Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Dituntut Michael Jackson Estate Rp1,4 T, HBO Tetap Tayangkan Leaving Neverland

- Apahabar.com Jumat, 22 Februari 2019 - 11:26 WIB

Dituntut Michael Jackson Estate Rp1,4 T, HBO Tetap Tayangkan Leaving Neverland

Ilustrasi film dokumenter, Leaving Neverland. Foto-net

apahabar.com, NEW YORK – HBO tak bergeming. Mereka tetap berencana menayangkan Leaving Neverland, serial film dokumenter yang menuduh Michael Jackson melakukan pelecehan seksual.

Padahal, stasiun televisi Amerika Serikat yang dimiliki oleh Time Warner tersebut dihadapkan tuntutan Michael Jackson Estate sebesar 100 juta dolar AS atau sekira Rp1,4 triliun.

Saat ini, perwakilan Michael Jackson berupaya agar HBO membatalkan penayangan dokumenter itu yang dijadwalkan pada 3 dan 4 Maret, setidaknya di pengadilan. Meski demikian, sekali lagi HBO tak bergeming.

“Di luar usaha susah payah untuk menggagalkan film, rencana tak akan berubah. HBO akan tetap menayangkan ‘Leaving Neverland’, dokumenter dua bagian pada 3 dan 4 Maret,” kata perwakilan HBO, Variety dikutip dari Antara, Jumat (22/2).

“Ini akan memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk menilai film dan klaim di dalamnya untuk diri mereka sendiri,” demikian Variety.

Baca Juga: Wow, Ada Biaya Hingga Rp 14 M di Kostum ‘Shazam!’

Menurut gugatan itu, pada tahun 1992, HBO pernah menyetujui untuk menayangkan Michael Jackson in Concert in Bucharest: The Dangerous Tour.

Kontrak tersebut termasuk perjanjian non-disparagement atau perjanjian tidak menghina yang membuat HBO tak bisa membuat “komentar meremehkan soal Jackson… atau melakukan tindakan apa pun yang mungkin bisa mencelakai atau menghina atau merendahkan reputasi atau citra publik.” Dengan menayangkan “Leaving Neverland” maka HBO disebut melanggar kontrak tersebut.

Gugatan itu menuduh bahwa film dokumenter tersebut didasarkan pada tuduhan palsu, dan bahwa para penuduh Jackson memiliki motif finansial untuk berbohong.

“HBO dan sutradara sangat mengetahui motif keuangan mereka dan bahwa banyak fakta yang saling bertentangan tersedia dari berbagai sumber, tetapi membuat keputusan tanpa pertimbangan untuk mengubur bukti yang menimbulkan keraguan pada narasi pilihan mereka,” kata Howard Weitzman, pengacara untuk Estate.

“Seandainya mereka membuat film objektif, itu akan memungkinkan pemirsa untuk mengambil keputusan sendiri tentang tuduhan ini, daripada meminta jaringan televisi mendikte mereka bahwa mereka harus menerima klaim palsu tentang Michael Jackson ini,” pungkasnya.

Baca Juga: ‘Green Book’ Sukses Pikat Hati Producers Guild Awards 2019

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hiburan

Jokowi Punya Cucu Lagi, Dikasih Nama Apa ya?
apahabar.com

Hiburan

Sukses Sabet 2 Rekor MURI, Raffi Ahmad Bidik Rekor Lainnya
apahabar.com

Hiburan

Ayo Buruan ke Even Japan Festival SMAN 2 Banjarmasin, Sekarang!
apahabar.com

Hiburan

Di Koboy Kampus, Ricky Harun Jadi yang Paling Iseng
Raffi Ahmad

Hiburan

Vaksinasi Covid-19, Raffi Ahmad dan BCL Disuntik Bareng Presiden Jokowi
apahabar.com

Hiburan

Alunan Ska Tipe-X Goyang Panggung Suryanation Motorland 2019
apahabar.com

Hiburan

Akan Tayang 23 Oktober di Netflix, Berikut 6 Paling Dinanti dari Film Animasi Over the Moon
apahabar.com

Hiburan

Jangan Lewatkan! Tribute Sheila On 7 di Big Coffee Containers Batulicin Malam Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com