Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Catatan Simulasi Satu Arah Jalan Piere Tendean

- Apahabar.com Rabu, 27 Februari 2019 - 13:41 WIB

Catatan Simulasi Satu Arah Jalan Piere Tendean

Petugas dari Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin mengarahkan pengendara roda di Jalan Pierre Tendean. Uji coba sistem satu arah diberlakukan pada Selasa (26/2/2019) selama 24 jam. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Simulasi atau uji coba satu arah kawasan Jalan Piere Tendean Banjarmasin telah berlalu. Namun dari uji coba tersebut ada sejumlah catatan, mengingat 1 Maret 2019 jalur satu arah sudah diberlakukan.

Catatan yang harus dibenahi Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, simulasi hanya dilakukan setengah hari. Usai simulasi, Jalan Piere Tendean Banjarmasin kembali normal. Artinya arus dua arah kembali dilintasi pengguna jalan.

Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, Matnor Ali pun mengingatkan harusnya Dinas Perhubungan Banjarmasin bersinergi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan. Tujuannya agar kebijakan itu mendapat dukungan semua pihak.

Baca Juga: 30 Personil Diterjunkan, Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan Pierre Tendean

Diakui politisi Partai Golkar ini, jalan tersebut memang kewenangan Dinas Perhubungan Banjarmasin. ”Namun haruslah provinsi bisa mengetahui. Sebab di kawasan tersebut juga ada jalan milik provinsi,” ungkapnya.

Selain meminta Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin bersinergi dengan provinsi, wakil rakyat yang satu ini meminta pihak terkait gencar mensosialisasikan kebijakan. Tujuannya agar masyarakat tak mengeluh dan justru menuding kebijakan itu kurang sosialisasi.

“Selagi itu adalah uji coba, dinas perhubungan harus memberi pembinaan kepada masyarakat, menjelaskan tentang kebijakan tersebut. Jangan ada penindakan, tetapi beri lah penjelasan kepada masyarakat tentang kebijakan baru tersebut. Jika memang ada penindakan, tolong jangan segera diberikan sanksi, tapi memberi pemahaman,” pintanya.

Ia juga menambahkan, dinas perhubungan harus memasang atau menempatkan rambu-rambu tentang pelarangan. Sehingga masyarakat mengetahui hal apa saja dilarang saat melintas jalan tersebut.

“Saya rasa ini adalah hal positif, namun kita semua harus memberi edukasi ke masyarakat,  jangan sampai masyarakat justru merasa dibebani, kita tidak ingin itu terjadi,” tutupnya.

Baca Juga: Ingat, 1 Maret Jalan Piere Tendean Berlakukan Sistem Satu Arah

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Syarif

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

MTQ Nasional ke-51 Tingkat Kota, Juara Umum Tahfiz dan Tilawah Diraih Peserta Asal Banjarmasin Selatan
apahabar.com

Kalsel

Sidang Keliling Isbat Nikah di Batola, Intip Jadwal dan Syaratnya
apahabar.com

Kalsel

KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri
apahabar.com

Kalsel

Tak Ada Keterangan 3 Hari, Tunjangan Profesi Guru di Batola Tidak Dibayar

Kalsel

VIDEO: Kemesraan Jokowi-Iriana di Kampanye Akbar Banjarmasin, Bikin Jomlo Baper
apahabar.com

Kalsel

Bocah 125 Kg Tanah Laut Akhirnya Diswab Petugas
apahabar.com

Kalsel

Usai Paripurna DPRD Banjarbaru, Wartawan Bikin Ricuh
apahabar.com

Kalsel

Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Negara, Pemprov Kalsel Sudah Siapkan Lahan 300.000 Hektar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com