Mengenal Deretan Mobil yang Digunakan dalam Tragedi G30S PKI [Breaking News] Polri Tahan Putri Candrawathi Kecelakaan Maut di Sebamban Baru Tanbu, Truk Kontainer Timpa Pemotor Jarang Mencatat Laporan Keuangan, Jadi Penyebab UMKM Susah Naik Kelas BUMN Merugi, Siap-Siap Tak Terima Kucuran Dana PMN

Fasilitas Siap, KEK Maloy Segera Diresmikan

- Apahabar.com     Selasa, 5 Februari 2019 - 22:18 WITA

Fasilitas Siap, KEK Maloy Segera Diresmikan

KEK Maloy bakal disiapkan sebagai pusat hilirisasi sawit di Kaltim. Foto-Istimewa

apahabar.com, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kaltim memastikan Kawasan Ekomoni Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) siap dioperasikan. Seiring hal tersebut, KEK di Kabupaten Kutai Timur itu akan diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pada 25 Februari mendatang.

“Insyaallah Menko Perekonomian yang akan meresmikan,” kata Hadi Mulyadi dalam siaran persnya, Selasa 5 Februari 2019.

Kepastian disampaikan Hadi usai mengunjungi kawasan yang kaya akan potensi sawit itu, akhir pekan lalu.

Kesiapan, menurut Hadi, lantaran berbagai fasilitas sudah dibangun. Mulai jalan utama kawasan, sarana pelabuhan, jaringan listrik dan perkantoran, hingga pembangunan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM).

Baca Juga: Kunjungi Warga Tionghoa, Isran Nikmati Soto Imlek

Dia berharap keberadaan KEK MBTK bisa menjadi sarana pemacu pertumbuhan perekonomian di Kutai Timur khususnya, dan Kaltim pada umumnya. Diketahui KEK MBTK akan menjadi kawasan industri untuk menciptakan hilirisasi produk dan meningkatkan nilai tambah produk khususnya sawit.

“Maloy menjadi kawasan ekonomi yang harus diwujudkan. Ini sebagai upaya mewujudkan transformasi ekonomi dari pengelolaan SDA tidak terbarukan menjadi SDA terbarukan dan berkelanjutan,” jelasnya.

Menurut Hadi Mulyadi pembangunan pusat-pusat pertumbuhan perekonomian baru perlu terus dibangun untuk mendorong laju pertumbuhan daerah. Salah satunya adalah pembangunan KEK MBTK.

Dengan demikian, diharapkan ke depan kontribusi produk domestik regional bruto (PDRB) dan produk domestik bruto (PDB) akan terangkat dari melalui hilirisasi yang dikembangkan dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.

“Kita sudah bertekad, ke depan tidak semuanya crude palm oil (CPO) Kaltim diekspor, tapi harus sudah diolah menjadi berbagai produk turunan dari kelapa sawit. Yang jelas melalui KEK MBTK, kita harus wujudkan keunggulan kompetitif daerah ini,” kata Hadi.

Sebagai pengingat, ada tiga syarat dari Dewan Nasional KEK Pusat terkait pengoperasian, sesuai sesuai Pasal 12 ayat 1 UU No. 39/2009 tentang KEK.

Pertama, kesiapan infrastruktur dan fasilitas kawasan seperti lahan, jalan, listrik, air, tempat pembuangan limbah, drainase, batas kawasan dan kantor administrasi;

kedua, kelembagaan dan SDM yang meliputi Dewan Kawasan, Sekretariat Dewan Kawasan, Administrator, dan Badan Usaha Pengelola KEK itu sendiri; ketiga, perangkat pengendalian administrasi yang meliputi sistem pelayanan perizinan, dan sistim pelayanan pengelolaan kawasan.

Dari pengamatan Komisi I DPRD Kaltim sebelumnya, ketersediaan listrik sebagai fasilitas kawasan mesti segera dipenuhi jika ingin mengejar operasional KEK dalam waktu dekat.

Baca Juga: Pemprov Bidik Pembebasan Lahan Jalan Tol Balikpapan-PPU

Editor: Fariz Fadhillah 

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

pemain voli tercantik

Sport

Deretan Pemain Voli Tercantik di Indonesia, Nomor 4 Menggemaskan
apahabar.com

Tak Berkategori

Jokowi Disuguhi Lontong Orari dan Ketupat Kandangan Ikan Gabus
apahabar.com

Tak Berkategori

Satu Lagi, Hotel Berbintang Hadir di Banjarmasin
apahabar.com

Tak Berkategori

Tutup Tahun, Bandara Salurkan Bantuan Kemitraan dan Bina Lingkungan
apahabar.com

Tak Berkategori

Dengan Aa Gym, Deddy Corbuzier Bicara Kematian
apahabar.com

Tak Berkategori

Setahun the Great Return March, Dukungan Indonesia Terus Bergelora
Persit

Tak Berkategori

Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 1011/Kuala Kapuas Panen Sayur Hidroponik
apahabar.com

Tak Berkategori

Pindah Rumah Bikin Ribet, Intip 5 Persiapan Berikut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com