Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Ditanya Mahasiswa FE ULM Soal DVI Polri, Begini Penjelasan Biddokkes Polda Kalsel

- Apahabar.com Selasa, 19 Februari 2019 - 22:18 WIB

Ditanya Mahasiswa FE ULM Soal DVI Polri, Begini Penjelasan Biddokkes Polda Kalsel

Kegiatan sosialisasi Biddokkes Polda Kalsel di FE ULM Banjarmasin, Selasa (19/2) pagi. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Di depan puluhan mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalsel sosialisasikan cara kerja perihal penanganan Disaster Victim Investigation (DVI) Polri, Selasa (19/2) pagi.

Sosialisasi dan seminar DVI yang digelar di gedung Fakultas Ekonomi tersebut juga membahas tentang kenakalan remaja dan tatacara didikannya, dengan menghadirkan pemateri oleh dr. Nila N, M.Sc., Sp.F.

Pelaksanaan kegiatan ini sangat menarik. Para peserta semester II FE ULM itu mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait olah TKP, Post Mortem, Ante Mortem, dan tujuan identifikasi korban bencana massal akibat ulah manusia maupun bencana alam.

Mudah saja bagi Paurposdik Biddokkes Polda Kalsel Iptu Supriadi Noor menjawab semua pertanyaan tersebut.

Iptu Supriadi Noor mencontohkan, fase-fase dalam DVI itu sendiri terdiri dari tahap meneliti Tempat Kejadian Perkara (TKP), Post-mortem (PM), Ante-mortem (AM), Debriefing dan Rekonsiliasi suatu peristiwa.

“DVI ini berada pada proses identifikasi korban bencana yang meninggal dunia, yaitu lebih pada proses penyidikan. DVI juga diperlukan untuk proses penegakkan HAM, sebagai bagian dari proses penyidikan, identifikasi visual yang diragukan, dan juga buat kepentingan hukum,” terang Iptu Supriadi Noor yang sekaligus mewakili Kabiddokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Erwinn ZH MARS, MH, Kes.

Kegiatan sendiri berakhir setelah para generasi muda itu mendapat pengetahuan yang banyak tentang DVI. Kegiatan yang diikuti mahasiswa sejumlah 60 perserta tersebut cukup ramai dengan hadirnya 6 pertanyaan yang ditanggapi para narasumber DVI dan psikologi Forensik tentang kenakalan remaja.

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pisah Sambut Dandim 1005 Marabahan, Dua Sahabat Bertukar Wilayah
apahabar.com

Kalsel

Didominasi OTG, 80 Persen Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Jalani Karantina
apahabar.com

Kalsel

Pria Gangguan Jiwa Kambuhan Ngamuk, Seorang Mahasiswi Dilukai
apahabar.com

Kalsel

Kreatif, BPJS Barabai Bagi-Bagi Kaos untuk Ingatkan Iuran
apahabar.com

Kalsel

Sempat Bikin Geger, 3 Anggota Jamaah Tablig Asal Batulicin Jadi ODP
apahabar.com

Kalsel

Perangi Covid-19, Tabalong Canangkan Gerakan Sejuta Masker
apahabar.com

Kalsel

Potensi di Balik Kontroversi Gedung Parkir Duta Mall Banjarmasin

Kalsel

Ngopi bareng MHM: Hilirisasi Kunci Utama Bisnis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com