Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Ditemukan 4 Sampel Makanan Mengandung Bahan Berbahaya

- Apahabar.com Kamis, 14 Februari 2019 - 20:08 WIB

Ditemukan 4 Sampel Makanan Mengandung Bahan Berbahaya

Sampel makanan menggunakan zat berbahaya hasil temuan BPOM Banjarmasin pada uji sampel di Pasar Belauran Martapura, Kamis (14/2) siang. Foto-apahabar.com/Reza Rifani

apahabar.com, MARTAPURA – Setelah melakukan pengujian, PD Pasar Bauntung Batuah yang bekerjasama dengan BPOM Banjarmasin memastikan 4 sampel makanan di Pasar Belauran Martapura mengandung zat berbahaya.

Pengawas Farmasi Makanan (FM) Penyelia Pemeriksaan BPOM Banjarmasin, Shabir mengatakan dari 35 sampel, 4 positif terindikasi zat berbahaya seperti boraks, formalin, rodamin B, dan bleng.

Baca Juga: Kelayakan Makanan di Pasar Belauran Martapura Diperiksa

“Ada terasi yang mengandung rodamin B, cumi terdapat formalin, kerupuk gandum terdapat boraks. Sementara pada pengembangan kue terdapat bleng, zat ini bentuk tidak murni dari asam borax namun berbahaya bagi kesehatan,” kata Shabir sehabis uji sampel 35 bahan makanan, Kamis (14/2) siang.

Dikatakan, Shabir bahwa dampak dari rodamin (pewarna tekstil) bisa mengakibatkan kerusakan pada hati dan ginjal. Namun proses nya lama. Tetapi jika dikonsumsi terus menerus tentu sangat berbahaya.

Di tempat yang bersamaan, Direktur Utama PD Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah menuturkan bahwa dari hasil temuan tersebut pihaknya akan menyurati para pedagang agar tidak menjual dari bahan berbahaya tersebut.

Baca Juga: Sejuta Bakul Purun, Hari Ini Ribuan Disebar di 5 Pasar Tradisional

Rusdiansyah juga mengatakan, penggunaan bahan makanan zat berbahaya tersebut dikarenakan ketidaktahuan para pedagang.”Bila masih ditemukan pedagang makanan menggunakan bahan berbahaya, kami akan berkoordinasi dengan dinas perindustrian dan pedagang serta kesehatan untuk melakukan pengawasan di lingkungan pasar tersebut,” tegasnya.

Setelah uji sampel, PD Pasar Bauntung Batuah bersama BPOM Banjarmasin langsung mensosialisasikan bahaya zat yang terdapat dari hasil temuan kepada pedagang dan menganjurkan mereka untuk tidak menggunakan lagi.

Reporter: Reza Rifani
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Akhir Tahun, Banjarmasin Ditarget Bebas Kawasan Kumuh
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Ribuan Pemuda Banua Senam Masal

Kalsel

Dibanding Sebelumnya, Massa Aksi Refleksi Satu Tahun Jokowi-Ma’aruf Amin Berkurang
apahabar.com

Kalsel

Mayat Penuh Luka di Pasar Batuah, Dua Pelaku Ditangkap!
apahabar.com

Kalsel

Polres Tabalong Amankan Pencairan BLT di Desa Bilas
apahabar.com

Kalsel

Pasca Aksi 22 Mei, Pemprov Kalsel Rajut Persatuan di Banua
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS: Pelantikan Pjs Bupati Kotabaru dan Wali Kota Banjarbaru Segera Digelar
apahabar.com

Kalsel

Jokowi Akan “Blusukan” ke Duta Mall Banjarmasin, Beli Apa Ya?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com