Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan Kapolresta Palangka Raya: Langgar PPKM Bakal Ditindak Tegas! Kasus Covid-19 Meningkat, Palangka Raya Resmi Terapkan PPKM Duka Awal Tahun, Dahsyatnya Banjir Kalsel hingga Sriwijaya Jatuh Peduli Banjir Kalsel, Relawan Barut Siap Salurkan Bantuan Puluhan Juta

Dituding Korupsi, Eks Ketua DPRD Tala Buka Suara

- Apahabar.com Rabu, 6 Februari 2019 - 19:09 WIB

Dituding Korupsi, Eks Ketua DPRD Tala Buka Suara

Sebelumnya LSM Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintahan dan Parlemen Provinsi Kalimantan Selatan berunjuk rasa di depan kantor Kejati Kalsel, Jalan DI Pandjaitan, Banjarmasin, Rabu (6/2) pagi. Foto-apahabar.com/Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejumlah LSM di Kalimantan Selatan melaporkan tujuh dugaan tindak pidana korupsi ke Kejati Kalsel. Salah satu isinya, menyerat nama mantan ketua DPRD Kabupaten Tanah Laut (Tala) periode 2014-2019, Achmad Yani.

Kepada apahabar.com, Yani mengaku belum mengetahui secara jelas duduk perkaranya. Tudingan, menurutnya, secara tiba-tiba muncul sesudah dirinya tak lagi menjadi orang nomor satu di DPRD Tala.

“Ya, kalau melapor harus dalam dilengkapi bukti lah. Saya saja tidak tau akar masalahnya apa,” ucapnya Rabu (6/1) sore.

Baca Juga: Dua Tersangka Korupsi Jembatan Mandastana Dijebloskan ke Rutan

Sebagai ketua DPRD Tala, kata dia, setiap keputusan yang diambil bersifat kolektif kolegial melalui musyawarah mufakat pimpinan lainnya.

“Jadi di mana letak penyalahgunaan wewenangnya. Ini beda dengan eksekutif yang memiliki hak prerogatif,” tegasnya.

Ia menduga, perkara yang dimaksud berkaitan dengan dana hibah Pemkab Tala kepada KONI Tala pada 2017 lalu.

Kala itu Yani diketahui masih menjabat sebagai ketua Badan Anggaran yang mengurusi hibah tersebut. Namun demikian Yani meyakini semua sudah sesuai dengan prosedur penganggaran di ranah legislatif.

“Saat itu ada penganggaran dana hibah KONI Tala senilai 5 miliar lebih. Tetapi masih kurang, Karena ada sebagian yang belum dianggarkan. Lalu kita tambahlah menjadi 6 miliar,” pungkasnya.

Oleh Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen Kalsel, dua kasus tadi kemudian ikut disoal, dari tujuh dugaan tindak pidana korupsi yang dilaporkan.

Mengacu isi laporan disebutkan ihwal penyimpangan pengelolaan dana hibah Pemkab Tala kepada KONI Tala dalam Tahun Anggaran 2017 merugikan keuangan negara Rp1 miliar lebih.

Nama Yani disebut pada laporan ketiga. Bentuknya dugaan penyalahgunaan wewenang oleh mantan ketua DPRD Kabupaten Tala periode 2014-2019. Dari situ negara diduga merugi Rp500 juta lebih.

Baca Juga: Ada Tujuh Kasus Korupsi Mandek di Kejati Kalsel

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Dua Pekan Lagi, Kasus Dugaan Korupsi KNPI Tala Akan Disidangkan
apahabar.com

Hukum

Diduga Jadi Bandar Judi Togel, Dua Pemuda di Tabalong Diringkus
apahabar.com

Hukum

Oknum Polisi Terduga Penculik Siswi SMP Banjarbaru Terancam Dipecat!!
apahabar.com

Hukum

Gagal Miliki Budak Seks, Eks Tentara Nyesal Gabung ISIS
apahabar.co.id

Hukum

Bawa Sabu dan Ekstasi, 2 Warga Kaltim Ditangkap di Banjarmasin
apahabar.com

Hukum

Caleg Diduga Cabuli Anak Sendiri Masuk DPO
apahabar.com

Hukum

Jual Sabu, Warga Kotabaru Diamankan Polsek Batulicin
apahabar.com

Hukum

Portal Jembatan Besi Dilepas, Dishub Banjarmasin Lapor ke Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com