3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Fenomena Mabuk Lem Fox di Kota Banjarmasin Bikin Miris

- Apahabar.com Selasa, 19 Februari 2019 - 23:13 WIB

Fenomena Mabuk Lem Fox di Kota Banjarmasin Bikin Miris

Salah satu warga yang diamakan kepolisian Banjarmasin Selatan untuk diperiksa ke BNN Kalsel, Selasa (19/2). Foto-istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Pengawasan serta pembinaan aparat kepolisian untuk memberikan efek jera kepada penyalahgunaan lem fox dan minuman keras sejenis aldo (alkohol doang) harus ditingkatkan.

Pasalnya, tak sedikit ditemui pemuda di Kota Banjarmasin yang lagi asyik ngelem ataupun teler di sejumlah sudut jalan dan warung-warung di perkampungan warga.

Abdul Hamid, warga Jalan Kelayan A, Gang Sejiran, Keluarahan Kelayan Luar, Banjarmasin Tengah mengaku miris dengan perilaku generasi muda saat ini.

Dibeberapa tempat yang ditemuinya, masih banyak remaja yang kerap kali bermabuk-mabukkan dengan menggunakan lem fox tanpa berpikir akan dampak negatif yang akan timbul.

“Mereka mulai meresahkan masyarakat karena dalam kondisi tidak normal mereka sering kali melakukan hal-hal negatif yang dapat merugikan dan meresahkan masyarakat. Seperti mengganggu orang-orang yang sedang lewat. Takutnya nanti dapat menimbulkan keributan. Mereka sering berbuat anarkis dan tindak kriminal lainnya,” ujar pemuda yang juga Caleg Partai PKS DPRD Kota Banjarmasin itu ketika berbincang dengan reporter Apahabar.com, Selasa (19/2).

Parahnya, imbuh Memed -sapaan akrab Abdul Hamid-, aksi itu dilakukan di tempat umum. Secara vulgar pula. Bukan tak hanya remaja lelaki, tetapi juga remaja perempuan. Saat ngelem dan pesta aldo, mereka juga tidak mempedulikan sekitar. Termasuk warga yang lalu-lalang.

Baca Juga: Polisi Temukan Ladang Ganja 1,5 Hektare di Purwakarta

“Beberapa kali mereka diamankan, mereka dilepas lagi. Dan mereka pula kembali yang mengulanginya. Ini harusnya ada aturan yang jelas untuk memberikan efek jera. Tentunya yang mengedepankan hukum yang mendidik agar tidak terulang lagi,” ujar Mahasiswa Kampus Uniska Banjarmasin itu.

Terbaru, salah satu warga Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Anang Yamani alias Anang (25) diamankan oleh anggota Bhabinkamtibmas Aiptu Dharma Suryadi karena sering berbuat onar dikampungnya.

Berdasarkan pengakuan warga, Anang sering berbuat ulah. Hal itu dipengaruhi karena ia sering mabuk. Tidak hanya mabuk minuman keras, pemuda pengangguran tersebut juga sering kepergok warga mengkonsumsi obat-obatan jenis zenith hingga mengihirup lem fox.

Untuk menghindari hal terburuk, Aiptu Dharma Suryadi sesuai petunjuk dari Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol H Najamuddin Bustari membawa Anang ke kantor BNNP Kalsel untuk diperiksa.

Oleh petugas BNNP Kalsel, kemudian diberikan surat pengantar untuk dilakukan rehabilitasi di RS Sambang Lihum yang terletak di Jalan Gubernur Sarkawi, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar pada Selasa (19/20 sekira pukul 17.00 wita.

Baca Juga: Intip Nama-Nama Caleg Mantan Napi Korupsi

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Asyik Buka Youtube di Handphone, Bocah Jadi Korban Jambret

Hukum

Hakim Tolak Eksepsi Pinangki, Sidang Dilanjutkan
apahabar.com

Hukum

Ribuan Pengendara Kena Tilang Ops Patuh Intan 2020 di Banjarmasin
apahabar.com

Hukum

Polisi Banyak Senjata Tajam Saat Gelar Razia di Tapin
apahabar.com

Hukum

Intip Kekayaan Muhammad Tamzil, Bupati Kudus yang Terciduk KPK
apahabar.com

Hukum

Penculikan Siswi SMP Banjarbaru, Sekolah Perketat Keamanan
apahabar.com

Hukum

Dituntut 14 Tahun, Bandar Sabu Cengengesan
apahabar.com

Hukum

Caleg Terpilih PKB Terlibat Kasus Hukum, Begini Komentar Ketua KPU Tanbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com