Direvisi 5 Kali, Anggaran Covid-19 di Banjarmasin Kembali Membengkak! Kanalisasi Sepeda Motor di Banjarmasin Mencuat, Ahli Beri Catatan Plus Minus Catat, Banjarmasin Belum Akan Buka Sekolah Saat Ajaran Baru Nasib Pengemudi Bodong, Penabrak Mobil Ketua DPRD Kotabaru Motif Pembunuhan di Belitung Darat, Pelaku Tak Terima Istri Dimarahi




Home Kalsel

Jumat, 1 Februari 2019 - 12:55 WIB

Dugaan Korupsi Embung Liang Anggang, Kadis PUPR Angkat Bicara

Redaksi - Apahabar.com

Ilustrasi embung di Kelurahan Loktabat Selatan. Banjarbaru Selatan. Foto-Istimewa

Ilustrasi embung di Kelurahan Loktabat Selatan. Banjarbaru Selatan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Sehari pasca pelaporan dugaan korupsi pengerjaan proyek Embung Liang Anggang, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarbaru Jaya Kresna, angkat bicara.

Oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Rakyat Peduli Bangsa dan Negara (LSM Forpeban) temuan itu dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Kamis 31 Januari 2019. Pembangunan proyek Embung Liang Anggang diduga berjalan tak sesuai spesifikasi awal. Berdasarkan data LPSE, kata Jaya Kresna, pengerjaan Embung dimenangkan oleh PT Putra Kanca — sebelumnya ditulis CV Putra Kanca — usai pelelangan proyek yang diikuti oleh 47 peserta lelang.

“Dengan anggaran Rp3.388.742.345 atau 3 miliar lebih,” ujarnya, kepada apahabar.com, Jumat (1/2) siang.

Dikerjakan sejak awal 2018, dirinya membenarkan pengerjaan embung tersebut selesai Desember 2018 silam.

“Proyek itu sudah selesai dan pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan. Proyek ini sudah melalui proses yang panjang. Dari perencanaan sampai pelaksanaan terus kita awasi. Kalau tidak sesuai kami pun pastinya tidak akan menerima pekerjaan proyek ini. Intinya sudah selesai dan tidak ada masalah,” ungkapnya.

Baca juga :  Terapkan Protokol Kesehatan, Koramil 1008-05 Kelua Kawal Pembagian BLT

Pasca diserahkan Jaya mengatakan embung bisa difungsikan untuk menampung air di sekitaran Kecamatan Liang Anggang.

“Fungsi embung ini terasa. Di tahun sebelumnya jika musim penghujan tiba air selalu meluap. Bahkan di Jalan utama Liang Anggang sampai arah Bati-Bati Tanah Laut sering tergenang air. Tahun 2018 kemarin tidak ada lagi hal itu. Ini membuktikan bahwa embung berfungsi dan air tertampung di sana,” tegasnya.

Baca Juga: Pengerjaan Embung Liang Anggang Dianggap Tak Sesuai Spesifikasi

Dirinya terlihat tak terlalu menyoal terkait adanya laporan dari Forbean.

“Terkait pelaporan LSM ke Kejati itu, itu hak mereka sebagai warga negara. Kami siap saja jika nanti dipanggil dan diminta keterangan. Akan kami berikan keterangan, terkait pengerjaan proyek ini. Tidak ada masalah terkait hal itu,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Forpeban Den Jaya mengatakan pembangunan Embung Liang Anggang tak sesuai spesifikasi awal. Dia menduga bahwa penyebab tak sesuainya spesifikasi tersebut lantaran adanya permainan yang dilakukan korporasi yang mengerjakan proyek tersebut saat serah-terima proyek.

Baca juga :  Kalsel Rentan Kecurangan, Bawaslu RI Wanti-Wanti Kepala Daerah

Ketidaksesuaian spesifikasi, kata Den Jaya, dapat dilihat dari sedimen air yang hampir mendekati ketinggian permukaan dinding embung yang pengerjaannya rampung Desember 2018 silam.

“Indikasinya ada ketidaksesuaian dalam pekerjaan dinding embung atau kedalaman embung,” ujarnya dalam isi keterangan kepada Kejati Kalsel, Kamis 31 Januari 2019.

Seharusnya, sambungnya, ada jarak antara batas air maksimum dengan tinggi dinding embung. Padahal sesuai perencanaan kapasitas embung bernilai Rp 3,3 miliar dalam menampung debit air jelas telah diperhitungkan secara matang.

Ironisnya, menurutnya, kondisi ini seakan terlepas dari pengawasan panitia proyek dan Satker. Berdasarkan laporan yang ada, permainan yang dimaksud adalah kongkalikong dengan kompensasi sejumlah uang. Termasuk pemberian sejumlah hadiah untuk meloloskan hasil pekerjaan yang diduga tak sesuai spesifikasi.

Baca Juga: LSM Cium Bau Korupsi di Proyek IPLT HST dan Embung Liang Anggang

Reporter: Zepi Al Ayubi
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sebelum Daftar SBMPTN di ULM, Calon Mahasiswa Harus Ikut UTBK
apahabar.com

Kalsel

Longsor Susulan dan Beratnya Medan Cempaka Sulitkan Langkah Evakuasi
apahabar.com

Kalsel

3 Kg Sabu Diduga Asal Tiongkok Diblender dengan Detergen
Penangkapan Gembong Narkoba Banjarmasin, Pangeran Khairul Saleh: Usut Tuntas Dugaan TPPU

Kalsel

Penangkapan Gembong Narkoba Banjarmasin, Pangeran Khairul Saleh: Usut Tuntas Dugaan TPPU
apahabar.com

Kalsel

Jembatan Dirusak Truk, Pelajar SMP Mandastana Terpaksa Jalan Memutar
apahabar.com

Kalsel

Eksotisme Loksado Bikin Dubes RI bersama Rombongan asal Finlandia dan Estonia Kagum
apahabar.com

Kalsel

Pilkada Banjarmasin, Diusulkan Rp32 M
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS! Api Berkobar di Wildan Sari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com