Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi Pekan Ini, Rupiah Berpeluang Tembus Rp 14.000 Dini Hari, Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km Kanada Bakal Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max Peduli Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan ke Tanah Laut

Diancam 5 Tahun, Pele Pasrah

- Apahabar.com Kamis, 14 Februari 2019 - 21:09 WIB

Diancam 5 Tahun, Pele Pasrah

Ilustrasi sabu. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Muhammad Rafee alias Pele (55) warga Kuin, Banjarmasin Utara kota Banjarmasin ini hanya bisa menundukkan kepalanya di depan majelis hakim Pengadilan Negeri Banjarmasin, Kamis (14/2).

Pele disidangkan dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum Kejati Kalimantan Selatan. Ia diduga telah mengedarkan puluhan paket narkotika jenis Sabu dengan total berat 7 gram.

Tanpa didampingi kuasa hukum, pria paruh baya itu hanya bisa menundukan kepalanya di depan majelis hakim Frida Ariyani.

apahabar.com

Terdakwa Pele saat duduk di kursi persidangan PN Banjarmasin, Kamis (14/2). Foto-apahabar.com/Eddy Andriyanto

Baca Juga: Jemput Penumpang, Driver Online Dikeroyok Puluhan Orang

Jaksa Adi Rifani dalam dakwahnya menyebutkan, terdakwa diduga melakukan jual beli narkotika jenis sabu.

“Saat dilakukan penangkapan, berhasil diamankan puluhan paket sabu berbagai ukuran siap edar di dalam dompet kecil. Setelah dilakukan penimbangan barang bukti tersebut seberat 7 gram,” Jaksa Kejati Kalsel itu membacakan dakwaan.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Karena telah melakukan penjualan narkotika golongan satu, tanpa izin dari pihak yang berwenang, serta juga bukan untuk kepentingan pelayanan kesehatan.

Terhadap dakwaan dari JPU tersebut, terdakwa Pele membenarkan surat dakwaan tidak mengajukan eksepsi. Bahkan saat dua saksi dari Ditresnarkoba Polda Kalsel yang memberikan keterangan di dalam persidangan, Pele tidak menampiknya.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan di Hotel Sinar Dodo Masuk Babak Baru

“Sidang ditunda hingga tanggal 28 Februari, dengan agenda tuntutan. Untuk itu Jaksa diperintahkan menyiapkan surat tuntutan dan terdakwa kembali ke tahanan,” tutur Majelis Hakim sembari mengetuk palu menunda sidang.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Oktober 2018 terdakwa ditangkap anggota narkoba Polda Kalsel saat sedang berada di sekitar rumahnya kawasan Kuin Selatan Banjarmasin Utara.

Hasil pemeriksaan, Pele ternyata menyembunyikan puluhan paket sabu siap edar di sebuah dompet yang disembunyikan dalam lemari pakaian di kamarnya.

Baca Juga: 13 Taruna Akpol Terlibat Penganiayaan Junior Dikeluarkan

Pele mengaku jadi pengedar sabu karena terhimpit ekonomi. Atasus ini, ia terancam hukuman di atas 5 tahun penjara.

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Markas Polisi Jadi Target Kelompok Abu Hamzah
apahabar.com

Hukum

Polsekta Banjarmasin Tengah Amankan Dua Pelaku Jambret di Siring 0 Km
apahabar.com

Hukum

Gelapkan Modal Usaha, Warga Anjir Kapuas Dilaporkan Rekan Bisnisnya
apahabar.com

Hukum

Tega, Seorang Ayah Bunuh Anak Sendiri
apahabar.com

Hukum

Hari Ini Sidang Putusan Hercules Digelar
apahabar.com

Hukum

Ops Patuh Intan di Banjarmasin, Sudah Ribuan Pengendara Terjaring
apahabar.com

Hukum

Diduga Tilap Dana Desa, Satu Kades di Barut Bakal Jadi Tersangka
apahabar.com

Hukum

Ngaku Mati Demi Gaji, Guru SDN Ini Terancam Penjara 20 Tahun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com