pasal 280 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu itu akan berlangsung pukul 14.00 pada besok, Rabu (13/2/2019).

Baca Juga: Bupati Tala Larang Perayaan Hari Valentine

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cemari Sungai Martapura, Pemilik Limbah Terancam 5 Tahun Penjara
apahabar.com

Kalsel

Target Kandas, Banjarmasin Resmi Tambah Satu Zona Merah Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Salat Jumat di Masjid Ashiratal Mustaqim Terapkan Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Bhabinkamtibmas Perairan Satpolair Polres HSU Sosialisasikan Perbup HSU Hingga Pelosok Desa
apahabar.com

Kalsel

Panel MCB Listrik RS Haji Boejasin Hilang Dicuri
Bansos

Kalsel

Dewan Endus Tumpang Tindih Ribuan Bansos di Tanah Bumbu
Nataru

Kalsel

Operasi SAR Nataru 2020 di Kalsel: Basarnas Terjunkan Puluhan Personel, Intip Lokasinya!
apahabar.com

Kalsel

Gerak Cepat, Feri Pembawa Ambulans di Kotabaru Langsung Didisinfektan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com