DITANGKAP! Pengeroyok-Penusuk Remaja di Warung Miras Banjarmasin Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020: Tanding Tiga Gim, Greysia/Apriyani Lolos ke Semifinal Ini Profil 3 Calon Rektor UIN Banjarmasin Duh, Puluhan Pengendara Terjaring Razia PPKM Level IV di Banjarbaru Kevin/Marcus Kandas di Olimpiade Tokyo 2020, Warganet Lemas

Curi Sapi di Tapin, Residivis Enak-enakan di Warung Jablay

- Apahabar.com     Jumat, 1 Februari 2019 - 16:00 WITA

Curi Sapi di Tapin, Residivis Enak-enakan di Warung Jablay

Didik Purwanto, 30 tahun, terduga pencuri sapi di Tapin (baju merah) dalam jumpa pers di Mapolres Tapin, Jumat (1/2). Tampak, Kapolres AKBP Bagus Suseno (tengah) didampingi Kasat Reskrim AKP Andy Setiawan (baju hitam). Foto-apahabar.com/Nasrullah

apahabar.com, RANTAU – Tim gabungan Polres Tapin bersama Unit Reserse mobil (Resmob) membekuk Didik Purwanto, 30 tahun, terduga pencuri sapi di Tapin.

Warga Desa Kembang Habang Baru, Kecamatan Salam Babaris, Kabupaten Tapin dibekuk di sebuah warung jablay, Lokpaikat, Sabtu (26/1) sekitar pukul 22.25. Penangkapan terjadi hampir sepekan setelah tersangka melancarkan aksinya.

Informasi dihimpun, Didik beraksi pada Senin (21/1) dini hari di sebuah kandang, kawasan Jalan Durian Bangah Rt 01/02, Desa Hatungun, Tapin.

“Tersangka dalam kondisi mabuk saat mencuri,” jelas Kapolres AKBP Bagus Suseno didampingi Kasat Reskrim AKP Andy Setiawan, Jumat (1/2) pagi.

Baca Juga: Polisi Gulung Sindikat Pencurian Kendaraan Bermotor di Tanah Bumbu

Hasil pemeriksaan, kapolres mengungkapkan, Didik beraksi seorang sendiri. Kala itu, seekor sapi berhasil ia larikan menggunakan truk. Lokasi pencuriannya hanya berjarak 10 meter dari rumah korban. Berhasil mencuri, sapi dijual di daerah Barabai, Batang Alai Utara, Hulu Sungai Tengah.

“Harganya kisaran Rp.6 juta,” katanya.

Penangkapan, kata kapolres, berawal dari penyelidikan dan informasi yang diperoleh Unit Resmob gabungan Polres Tapin. Dari sana identitas pelaku pencurian yang sempat berhasil kabur berhasil didapat.

Hasil pendalaman, rupanya pelaku kerap keluar-masuk penjara.

“Sudah dua kali masuk penjara. Pertama sekitar 2014 di Tambrangan. Kasusnya curanmor. Berikutnya di Lokpaikat kasus pencurian hewan yang sama, dan sekarang melakukan pencurian sapi,” katanya.

Reporter: Nasrullah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Hari Terakhir Operasi Zebra Intan di Tanbu, Pelanggar Lalu Lintas Langsung Disidang
apahabar.com

Hukum

Penyidik Miliki Alat Bukti Kasus Bachtiar Nasir
apahabar.com

Hukum

Siang Bolong, Pemuda Nekat Curi Sepeda di Sungai Andai
apahabar.com

Hukum

Kapolda: Jika Mengancam, Tembak di Tempat!
apahabar.com

Hukum

Gelapkan Motor, Warga Banjarmasin Barat Dipolisikan Adik Sendiri
apahabar.com

Hukum

Mayat Tanpa Kepala di Kotabaru, Polisi: Pelaku Tidak Tunggal
Iming-imingi Pinjaman Uang Hingga Mobil, Koperasi di Anjir Muara Diduga Menipu Ratusan Warga

Hukum

Iming-imingi Pinjaman Uang Hingga Mobil, Koperasi di Anjir Muara Diduga Menipu Ratusan Warga
apahabar.com

Hukum

Pertumpahan Darah di Jembatan Lima, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com