Kadesnya Dijebloskan ke Bui, Plh Bupati Kotabaru Buka Suara Dugaan Penggelembungan Suara Pilgub Kalsel, Muthalib: Paraf Saya Dipalsukan Dukung Infrastruktur Food Estate Kalteng, Kemenhub Tinjau Lokasi Dermaga Kapuas Usai Divaksin, Nakes di Palangka Raya Terpapar Covid-19 Kabar Baik, RSUD Ulin Akhirnya Punya Radioterapi untuk Pengobatan Kanker

Danrem: TNI Siap Bantu Distribusi Logistik ke Penjuru Kalimantan

- Apahabar.com Sabtu, 23 Februari 2019 - 08:54 WIB

Danrem: TNI Siap Bantu Distribusi Logistik ke Penjuru Kalimantan

Foto-apahabar.com/Eddy Andriyanto

apahabar.com, BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel mengakui, ada beberapa daerah yang sulit dijangkau dalam pendistribusian logistik pemilu. Beberapa lokasi TPS di Kalsel memiliki tantangan geografis yang cukup berat.

Komandan Korem (Danrem) 101/Antasari Kolonel Inf M Syech Ismed mengaku, TNI siap membantu pengiriman distribusi logistik ke seluruh penjuru Kalimantan Selatan.

“Jadi, kami (TNI) akan ada kapanpun dibutuhkan oleh KPU. Kami akan membantu menyalurkan logistik, bersinergilah,” kata Kolonel Inf M. Syech Ismed kepada awak media usai acara Silaturahmi dengan Insan Pers Kalsel di Aula Korem 101/Antasari, Jumat (22/2).

Danrem mencontohkan, daerah yang sulit ditembus, sedikit banyak akan menggunakan kendaraan taktis milik TNI, dan tidak bisa menggunakan kendaraan komersial pada umumnya.

“Jadi semua fasilitas yang kita miliki, kita ijinkan digunakan untuk pengiriman distribusi logistik. Semuanya tanpa kecuali,” ucap M. Syech Ismed.

Baca Juga: Danrem 101/Antasari Sinergikan TNI dan Insan Pers

M Syech Ismed menjelaskan, Korem 101/Antasari siap membantu pengamanan dalam Pemilu, baik Pemilihan Legislatif maupun Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 di wilayah Kalimantan Selatan. Pihaknya bakal menjamin keamanan dan kelancaran pesta demokrasi rakyat tersebut.

“Dalam pelaksanaannya secara teknis akan bergabung dengan kepolisian hingga ke tempat-tempat terpencil,” ungkapnya.

Dia pun mengingatkan anggotanya untuk bersikap netral menjelang pelaksanaan Pemilu 2019. Apabila diketahui tidak netral, sanksi tegas bakal dilayangkan kepada prajurit yang melanggar.

“Saya sudah berulang kali sampaikan, kami harus netral, tidak bisa ditawar lagi. Kalau ada dan sebagainya tentu akan mendapatkan sanksi,” ucap M. Syech Ismed.

Selain itu, prajurit pun dituntut untuk bersikap profesional dan tidak terpengaruh ajakan pasangan calon maupun partai politik. Jika hal itu terjadi, maka ia menganggap prajurit tersebut telah lari dari komitmen TNI.

Baca Juga: Brigjen Syaiful Jabat Danrem 161/Wirasakti Kupang

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Intensitas Hujan Tinggi, Warga Tanbu Diminta Waspada Banjir
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Pertikaian Berdarah Terjadi di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Momentum Lebaran, KNPI Ajak Pemuda Banua Rekonsiliasi Pasca Pemilu
HST

Kalsel

UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal
apahabar.com

Kalsel

Kabar Duka, Plt Kasat Pol PP dan Damkar Banjarmasin Wafat
apahabar.com

Kalsel

Kisah Seorang Kakek di Barabai, Titip Nyawa di Selembar Kartu
apahabar.com

Kalsel

Tunggu SK Tertibkan APK di Kertak Hanyar
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Pengiriman Logistik Korban Kebakaran di Patmaraga Kotabaru Diapresiasi Penuh Pemkab Banjar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com