Setelah Tarif 10 Kubik Dihapus, Intip Kerugian PDAM Bandarmasih Belum Dilantik, 5 Calon Kepala Dinas di Banjarmasin Dibuat Waswas Diam-Diam, Penembak Mati Kades Jirak Tabalong Sudah Divonis! Resmi, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran BirinMu ke Bawaslu Kalsel Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kalsel, Penantang BirinMu Beber Sederet Bukti dari Amuntai

Dakwah Bermula Diterima Kalangan Grass Root

- Apahabar.com Minggu, 10 Februari 2019 - 12:50 WIB

Dakwah Bermula Diterima Kalangan Grass Root

Ilustrasi dakwah. Foto-Voa Islam

apahabar.com, BANJARMASIN –  Dalam buku ‘Pioneer Dakwah Islam di Tanah Banjar’ yang ditulis Ustadz Drs H Ahmad Barjie B dijelaskan ihwal dakwah Bermula diterima oleh masyarakat akar rumput atau grass root.

“Ini termasuk kalangan budak dan hamba sahaya,” ucap Ustadz Drs H Ahmad Barjie B, Minggu (10/2/2019).

Baca Juga: Hari Terakhir Sandar di Banjarmasin, Ibnu Sina Kunjungi KRI Fatahillah 361

Kalangan penguasa atau bangsawan umumnya menerima dakwah menyusul kemudian. Faktor kenyamanan dan kemapanan (enggan berubah) menjadi faktor utama keterlambatan menerima dakwah Islam.

Kondisi inilah yang dialami Rasulullah dalam fase awal dakwah Islam di Makkah. Kondisi tersebut juga terjadi dalam penyebaran Islam di Nusantara, tak terkecuali penyebaran Islam di Bumi Banjar Kalimantan.

Menurutnya, sebelum Pangeran Samudra (Sultan Suriansyah) masuk Islam, para sejarawan memperkirakan Islam sudah dianut oleh sebagian kecil penduduk, terutama pedagang dan sebagian menetap di kota-kota pelabuhan Banjarmasin, Muara Bahan (Marabahan) dan daerah lainnya.

Namun, karena pihak penguasa (Kerajaan Negara Dipa dan Negara Daha) belum menerima Islam, maka agama Islam belum bisa berkembang. Bahkan boleh jadi penyebaran hanya secara sembunyi-sembunyi.

Namun, dakwah akan terus membesar bak bola salju, hingga akhirnya sampai pada pucuk-pucuk pimpinan dan melembaga menjadi kekuasan riil.

“Maka seorang da’i wajib optimis, apapun kondisi dakwahnya,” tutupnya.

Dalam buku itu dimaknai Islam merupakan dakwah yang bersifat universal untuk semua umat manusia dimana pun dan kapan pun.

Konsekuensinya setiap muslim dibebani tugas untuk mendakwahkan Islam sesuai dengan kapasitas dari kemampuan masing-masing.

Baca Juga: ACT MRI Langsung Respon Kebakaran di Pelambuan

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Nge-prank Pocong, 9 Remaja di Tanbu Diamankan Polisi
apahabar.com

Kalsel

Sumpah Pemuda, Menpora Pinta Pemuda HST Miliki Intelektual dan Skil Kepemimpinan
apahabar.com

Kalsel

FOTO: Aksi Solidaritas “Urang” Banjar untuk Muslim Uighur
apahabar.com

Kalsel

Ditandai Penurunan Target Pendapatan Asli Daerah, APBD Perubahan Batola Disepakati
apahabar.com

Kalsel

Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Paket II Siapkan Banyak Apron
apahabar.com

Kalsel

Nasib Wanita Tunagrahita Korban Pemerkosaan Bocah Cabul di Tapin
apahabar.com

Kalsel

Dua Anggota Dewan Termuda DPRD HST Siap Perjuangkan Aspirasi Pemuda
apahabar.com

Kalsel

Lantik PCNU Banjar, Haris Makkie Tekankan Periode Bupati Khalilurrahman Belum Berakhir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com