Keren! Al-Mazaya Islamic School Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19 POPULER SEPEKAN: Polisi Tewas Tenggelam di Sungai Martapura, hingga 2 Kasus Kriminalitas di Hulu Sungai Wakil Ketua DPRD HST Kecelakaan di Angkinang, Mobil Ringsek Parah! LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU Si Jago Merah Ngamuk di Cempaka 7 Banjarmasin, Jemaah Salat Tarawih Berhamburan

Ditemukan 4 Sampel Makanan Mengandung Bahan Berbahaya

- Apahabar.com Kamis, 14 Februari 2019 - 20:08 WIB

Ditemukan 4 Sampel Makanan Mengandung Bahan Berbahaya

Sampel makanan menggunakan zat berbahaya hasil temuan BPOM Banjarmasin pada uji sampel di Pasar Belauran Martapura, Kamis (14/2) siang. Foto-apahabar.com/Reza Rifani

apahabar.com, MARTAPURA – Setelah melakukan pengujian, PD Pasar Bauntung Batuah yang bekerjasama dengan BPOM Banjarmasin memastikan 4 sampel makanan di Pasar Belauran Martapura mengandung zat berbahaya.

Pengawas Farmasi Makanan (FM) Penyelia Pemeriksaan BPOM Banjarmasin, Shabir mengatakan dari 35 sampel, 4 positif terindikasi zat berbahaya seperti boraks, formalin, rodamin B, dan bleng.

Baca Juga: Kelayakan Makanan di Pasar Belauran Martapura Diperiksa

“Ada terasi yang mengandung rodamin B, cumi terdapat formalin, kerupuk gandum terdapat boraks. Sementara pada pengembangan kue terdapat bleng, zat ini bentuk tidak murni dari asam borax namun berbahaya bagi kesehatan,” kata Shabir sehabis uji sampel 35 bahan makanan, Kamis (14/2) siang.

Dikatakan, Shabir bahwa dampak dari rodamin (pewarna tekstil) bisa mengakibatkan kerusakan pada hati dan ginjal. Namun proses nya lama. Tetapi jika dikonsumsi terus menerus tentu sangat berbahaya.

Di tempat yang bersamaan, Direktur Utama PD Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah menuturkan bahwa dari hasil temuan tersebut pihaknya akan menyurati para pedagang agar tidak menjual dari bahan berbahaya tersebut.

Baca Juga: Sejuta Bakul Purun, Hari Ini Ribuan Disebar di 5 Pasar Tradisional

Rusdiansyah juga mengatakan, penggunaan bahan makanan zat berbahaya tersebut dikarenakan ketidaktahuan para pedagang.”Bila masih ditemukan pedagang makanan menggunakan bahan berbahaya, kami akan berkoordinasi dengan dinas perindustrian dan pedagang serta kesehatan untuk melakukan pengawasan di lingkungan pasar tersebut,” tegasnya.

Setelah uji sampel, PD Pasar Bauntung Batuah bersama BPOM Banjarmasin langsung mensosialisasikan bahaya zat yang terdapat dari hasil temuan kepada pedagang dan menganjurkan mereka untuk tidak menggunakan lagi.

Reporter: Reza Rifani
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Temui Habib Banua, Ada Apa?
apahabar.com

Kalsel

Melalui PKW, Batola Tak Kekurangan Desain Grafis
apahabar.com

Kalsel

Aipda Sumantri, Polisi Teladan di Kotabaru yang Diganjar Penghargaan Kapolri
apahabar.com

Kalsel

Kondisi Rawan, Anggota Polsek Martapura Blusukan ke Kampung-kampung
apahabar.com

Kalsel

Momentum HUT Bhayangkara ke-74, Polres Batola Salurkan Beras Kapolri pada Warga
apahabar.com

Kalsel

Berbekal Segudang Pengalaman, H Rusli-Guru Fadhlan Siap Nakhodai Kabupaten Banjar
apahabar.com

Kalsel

Ayo, Tukar Botol Plastik dengan Tumbler
apahabar.com

Kalsel

Mencemari Udara Marabahan, PT Talenta Dituntut Bertanggungjawab
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com