Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Empat Kali Luncurkan Lava Pijar Dalam Semalam

- Apahabar.com Rabu, 27 Februari 2019 - 10:31 WIB

Empat Kali Luncurkan Lava Pijar Dalam Semalam

Gunung Merapi. Foto-Reuters

apahabar.com, YOGYAKARTA – Gunung Merapi terpantau mengeluarkan empat kali lava pijar pada Rabu (27/2/2019) dini hari.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) memantau, lava pijar terjadi pukul 00. 47 WIB. Jarak luncur lava pijar 300-900 meter menuju arah hulu Kali Gendol.

“Merapi masih menunjukkan aktivitas vulkanik yang fluktuatif namun cenderung meningkat. Guguran lava pijar dan awan panas guguran mulai terjadi,” terang Kepala BPPTKG Hanik Humaida dikutip dari Sindonews.

Pihaknya akan selalu memberikan informasi terkait dengan kondisi Gunung yang statusnya ditingkatkan menjadi waspada sejak 21 Mei 2018 tersebut. Sampai saat ini, Merapi belum ada perubahan status atau tetap pada level II atau waspada.

“Peninjauan aktivitas Merapi berkaitan dengan status terkait erat dengan tingkat bahaya bagi warga masyarakat. Jadi jarak yang harus dikosongkan adalah 3 Km, aktivitas warga mulai harus waspada terkait hujan abu dan juga banjir lahar di aliran Kali Gendol,” katanya.

Baca Juga: Gunung Merapi Alami 18 Kali Gempa Guguran

Sehari sebelumnya, gunung berapi dengan ketinggian 2968 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut juga mengeluarkan lava pijar sebanyak tiga kali. Secara detail sejak pukul 00.00 -06.00 WIB hari ini, secara meteorologi di puncak Merapi dilaporkan cuaca cerah dan berawan.

Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 16-20 °C, dengan kelembapan udara 70-89 %, dan tekanan udara 837-943 mmHg. secara visual asap kawah tidak teramati. Sedangkan kegempaan, terjadi 7 kali dengan amplitudo 6-62 mm dan durasi : 13-90 detik.

BPPTKG menyatakan kegiatan pendakian ke Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana. Radius 3 km dari puncak Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.

Berhubung sudah terjadi beberapa kali awan panas guguran yang jarak luncurnya semakin jauh. Masyarakat yang tinggal di alur Kali Gendol dimohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi.

Baca Juga: Merapi Gugurkan Lava Pijar 6 Kali, Status Waspada Level II

Editor: Fariz F

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tersisa Gorontalo Nihil Kasus Covid-19
apahabar.com

Nasional

Laporan Keuangan Pemerintahan Jokowi Peroleh Opini WTP
apahabar.com

Nasional

Indonesia Siap Bantu China Tangani Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Polda Sulteng: Brigpol Dewi Sudah Cerai dengan Suami
apahabar.com

Nasional

Negatif Narkoba, Sopir Truck Kecelakaan Maut Cipularang Masih Shock
apahabar.com

Nasional

Data Kematian Saat Pandemi Disorot, Rumah Sakit Diminta Jujur
apahabar.com

Nasional

Mulai Oktober, Pemerintah Percepat Realisasi Dana Kesehatan
apahabar.com

Nasional

Puan Maharani: Pemerintah Tetap Naikkan Iuran BPJS Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com